Jayabaya salah seorang raja Kediri (1130-57), penerus Airlangga yang paling banyakdikenang, walaupun tentang masa pemerintahannya sendiri tidak banyak diketahuioleh sejarah. Ketika itulah Empu Sedhah dan Empu Panuluh diperintahnya menyadurMahabharata Sanskerta ke dalam kakawin Jawa Kuno Bhratayuddha. Empu Panuluhjuga menggubah kakawin Gatotkacasraya dan Hariwamsa, sebagai puja-pujipersembahannya pada junjungannya Sang Mapanji Jayabhaya Sri DharmeswaraMadhusuddhama
Wartamindita
itu. Jaman Kediri, khususnya semasa Kameswara (1115-30) dan Jayabaya (1130-57),memang merupakan jaman mas bagi perkembangan sastra Jawa Kuno. Karena itulahtradisi Jawa mengatakan, bahwa Raja Jayabaya telah meramalkan tentang masakeruntuhan kerajaannya sendiri, dan sekaligus tentang kebangkitan dan kejayaannyakembali di kelak kemudian hari.
Prabu Jayabaya raja Kediri bertemu pendita dari Rum yang sangat sakti, Maulana Ali Samsuyen. Ia pandai meramal serta tahu akan hal yang belum terjadi. Jayabaya lalu berguru padanya, sang pendeta menerangkan berbagai ramalan yang tersebut dalam kitab Musaror dan menceritakan penanaman orang sebanyak 12.000 keluarga oleh utusan Sultan Galbah di Rum, orang itu lalu ditempatkan di pegunungan Kendenag, lalu bekerja membuka hutan tetapi banyak yang mati karena gangguan makhluk halus, jin dsb, itu pada th rum 437, lalu Sultan Rum memerintahkan lagi di Pulau Jawa dan kepulauan lainnya dgn mengambil orang dari India, Kandi, Siam. Sejak penanaman orang-orang ini sampai hari kiamat kobro terhitung 210 tahun matahari lamanya atau 2163 tahun bulan, Sang pendeta mengatakan orang di Jawa yang berguru padanya tentang isi ramalan hanyalah Hajar Subroto di G. Padang. Beberapa hari kemudian Jayabaya menulis ramalan Pulau Jawa sejak ditanami yang keduakalinya hingga kiamat, lamanya 2.100 th matahari. Ramalannya menjadi Tri-takali, yaitu :
I. Jaman permulaan disebut KALI-SWARA, lamanya 700 th matahari (721 th bulan). Pada waku itu di jawa banyak terdengar suara alam, gara-gara geger, halintar, petir, serta banyak kejadian-kejadian yang ajaib dikarenakan banyak manusia menjadi dewa dan dewa turun kebumi menjadi manusia.
II. Jaman pertengahan disebut KALI-YOGA, banyak perobahan pada bumi, bumi belah menyebabkan terjadinya pulau kecil-kecil, banyak makhluk yang salah jalan, karena orang yamg mati banyak menjelma (nitis).
III. Jaman akhir disebut KALI-SANGARA, 700 th. Banyak hujan salah mangsa dan banyak kali dan bengawan bergeser, bumi kurang manfaatnya, menghambat datangnya kebahagian, mengurangi rasa-terima, sebab manusia yang yang mati banyak yang tetap memegang ilmunya.
Tiga jaman tsb. Masing-masing dibagi menjadi Saptama-kala, artinya jaman kecil-kecil, tiap jaman rata-rata berumur 100 th. Matahari (103 th. bulan), seperti dibawah ini :
I. JAMAN KALI-SWARA dibagi menjadi :
Kala-kukila 100 th, (th. 1-100): Hidupnya orang seperti burung, berebutan mana yang kuat dia yang menang, belum ada raja, jadi belum ada yang mengatur/memerintah.
Kala-buddha (th. 101-200): Permulaan orang Jawa masuk agama Buddha menurut syariat Hyang agadnata (Batara Guru).
Kala-brawa (th. 201 - 300): Orang-orang di Jawa mengatur ibadahnya kepada Dewa, sebab banyak Dewa yang turun kebumi menyiarkan ilmu.
Kala-tirta (th. 301-400): Banjir besar, air laut menggenang daratan, di sepanjang air itu bumi menjadi belah dua. Yang sebelah barat disebut pulau Sumatra, lalu banyak muncul sumber-sumber air, disebut umbul, sedang, telaga, dsb.
Kala-swabara (th. 401-500): Banyak keajaiban yang tampak atau menimpa diri manusia.
Kala-rebawa (th. 501-600): Orang Jawa mengadakan keramaian2-kesenian dsb.
