Minggu, 06 Maret 2011

FACEBOOK WILL END ON MARCH 15th!


PALO ALTO, CA –Mark Zuckerberg announced that Facebook will be shut down in March. Managing the site has become too stressful.

“Facebook has gotten out of control,” said Zuckerberg in a press conference outside his Palo Alto office, “and the stress of managing this company has ruined my life. I need to put an end to all the madness.”

Zuckerberg went on to explain that starting March 15th, users will no longer be able to access their Facebook accounts.

“After March 15th the whole website shuts down,” said Avrat Humarthi, Vice President of Technical Affairs at Facebook. “So if you ever want to see your pictures again, I recommend you take them off the internet. You won’t be able to get them back once Facebook goes out of business.”

Zuckerberg said that the decision to shut down Facebook was difficult, but that he does not think people will be upset.

“I personally don’t think it’s a big deal,” he said in a private phone interview. “And to be honest, I think it’s for the better. Without Facebook, people will have to go outside and make real friends. That’s always a good thing.”

Some Facebook users were furious upon hearing the shocking news.

“What am I going to do without Facebook?” said Denise Bradshaw, a high school student from Indiana. “My life revolves around it. I’m on Facebook at least 10 hours a day. Now what am I going to do with all that free time?”

However, parents across the country have been experiencing a long anticipated sense of relief.

“I’m glad the Facebook nightmare is over,” said Jon Guttari, a single parent from Detroit. “Now my teenager’s face won’t be glued to a computer screen all day. Maybe I can even have a conversation with her.”

Those in the financial circuit are criticizing Zuckerberg for walking away from a multibillion dollar franchise. Facebook is currently ranked as one of the wealthiest businesses in the world, with economists estimating its value at around 7.9 billion.

But Zuckerberg remains unruffled by these accusations. He says he will stand by his decision to give Facebook the axe.

“I don’t care about the money,” said Zuckerberg. “I just want my old life back.”

The Facebook Corporation suggests that users remove all of their personal information from the website before March 15th. After that date, all photos, notes, links, and videos will be permanently erased.

Rabu, 23 Februari 2011

9 Cara untuk Berhenti Berpikir Negatif

1. Hidup di saat ini
Memikirkan masa lalu atau masa depan adalah hal yang sering membuat kita cemas. Jarang sekali kita panik karena kejadian masa sekarang. Jika Anda menemukan pikiran anda terkukung dalam apa yang telah terjadi atau apa yang belum terjadi, ingatlah bahwa hanya masa kini yang dapat kita kontrol.

2. Katakan hal positif pada diri sendiri
Katakan pada diri Anda bahwa Anda kuat, Anda mampu. Ucapkan hal tersebut terus-menerus, kapanpun. Terutama, mulailah hari dengan mengatakan hal positif tentang diri sendiri dan hari itu, tidak peduli jika hari itu Anda harus mengambil keputusan sulit ataupun Anda tidak mempercayai apa yang telah Anda katakan pada diri sendiri.

3. Percaya pada kekuatan pikiran positif
Jika Anda berpikir positif, hal-hal positif akan datang dan kesulitan-kesulitan akan terasa lebih ringan. Sebaliknya, jika Anda berpikiran negatif, hal-hal negatif akan menimpa Anda. Hal ini adalah hukum universal, seperti layaknya hukum gravitasi atau pertukaran energi. Tidak akan mudah untuk mengubah pola pikir Anda, namun usahanya sebanding dengan hasil yang bisa Anda petik.

4. Jangan berdiam diri
Telusuri apa yang membuat Anda berpikiran negatif, perbaiki, dan kembali maju. Jika hal tersebut tidak bisa diperbaiki lagi, berhenti mengeluh dan menyesal karena hal itu hanya akan menghabiskan waktu dan energi Anda, juga membuat Anda merasa tambah buruk. Terimalah apa yang telah terjadi, petik hikmah/pelajaran dari hal tersebut, dan kembali maju.

5. Fokus pada hal-hal positif
Ketika kita sedang sedang berpikiran negatif, seringkali kita lupa akan apa yang kita miliki dan lebih berfokus pada apa yang tidak kita miliki. Buatlah sebuah jurnal rasa syukur. Tidak masalah waktunya, tiap hari tulislah lima enam hal positif yang terjadi pada hari tersebut. Hal positif itu bisa berupa hal-hal besar ataupun sekadar hal-hal kecil seperti ‘hari ini cerah’ atau ‘makan sore hari ini menakjubkan’. Selama Anda tetap konsisten melakukan kegiatan ini, hal ini mampu mengubah pemikiran negatif Anda menjadi suatu pemikiran positif. Dan ketika Anda mulai merasa berpikiran negatif, baca kembali jurnal tersebut.

6. Bergeraklah
Berolahraga melepaskan endorphin yang mampu membuat perasaaan Anda menjadi lebih baik. Apakah itu sekadar berjalan mengelelingi blok ataupun berlari sepuluh kilometer, aktifitas fisik akan membuat diri kita merasa lebih baik. Ketika Anda merasa down, aktifitas olahraga lima belas menit dapat membuat Anda merasa lebih baik.

7. Hadapi rasa takutmu
Perasaan negatif muncul dari rasa takut, makin takut Anda akan hidup, makin banyak pikiran negatif dalam diri Anda. Jika Anda takut akan sesuatu, lakukan sesuatu itu. Rasa takut adalah bagian dari hidup namun kita memiliki pilihan untuk tidak membiarkan rasa takut menghentikan kita.

8. Coba hal-hal baru
Mencoba hal-hal baru juga dapat meningkatkan rasa percaya diri. Dengan mengatakan ya pada kehidupan Anda membuka lebih banyak kesempatan untuk bertumbuh. Jauhi pikiran ‘ya, tapi…’. Pengalaman baru, kecil atau besar, membuat hidup terasa lebih menyenangkan dan berguna.

9. Ubah cara pandang
Ketika sesuatu tidak berjalan dengan baik, cari cara untuk melihat hal tersebut dari sudut pandang yang lebih positif. Dalam setiap tantangan terdapat keuntungan, dalam setiap keuntungan terdapat tantangan.

so, biasakan diri kita berpikiran positif di segala hal
good luck bro/sist :)

25 Karakteristik Pengusaha Sukses

1. Lakukan apa yang Anda nikmati
Apa yang Anda dapatkan dari bisnis dalam bentuk kepuasan pribadi, pendapatan finansial, stabilitas dan kenikmatan adalah nilai yang akan Anda tempatkan dalam bisnis Anda. Jadi, jika Anda tidak menikmati apa yang Anda kerjakan, maka kemungkinan akan tercermin dalam keberhasilan bisnis Anda –atau kesuksesan Anda berikutnya.

2. Bekerja dengan serius
Anda tidak bisa berharap untuk efektif dan sukses dalam bisnis kecuali Anda benar-benar yakin dengan bisnis dan produk atau jasa yang Anda jual. Terlalu banyak pengusaha rumahan yang gagal menjalankan bisnisnya dengan cukup serius, mudah beralih dan tidak termotivasi dan mempertajam indera penciuman mereka. Mereka juga menjadi santapan mereka yang memandang bisnis rumahan dengan sebelah mata karena mereka tidak bekerja di gedung perkantoran, toko, atau pabrik. Sedikit yang melakukan dengan skeptis, tahu bahwa sejumlah orang yang bekerja dari rumah, dan menghasilkan pendapatan tahunan yang bagus, telah melonjak di beberapa tahun terakhir ini.

3. Merencanakan segala sesuatunya
Merencanakan setiap aspek bisnis rumahan Anda bukan saja merupakan suatu keharusan, tapi juga membangun kebiasaan yang harus dikembangkan, diterapkan, dan dipelihara oleh pengusaha. Perencanaan bisnis sangat penting karena mengharuskan Anda menganalisa setiap situasi bisnis, melakukan riset dan mengumpulkan data, serta membuat kesimpulan yang berdasarkan fakta yang didapatkan dari riset. Perencanaan bisnis juga sebagai fungsi kedua, dimana tujuan Anda dan bagaimana mencapainya, diatas kertas. Anda bisa menggunakan rencana yang Anda buat baik sebagai peta yang Akan membawa Anda dari titik A ke Z serta sebagai pengukur kesuksesan masing-masing rencana individu atau segmen dalam rencana.

4. Mengelola uang dengan bijak
Alur kas adalah denyut nadi setiap bisnis apapun. Anda membutuhkannya untuk membeli inventori, membayar jasa, mempromosikan dan memasarkan bisnis Anda, memperbaiki dan menempatkan alat dan perlengkapan, dan menggaji diri Anda sendiri sehingga Anda bisa tetap melanjutkan pekerjaan. Karena itu, semua pengusaha rumahan harus menjadi manajer keuangan yang bijak untuk memastikan alur kas tetap berjalan dan tagihan terbayarkan. Ada dua aspek manajemen keuangan yang bijak:
Uang yang Anda terima dari klien sebagai pertukaran barang atau jasa yang Anda sediakan (pendapatan)
Uang yang Anda keluarkan untuk inventori, supplai, upah, dan item lain yang dibutuhkan untuk operasional bisnis Anda.(pengeluaran)

5. Meminta penjualan
Pengusaha rumahan harus selalu ingat bahwa kegiatan pemasaran, periklanan, atau promosi tidak bermanfaat, terlepas dari seberapa cerdas, mahal, atau dibidik dengan tepatnya mereka, kecuali satu hal sederhana yang diselesaikan – meminta penjualan. Ini tidak menjelaskan bahwa menjadi sales yang hebat, advertising copywriting atau ahli hubungan masyarakat bukan aset yang besar dalam bisnis Anda. Namun, keterampilan ini tidak ada artinya jika Anda tidak secara aktif meminta orang membeli apa yang Anda jual.

6. Ingatlah pelanggan
Bisnis rumahan Anda bukanlah produk atau jasa yang Anda jual. Bisnis rumahan bukanlah harga yang Anda kenakan untuk barang dan jasa. Bisnis rumahan bukanlah soal persaingan dan bagaimana Anda mengalahkannya. Bisnis Anda adalah pelanggan, atau klien, periode. Bagaimanapun, pelanggan Anda adalah mereka yang memutuskan apakah bisnis Anda akan booming atau hancur. Apapun yang Anda lakukan dalam bisnis harus fokus pada pelanggan, termasuk kebijakan, garansi, pembayaran, jam kerja, presentasi, iklan dan promosi dan website. Sebagai tambahan, Anda harus tahu dengan baik siapa pelanggan Anda.

7. Menjadi pendorong-diri
Salah satu mitos terbesar mengenai kesuksesan personal atau bisnis, adalah kemampuan personal, produk atau jasa yang akan ditemukan dan diakui oleh masyarakat yang mungkin menghalangi orang lain untuk membeli apa yang Anda jual. Tapi bagaimana ini bisa terjadi jika tidak seorangpun yang tahu siapa Anda, apa yang Anda jual dan mengapa mereka harus membelinya?
Promosi-diri adalah salah satu alat marketing yang paling penting, tapi paling gagal dipakai dimana mayoritas pengusaha langsung mengabaikannya.

8. Rancangan citra bisnis yang positif
Semua Anda miliki kecuali momen yang terlewatkan untuk membuat kesan yang positif dan diingat oleh orang yang Anda ajak berbisnis. Pengusaha rumahan harus keluar dari cara mereka dan selalu berupaya merancang citra bisnis yang paling profesional. Mayoritas pengusaha rumahan merasa tidak perlu membuat kantor atau toko atau showroom yang elegan untuk membuat prospek dan pelanggan kagum dan terkesan. Alih-alih, mereka harus mengandalkan pencintraan, kreatifitas dan memperhatikan detil terkecil saat membuat dan memelihara citra yang positif bisnis rumahan mereka.

9. Kenali pelanggan Anda
Salah satu fitur terbesar dan competitive edge yang paling signifikan dari pengusaha rumahan yang bisa mengalahkan pesaing besar adalah dia mampu memberikan perhatian yang personal. Anda bisa menyebutnya dengan reaksi teknologi tinggi, tapi pelanggan bosan dan jenuh mendengarkan informasi mereka ada di suatu tempat di komputer dan harus di retrieve, atau diharuskan memasukkan sederet angka yang pada akhirnya sampai di departemen yang tepat hanya untuk mendengarkan voice mail—dimana mereka tidak pernah ditelpon kembali.
Pengusaha rumahan bisa menjawab telepon, kenal dengan pelanggan mreka, memberikan perhatian personal dan memenangkan bisnis dengan melakukan hal tersebut. Ini adalah fakta yang diteliti dimana kebanyakan bisnis (80 %) datang dari pelanggan yang kembali daripada pelanggan baru. Karena itu, bersamaan dengan menarik pendatang baru, semakin banyak yang Anda lakukan untuk mendekati pelanggan, Anda akan melakukannya dengan lebih baik di jangka panjang dan memberikan perhatian personal adalah hal yang paling dihargai dan diingat di dunia dengan teknologi yang canggih ini.

10. Tingkatan lahan permainan dengan teknologi
Anda harus menghindari untuk terjebak lebih jauh dalam dunia teknologi, tapi Anda juga harus tahu bagaimana memanfaatkannya. Salah satu aspek internet yang paling mengagumkan adalah satu atau dua orang yang menjalankannya dari basement bisa memiliki website yang hebat seperti layaknya perusahaan bernilai $50 juta, dan tidak seorangpun yang tahu perbedaannya. Pastikan Anda terus mengejar teknologi tinggi selama itu sesuai dengan kebutuhan Anda. Teknologi terbaik adalah yang membantu Anda, bukan untuk membuat orang lain terkesan.

11. Membangun tim bisnis jempolan
Tidak seorangpun yang bisa membangun bisnis yang sukses seorang diri. Ini adalah tugas yang membutuhkan tim yang memiliki komitmen seperti Anda terhadap bisnis dan kesuksesannya. Tim bisnis Anda bisa mencakup anggota keluarga, teman, supplier, aliansi bisnis, karyawan, sub-kontraktor, industri dan asosiasi bisnis, pemerintahan lokal dan komunitas. Tentu anggota tim yang paling penting adalah pelanggan atau klien Anda. Beberapa atau banyak dari mereka yang akan mengatakan bagaimana bisnis Anda akan berjalan dan mempertaruhkan masa depan bisnis Anda.

12. Dikenal sebagai ahli
Saat Anda memiliki masalah yang harus dipecahkan, Anda mencari nasehat orang lain atau mencari seorang ahli di bidangnya untuk membantu memecahkan masalah Anda? Tentu saja, Anda menginginkan informasi yang paling akurat dan mendapatkan pendampingan. Anda biasanya mencari bantuan ahli untuk memecahkan masalah. Anda memanggil tukang ledeng saat keran air panas bocor, agen real estate ketika menjual rumah atau dokter gigi jika gigi Anda sakit. Karena itu, ini hanya mengarah pada alasan dimana Anda dikenal sebagai ahli dalam bisnis Anda, semakin banyak orang yang mencari Anda untuk mendapatkan keahlian Anda, menciptakan lebih banyak penjualan dan peluang referral. Dampaknya, dikenal sebagai ahli adalah memiliki gaya lain untuk mendapatkan prospek bisnis baru, begitu juga sebaliknya. Alih-alih menemukan orang baru dan berkwalitas untuk menjual, orang-orang ini mencari keahlian Anda.

13. Menciptakan keuntungan kompetitif
Bisnis rumahan harusnya memiliki proposisi penjualan yang unik. Ini lebih dari sekedar pertanyaan basa-basi menanyakan pertanyaan penting ,"Mengapa orang memilih berbisnis dengan Anda atau membeli produk atau jasa Anda dibandingkan berbisnis dengan kompetitor dan membeli produk atau jasanya?" Dengan kata lain, aspek atau kombinasi aspek apa yang memisahkan bisnis Anda dari persaingan? Apakah layanan yang lebih baik, garansi yang lebih lama, pemilihan yang lebih baik, pilihan pembayaran yang lebih fleksibel, harga terendah, layanan personal, layanan pelanggan yang lebih baik, pengembalian yang lebih baik dan kebijakan pengembalian atau gabungan dari beberapa hal tersebut ?

14. Investasikan dalam diri Anda
Pengusaha papan atas membeli dan membaca buku-buku, majalah bisnis dan marketing, laporan, jurnal, newsletter, website dan publikasi industri, menyadari bahwa sumber-sumber ini akan meningkatkan pemahaman bisnis mereka serta fungsi dan ketrampilan marketing. Mereka bergabung dengan asosiasi bisnis, dan menjalin jaringan dengan pebisnis lain yang terampil untuk belajar rahasia sukses mereka dan membantu mereka menentukan tujuan dan sasaran mereka. Pebisnis top menghadiri seminar bisnis dan marketing, workshop dan pelatihan, meski mereka sudah menguasai masalah tersebut. Mereka melakukannya karena mereka tahu bahwa pendidikan adalah proses yang berkelanjutan. Selalu ada cara untuk melakukan dengan lebih baik, waktu yang sedikit, dengan upaya yang lebih sedikit. Pendeknya, pengusaha papan atas tidak pernah berhenti menginvestasikan alat pemasaran yang paling ampuh, efektif, dan terbaik untuk dirinya.

15. Bisa diakses
Kita hidup dalam waktu dimana kita mengharapkan makan siang siap saji di drive-thru siap dalam beberapa menit, laundry siap diambil di hari yang sama, uang yang ada di ATM dan pizza diantar dalam waktu 30 menit atau gratis. Anda melihat pola yang berkembang-Anda harus membuatnya semudah mungkin bagi orang yang berbisnis dengan Anda, terlepas dari bisnis rumahan yang Anda jalankan.
Anda harus menyadari kenyataan bahwa hanya sedikit orang yang mau bekerja keras, keluar dari jalur, atau merasa tidak nyaman demi memberikan Anda uang yang mereka dapatkand dengan susah-payah. Mempermudah orang lain untuk berbisnis dengan Anda artinya Anda harus bisa diakses dan memiliki pengetahuan terhadap produk atau jasa Anda. Anda harus bisa memberikan apa yang diinginkan pelanggan, ketika mereka menginginkannya.

16. Membangun reputasi yang kokoh
Tidak diragukan lagi, reputasi yang baik adalah salah satu aset yang paling tangible dan bisa dijual oleh pengusaha rumahan. Anda tidak bisa hanya sekedar membeli reputasi yang baik; ini adalah sesuatu yang Anda hasilkan dengan memenuhi janji Anda. Jika Anda berjanji mengirimkan barang ke pelanggan hari Rabu, tidak alasan bagi Anda untuk tidak mengirimkannya. Jika Anda menawarkan untuk memperbaiki sesuatu, Anda harus melakukannya dengan baik. Konsistensi atas apa yang Anda tawarkan adalah faktor kunci lainnya. Jika Anda tidak bisa memberikan jasa (dan produk) dengan level yang sama pada klien secara teratur, mereka tidak punya alasan untuk mempercayai Anda…dan tanpa kepercayaan, Anda tidak akan memiliki reputasi yang baik.

17. Menjual benefit
Memaksakan fitur produk untuk pengusahaa yang tidak berpengalaman atau calon pengusaha. Menjual benefit terkait dengan memiliki dan menggunakan produk atau jasa yang Anda bawakan adalah fokus bagi sales professional dimanapun untuk menciptakan keinginan membeli dan menjual, menjual lebih banyak, dan lebih sering menjual lebih banyak pada pelanggannya. Iklan, presentasi sales, dan material marketing yang dicetak, kemasan produk, website, newsletter, pameran dagang adalah hal penting. Setiap waktu dan media yang digunakan untuk berkomunikasi dengan target audien harus menjual benefit yang terkait dengan memiliki produk atau menggunakan jasa Anda.

18. Keterlibatan
Selalu keluar dari jalan Anda untuk terlibat dalam komunitas yang mendukung bisnis Anda. Anda bisa melakukan ini dengan banyak cara, seperti terjun dalam kegiatan amal lokal atau food bank, terlibat dalam mengorganisir event komunitas, dan politik lokal. Anda bisa bergabung dengan kumpulam dan kelompok yang berkonsentrasi pada program dan kebijakan yang disusun untuk meningkatkan komunitas lokal. Ini adalah fakta dimana orang senang berbisnis dengan orang yang mereka kenal, sukai dan respek, dan dengan orang yang melakukan banyak hal untuk membantu mereka sebagai anggota komunitas.

19. Menarik perhatian
Pengusaha kecil tidak bisa membuang waktu, uang dan energi untuk kegiatan promosi yang ditujukan untuk membangun kesadaran melalui jangka panjang, pembukaan yang berulang. Jika Anda melakukannya, peluangnya adalah Anda akan bangkrut jauh sebelum tujuan ini tercapai. Alih-alih, setiap kegiatan promosi yang Anda lakukan, harus bisa menghasilkan uang untuk kantong Anda sehingga Anda bisa meneruskan untuk menarik perhatian yang lebih banyak dan membuat bisnis Anda tumbuh.

20. Menguasai seni negosiasi
Kemampuan untuk bernegosiasi secara efektif merupakan ketrampilan yang harus dikuasai oleh setiap pengusaha. Mungkin ini hal terpenting nomor dua yang harus dimiliki oleh bisnis rumahan. Dalam bisnis, ketrampilan negosiasi digunakan setiap hari. Selalu ingat bahwa menguasai seni negosiasi artinya ketrampilan Anda diterapkan untuk mendapatkan kondisi win-win. Pengaturan win-win berarti setiap orang yang terlibat merasa mereka telah menjadi pemenang, yang merupakan dasar untuk membangun hubungan jangka panjang dan bisnis yang lebih menguntungkan.

21. Mendesain tempat kerja untuk sukses
Rencanakan dan desain tempat kerja Anda di rumah dengan seksama untuk memaksimalkan kinerja dan produktivitas personal, dan jika dibutuhkan, untuk menunjukkan profesionalisme bagi klien yang datang. Jika memungkinkan, tahan keinginan untuk mengubah sudut ruang tamu atau tempat tidur Anda menjadi kantor. Idealnya, Anda menginginkan ruang yang terpisah dengan pintu tertutup yang memisahkan kegiatan bisnis dan anggota keluarga, setidaknya saat jam kerja. Teras, basement atau garasi biasanya digunakan sebagai kantor dalam rumah. Jika ini tidak memungkinkan, Anda harus menemukan cara untuk mengubah ruangan dengan partisi atau mengerjakan pekerjaan Anda saat tidak ada orang dirumah.

22. Menjaga keteraturan
Kunci untuk tetap terorganisir bukanlah jenis file apa yang Anda miliki atau apakah Anda menumpuk kertas di atas meja, tapi tentang mengelola bisnis Anda. Memiliki sistem untuk melakukan banyak hal. Karena itu, Anda ingin membuat rutinitas dimana Anda bisa menyelesaikan pekerjaan sebanyak mungkin, atau selama tiga jam untuk bisnis part-time atau tujuh hingga sembilan jam untuk full-timer. Faktanya, Anda harus mengembangkan sistem dan rutinitas untuksetiap kegiatan bisnis. Hal-hal kecil seperti membuat to-do list di akhir hari kerja dalam sehari, atau dalam seminggu, akan membantu Anda mendahulukan tugas terpenting. Menciptakan kalender tunggal untuk memulai kerja, bukan tugas untuk menggandakan tugas atau pekerjaan, juga akan memastikan tugas terselesaikan sesuai jadwal dan janji yang dipenuhi. Memasukkan keluarga dan aktivitas personal kedalam kalender Anda jiga penting sehingga Anda bisa bekerja dan merencanakan dari kalender tunggal.

23. Waktu luang
Godaan untuk bekerja disepanjang waktu adalah hal nyata bagi beberapa pengusaha rumahan. Namun, Anda tidak punya manajer yang mengingatkan saatnya Anda pulang karena mereka tidak mampu membayar lembur. Setiap orang yang bekerja dari rumah harus meluangkan waktu untuk menetapkan jadwal kerja yang meliputi waktu untuk meregangkan kaki Anda dan beristirahat makan siang, serta beberapa hari kerja dan menjadwalkan liburan. Membuat jadwal setelah Anda membuat komitmen untuk memulai bisnis rumahan. Tentu saja, jadwal Anda haruslah fleksibel. Sediakan waktu bagi diri Anda selama satu atau dua jam. Bekerja sepanjang waktu dan tidak beristirahat akan membuat Anda kelelahan dan layanan pelanggan yang buruk tidaklah diinginkan pelanggan.

24. Membatasi jumlah usaha
Sulit bagi kebanyakan pengusaha untuk tidak melakukan pendekatan yang ditawarkan. Mereka ingin melakukan dan menangani tugas sebanyak mungkin dalam bisnis mereka. Kemampuan untuk multitasking, nyatanya, adalah ciri umum yang dibagi oleh pengusaha sukses. Namun, sesekali Anda harus berhenti dan mereview hari itu untuk menentukan apa yang menjadi minat terbaik dalam bisnis dan diri Anda untuk jangka waktu yang lama. Kebanyakan pengusaha sukses akan mengatakan pada Anda pada saat mereka memulainya, mereka tahu dimana kelebihan mereka dan tugas apa yang didelegasikan ke orang lain.

25. Tindak lanjut secara konstan
Kontak yang konstan, tindak lanjut dengan pelanggan, prospek dan aliansi bisnis merupakan mantra bagi setiap pengusaha rumahan yang baru atau sudah mapan. Tindak-lanjut yang konstan dan konsisten memungkinkan Anda untuk merubah prospek menjadi pelanggan, meningkatkan nilai penjualan dan frekwensi membeli dari pelanggan yang sudah ada, dan membangun hubungan bisnis yang lebih kuat dengan supplier dan tim bisnis inti. Tindak-lanjut penting untuk daftar pelanggan Anda, seperti pekerjaan real yang dimulai setelah penjualan. Mudah untuk menjual produk atau jasa, tapi diperlukan kerja keras untuk mempertahankan pelanggan dan membuat mereka kembali lagi.
Oleh: James Stephenson adalah konsultan bisnis rumahan dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di bidang bisnis dan marketing. Penulis beberapa buku populer, termasuk majalah Entrepreneur Ultimate Startup Directory dan Ultimate Small Business Marketing Guide, both available from Entrepreneur Press.

Taksi dengan Layanan Limousine

Saya ingin berbagi pada Anda sebuah cerita inspiratif yang pernah disampaikan oleh Wayne Dyer. Sebenarnya judul cerita ini bukanlah “Taksi dengan layanan limousine” seperti yang tertulis di atas, tapi “Why Do Ducks Quack and Eagles Fly” atau “Mengapa Bebek Menguik dan Elang Terbang”

Jadi begini…

Suatu ketika, Harvey Mackay (nampaknya sang pembicara motivasi juga) sedang menunggu antrian taksi di sebuah bandara. Kemudian, sebuah taksi mengkilap muncul dan mendekatinya.

Sang supir taksi pun keluar dengan berpakaian rapi, dan segera membukakan pintu penumpang.

Sang supir kemudian memberi Harvey sebuah kartu dan berkata,

"Nama saya Wally. Sementara saya memasukkan barang bawaan ke bagasi, silakan membaca pernyataan misi saya. “

Harvey kemudian membaca kartu tersebut, yang tertulis “Misi Wally: Mengatar pelanggan ke tempat tujuan dengan cara tercepat, teraman, dan termurah dalam lingkungan yang bersahabat.”

Harvey sangatlah terkejut, terutama setelah ia melihat bagian dalam taksi yang sangat bersih.

Di belakang kemudi, Wally berkata

“Apakah Anda ingin kopi? Saya punya yang biasa dan tanpa kafein.”

Harvey pun berkata “Tidak, saya ingin minuman ringan saja.” dan ternyata, Wally menjawab,

“Tak masalah, saya punya pendingin dengan Coke biasa dan Diet Coke, air, serta jus jeruk.”

Dengan terkagum-kagum, Harvey berkata “Saya mau Diet Coke saja.”

Setelah memberikan Diet Coke, Wally pun kembali menawarkan

“Jika Anda ingin membaca, saya punya The Wall Street Journal, Time, Sports Illustrated dan USA Today."

Ketika taksi mulai berjalan, Wally kembali menawarkan radio mana yang ingin didengar oleh Harvey.

Tapi ternyata masih ada lagi; Wally menanyakan apakah AC nya sudah pas dengan pelanggannya tersebut. Selama perjalanan, Harvey pun penasaran.

“Apakah kau selalu melayani pelanggan seperti ini, Wally?” Tanya Harvey.

Wally kelihatan tersenyum dari kaca taksinya.

“Tidak selalu, malah baru di dua tahun terakhir. Di tahun pertama, saya banyak mengeluh seperti kebanyakan supir taksi. Kemudian saya mendengar Wayne Dyer di radio yang mengatakan bahwa ia baru saja menulis buku berjudul ‘You’ll See It When You Believe It’. I

a mengatakan bahwa jika Anda bangun dan mengharap hal buruk terjadi, maka itu hampir pasti terjadi. Ia berkata, ‘Berhenti mengeluh! Berbedalah dari pesaing Anda. Jangan menjadi bebek. Jadilah elang. Bebek menguik dan mengeluh. Elang membumbung tinggi di angkasa.’

Hal ini menohok saya. Ia sedang membicarakan saya, jadi saya mengubah sikap dan memilih untuk menjadi elang. Saya melihat supir taksi lain, dan saya melihat bahwa mobil mereka kotor, mereka tidak ramah, dan pelanggan mereka tidak senang. Jadi saya memutuskan untuk membuat perubahan sedikit demi sedikit. Ketika pelanggan suka, saya meningkatkannya.”

“Pasti kau sudah merasakan manfaatnya”, kata Harvey. ‘

"Tentu saja," Jawab Wally. "Di tahun pertama saya sebagai elang, penghasilan saya naik dua kali lipat. Tahun ini mungkin menjadi empat kali lipat. Anda beruntung bisa mendapatkan saya hari ini. Saya tak menunggu di pangkalan lagi. Pelanggan saya menelpon saya atau meninggalkan pesan di mesin penjawab. Jika saya tak bisa menjemput mereka sendiri, saya meminta bantuan teman saya.”

Cerita Wally memang sangat inspiratif. Ia memberi layanan sebuah limo dari sebuah taksi, melipatgandakan penghasilan, karena ia memilih untuk menjadi elang dan bukannya bebek yang mengeluh.

Glee Pecahkan Rekor Elvis Presley

Setelah mengeluarkan 8 buah album (termasuk 4 mini album) yang manjadi hits di dunia musik Internasional, Glee berhasil memecahkan rekor yang dipegang oleh Elvis Presley. Rekor apa yang berhasil Glee pecahkan?

Elvis Presley berhasil memasukkan 108 single-nya ke dalam tangga lagu Billboard Hot 100. Sebelum Glee memecahkan rekor tersebut, belum ada yang berhasil menggeser Elvis Presley dari rekor Billboard Hot 100.

Akhirnya, Glee berhasil memecahkan rekor dari Elvis Presley dengan 108 single-nya setelah lagu hits Katy Perry "Firework" yang kembali dinyanyikan oleh Glee memasuki nomor 34 pada tangga lagu Billboard Hot 100. Dan hingga kini, angka yang dimiliki Glee dalam tangga lagu Billboard semakin bertambah.

Setelah semua single yang masuk dalam tangga lagu Billboard tersebut merupakan cover dari lagu orang lain, Glee dikabarkan akan membuat satu buah lagu sendiri yang bukan merupakan cover dari lagu orang lain pada season 2 ini.

Impian Sejati

Suatu hari, ada seorang muda yang bertemu dengan seorang tua yang bijaksana. Si anak muda bertanya, “Pak, sebagai seorang yang sudah kenyang dengan pengalaman tentunya anda bisa menjawab semua pertanyaan saya”.

“Apa yang ingin kau ketahui anak muda ?” tanya si orang tua. “Saya ingin tahu, apa sebenarnya yang dinamakan impian sejati di dunia ini”. Jawab si anak muda.

Orang tua itu tidak menjawab pertanyaan si anak, tapi mengajaknya berjalan-jalan di tepi pantai. Sampai di suatu sisi, kemudian mereka berjalan menuju ke tengah laut. Setelah sampai agak ke tengah di tempat yang lumayan dalam, orang tua itu dengan tiba-tiba mendorong kepada si anak muda ke dalam air.

Anak muda itu meronta-2, tapi orang tua itu tidak melepaskan pegangannya. Sampai kemudian anak muda itu dengan sekuat tenaga mendorong keatas, dan bisa lepas dari cekalan orang tua tersebut.

“Hai, apa yang barusan bapak lakukan, bapak bisa membunuh saya” tegur si anak muda kepada orang bijak tersebut. Orang tua tersebut tidak menjawab pertanyaan si anak, malah balik bertanya ,”Apa yang paling kau inginkan saat kamu berada di dalam air tadi ?”. “Udara, yang paling saya inginkan adalah udara”. Jawab si anak muda.

“Hmmm, bagaimana kalo saya tawarkan hal yang lain sebagai pengganti udara, misalnya emas, permata, kekayaaan, atau umur panjang ?”tanya si orang tua itu lagi.

“Tidak ….. tidak …… tidak ada yang bisa menggantikan udara. Walaupun seisi dunia ini diberikan kepada saya, tidak ada yang bisa menggantikan udara ketika saya berada di dalam air” jelas si anak muda.

“Nah, kamu sudah menjawab pertanyaanmu sendiri kalau begitu. KALAU KAMU MENGINGINKAN SESUATU SEBESAR KEINGINANMU AKAN UDARA KETIKA KAMU BERADA DI DALAM AIR, ITULAH IMPIAN SEJATI” kata si orang tua dengan bijak.

Sahabat situs motivasi, Resensi.net, apakah anda saat ini mempunyai impian sejati ? Banyak orang yang mengatakan impian mereka ini, atau itu, tapi sebagian besar yang mereka sebutkan adalah keinginan belaka, bukan impian. Keinginan sifatnya tidak mendesak. Kalo bisa dapat syukur, nggak dapat juga tidak apa-apa. Kalo bisa mobil BMW, kalo nggak, Kijang juga gak apa-2.

Ada pula orang yang mempersepsikan impian dengan harapan. Keduanya mirip namun berbeda. Harapan lebih kepada sesuatu di masa depan yang terjadi dengan sendirinya atau atas hasil kerja orang lain. Campur tangan kita kecil sekali, atau bahkan tidak ada. Impian tidak seperti itu. Apapun yang terjadi, mau tidak mau, dengan perjuangan sekeras apapun impian itu HARUS tercapai.

Impian terbaik seorang manusia adalah ketika dia berusia dibawah lima tahun. “Saya mau jadi dokter, mau jadi pilot, mau jadi pengusaha, dll ……” bukankah itu yang kerap dikatakan oleh anak-anak anda ?

Sayangnya, begitu mereka menginjakkan kaki di bangku sekolah, mereka `diharamkan’ membuat kesalahan. Selain itu, mereka juga mulai diajarkan melihat realitas dunia – dari sisi yang negatif.

Menurut sebuah penelitian yang dilakukan di Amerika, seorang remaja hingga dia berusia 20 tahun, rata-rata akan menerima 20.000 macam kata “NO”. “Jangan nakal, jangan main air, jangan kesana,jangan malas, jangan pergi, dan ribuan kata jangan yang lain. Memang tujuannya baik karena mengajarkan kepada kita agar dapat hidup dengan baik. Tapi karena terlampau seringnya kata “NO’ itu diterima, akan mempengaruhi pula alam bawah sadar manusia. Sehingga setiap kali kita memikirkan sesuatu yang baru, misalnya impian, yang pertama kali terlintas di benak kita adalah kata “NO”.

Banyak juga orang saat ini apabila ditanya apa impiannya, mereka menjawab tidak tahu. Sungguh malang nasib orang tersebut, karena orang yang tidak mempunyai impian sebetulnya secara mental mereka sudah `mati’. Mungkin orang-2 tersebut menganggap hidup adalah suatu nasib, sehingga sekeras apapun mereka bekerja
atau setinggi apapun impian mereka, namun apabila nasib tidak menghendaki mereka sukses, mereka tidak akan sukses.

Atau ada pula type orang yang terjebak di dalam `comfort zone’, dimana kehidupan mereka saat ini sudah nyaman, atau setidaknya berkecukupan. Mereka merasa tidak perlu membuat suatu impian yang lebih besar. Mereka mungkin akan berkata “Ah, buat apa rumah besar-besar …. Bisa ngontrak aja sudah bagus ……”.

Type ketiga, ada orang yang SENGAJA tidak mau membuat impian, karena ……. malu jika ditertawakan orang lain, dianggap norak, nggak tau diri, atau bahkan gila. Nah, sebenarnya bukan anda yang norak, tapi karena hidup kita sudah terlalu penuh dikelilingi oleh orang-orang dengan pikiran negatif, dimana mereka akan merasa `tidak suka’ jika ada seseorang yang tadinya setingkat dengan mereka, lalu mau pergi ke tingkat yang lebih tinggi. Mereka akan berusaha dengan ejekan, sindiran dan usaha-usaha lain agar anda tetap `selevel’ dengan mereka. Kalau anda ingin membuktikan, coba besok pagi di kantor, katakan kepada rekan-2 anda , “Saya punya impian untuk jadi orang sukses. Saya akan berusaha keras mencapainya, untuk membawa saya dan keluarga saya ke tingkat yang lebih baik”. Lalu coba lihat ….. berapa banyak yang mentertawakan anda ….. Dan coba lihat pula berapa orang yang mendukung anda. Mungkin hampir tidak ada yang mendukung anda. Masih maukah anda meraih impian tersebut ….. setelah anda ditertawakan ….?

Sahabat situs motivasi resensi.net sekalian, saya yakin kita saat ini masih mampu menciptakan impian-2 kita, asalkan kita mau menghilangkan segala penghalang di dalam benak kita. Cobalah untuk berpikir bebas, seperti anak berusia 5 tahun. Jangan hiraukan apa yang dikatakan orang tentang impian anda, tapi berusahalah agar impian itu tercapai.

Memang benar, kita tidak akan bisa mencapai semua impian kita. Tapi tanpa punya impian, anda tidak akan meraih apa-apa. Ciptakan impian, lakukan kerjanya, dan raih hasilnya !

Semoga sukses !

Batu dan Bisikan

Suatu ketika, tersebutlah seorang pengusaha muda dan kaya. Ia baru saja membeli
mobil mewah, sebuah Jaguar yang mengkilap. Kini, sang pengusaha, sedang
menikmati perjalanannya dengan mobil baru itu. Dengan kecepatan penuh, dipacunya
kendaraan itu mengelilingi jalanan tetangga sekitar.

Di pinggir jalan, tampak beberapa anak yang sedang bermain sambil melempar
sesuatu. Namun, karena berjalan terlalu kencang, tak terlalu diperhatikannya
anak-anak itu. Tiba-tiba, dia melihat sesuatu yang melintas dari arah
mobil-mobil yang di parkir di jalan. Tapi, bukan anak-anak itu yang tampak
melintas. Aah…, ternyata, ada sebuah batu yang menimpa Jaguar itu. Sisi pintu
mobil itupun koyak, tergores batu yang dilontarkan seseorang.

Cittt….ditekannya rem mobil kuat-kuat. Dengan geram, di mundurkannya mobil itu
menuju tempat arah batu itu di lemparkan. Jaguar yang tergores, bukanlah perkara
sepele. Apalagi, kecelakaan itu dilakukan oleh orang lain, begitu pikir sang
pengusaha dalam hati. Amarahnya memuncak. Dia pun keluar mobil dengan
tergesa-gesa. Di tariknya seorang anak yang paling dekat, dan di pojokkannya
anak itu pada sebuah mobil yang diparkir.

“Apa yang telah kau lakukan!!! Lihat perbuatanmu pada mobil kesayanganku!!”
Lihat goresan itu”, teriaknya sambil menunjuk goresan di sisi pintu. “Kamu tentu
paham, mobil baru semacam itu akan butuh banyak ongkos di bengkel kalau sampai
tergores.” Ujarnya lagi dengan geram, tampak ingin memukul anak itu.

Sang anak tampak ketakutan, dan berusaha meminta maaf. “Maaf Pak, Maaf. Saya
benar-benar minta maaf. Sebab, saya tidak tahu lagi harus melakukan apa.” Air
mukanya tampak ngeri, dan tangannya bermohon ampun. “Maaf Pak, aku melemparkan
batu itu, karena tak ada seorang pun yang mau berhenti….”

Dengan air mata yang mulai berjatuhan di pipi dan leher, anak tadi menunjuk ke
suatu arah, di dekat mobil-mobil parkir tadi. “Itu disana ada kakakku. Dia
tergelincir, dan terjatuh dari kursi roda. Aku tak kuat mengangkatnya, dia
terlalu berat. Badannya tak mampu kupapah, dan sekarang dia sedang kesakitan..”

Kini, ia mulai terisak. Dipandanginya pengusaha tadi. Matanya berharap pada
wajah yang mulai tercenung itu. “Maukah Bapak membantuku mengangkatnya ke kursi
roda? Tolonglah, kakakku terluka, tapi dia terlalu berat untukku.”

Tak mampu berkata-kata lagi, pengusaha muda itu terdiam. Kerongkongannya
tercekat. Ia hanya mampu menelan ludah. Segera, di angkatnya anak yang cacat
itu menuju kursi rodanya. Kemudian, diambilnya sapu tangan mahal miliknya, untuk
mengusap luka di lutut anak itu. Memar dan tergores, sama seperti sisi pintu
Jaguar kesayangannya.

Setelah beberapa saat, kedua anak itu pun berterima kasih, dan mengatakan bahwa
mereka akan baik-baik saja. “Terima kasih, dan semoga Tuhan akan membalas
perbuatanmu.” Keduanya berjalan beriringan, meninggalkan pengusaha yang masih
nanar menatap kepergian mereka. Matanya terus mengikuti langkah sang anak yang
mendorong kursi roda itu, melintasi sisi jalan menuju rumah mereka.

Berbalik arah, pengusaha tadi berjalan sangat perlahan menuju Jaguar miliknya.
Disusurinya jalan itu dengan lambat, sambil merenungkan kejadian yang baru saja
di lewatinya. Kerusakan yang dialaminya bisa jadi bukanlah hal sepele. Namun, ia
memilih untuk tak menghapus goresan itu. Ia memilih untuk membiarkan goresan
itu, agar tetap mengingatkannya pada hikmah ini. Ia menginginkan agar pesan itu
tetap nyata terlihat

“Janganlah melaju dalam hidupmu terlalu cepat, karena, seseorang akan
melemparkan batu untuk menarik perhatianmu.”

***

Teman, sama halnya dengan kendaraan, hidup kita akan selalu berputar, dan dipacu
untuk tetap berjalan. Di setiap sisinya, hidup itu juga akan melintasi berbagai
macam hal dan kenyataan. Namun, adakah kita memacu hidup kita dengan cepat,
sehingga tak pernah ada masa buat kita untuk menyelaraskannya untuk melihat
sekitar?

Tuhan, akan selalu berbisik dalam jiwa, dan berkata lewat kalbu kita. Kadang,
kita memang tak punya waktu untuk mendengar, menyimak, dan menyadari setiap
ujaran-Nya. Kita kadang memang terlalu sibuk dengan bermacam urusan, memacu
hidup dengan penuh nafsu, hingga terlupa pada banyak hal yang melintas.

Teman, kadang memang, ada yang akan “melemparkan batu” buat kita agar kita mau
dan bisa berhenti sejenak. Semuanya terserah pada kita. Mendengar
bisikan-bisikan dan kata-kata-Nya, atau menunggu ada yang melemparkan batu-batu
itu buat kita.

Terima kasih telah membaca.
Hope you are well and please do take care!