Kala-purwa (th. 601-700): Banyak tumbuh2an keturunan orang2 besar yang sudah menjadi orang biasa mulai jadi orang besar lagi.
II. JAMAN KALA-YOGA dibagi menjadi :
Kala-brata (th. 701-800): Orang mengalami hidup sebagai fakir.
Kala-drawa (th. 801-900): Banyak orang mendapat ilham, orang pandai menerangkan hal-hal yang gaib.
Kala-dwawara (th. 901-1.000): Banyak kejadian yang mustahil.
Kala-praniti (th. 1.001- 1.101): Banyak orang mementingkan ulah pikir.
Kala-teteka (th. 1.101 - 1.200): Banyak oran g datang dari negeri-negeri lain.
Kala-wisesa (th. 1.201 - 1.300): Banyak orang yang terhukum.
Kala-wisaya (th. 1.301 - 1.400): Banyak orang memfitnah.
III. JAMAN KALA-SANGARA dibagi menjadi :
Kala-jangga (th. 1.401 - 1.500): Banyak orang ulah kehebatan.
Kala-sakti (th. 1.501 - 1.600): Banyak orang ulah kesaktian.
Kala-jaya (th. 1.601 - 1.700): Banyak orang ulah kekuatan untuk tulang punggung kehidupannya.
Kala-bendu (th. 1.701 - 1.800): Banyak orang senang berbantahan, akhirnya bentrokkan.
Kala-suba (th. 1.801 - 1.900 ) : Pulau Jawa mulai sejahtera, tanpa kesulitan, orang bersenang hati.
Kala-sumbaga (th. 1.901 - 2.000) : Banyak orang tersohor pandai dan hebat.
Kala-surasa (th. 2.001 - 2.100): Pulau Jawa ramai sejahtera, serba teratur, tak ada kesulitan, banyak orang ulah asmara.
Ramalan yang ditulis Jayabaya itu disetujui oleh pendeta Ali Samsujen, kemudian sang pendeta pulang ke negerinya, diantar oleh Jayabaya dan putera mahkotanya Jaya-amijaya di Pagedongan, sampai di perbatasan. Jayabaya diiringi oleh puteranya pergi ke Gunung Padang, disambut oleh Ajar Subrata dan diterima di sanggar semadinya. Sang Anjar hendak menguji sang Prabu yang terkenal sebagai pejelmaan Batara Wisnu, maka ia memberi isyarat kepada endang-nya (pelayan wanita muda) agar menghidangkan suguhan yang terdiri dari :
Kunir (kunyit) satu akar
Juadah satu takir (mangkok dibuat dari daun pisang)
Geti (biji wijen bergula) satu takir
Kajar (senthe sebangsa ubi rasanya pahit memabokkan satu batang)
Bawang putih satu takir
Kembang melati satu takir
Kembang seruni (serunai; tluki) satu takir
Anjar Subrata menyerahkan hidangan itu kepada sang prabu. Seketika Prabu Jayabaya menjadi murka dan menghunus kerisnya, sang Anjar ditikamnya hingga mati, jenazahnya muksa hilang. Endangnya yang hendak laripun ditikamnya pula dan mati seketika.
Sang putera mahkota sangat heran melihat murkanya Sang Prabu yang membunuh mertuanya (Anjar Subrata) tanpa dosa. Melihat putera mahkotanya sedih, sesudah pulang Prabu Jayabaya berkata dengan lemah lembut. "Ya anakku putera mahkota, janganlah engkau sedih karena matinya mertuamu, sebab sebenarnya ia berdosa terhadap Kraton. Ia bermaksud mempercepat berakhirnya, para raja di tanah Jawa yang belum terjadi. Hidangan sang Ajar menjadi perlambang akan hal-hal yang belum terjadi. Kalau ku-sambut (hidangan itu) niscaya tidak akan ada kerajaan melainkan hanya para pendeta yang menjadi orang-orang yang dihormati oleh orang banyak, sebab menurut guruku Baginda Ali Samsujen, semua ilmu Ajar itu sama dengan semua ilmuku".
Sang prabu anom bertunduk kepala memahami, kemudian mohon penjelasan tentang hidangan-hidangan sang pendeta dalam hubungannya dengan kraton-kraton yang bersangkutan, Sabda Prabu Jayabaya, "Ketahuilah anakku, bahwa aku ini penjelmaan Wisnu Murti, berkewajiban mendatangkan kesejahteraan kepada dunia, sedang penjelmaanku itu tinggal dua kali lagi. Sesudah penjelmaan di Kediri ini, aku akan menjelma Malawapati dan yang terakhir di Jenggala, sesudah itu aku tidak akan lagi menjelma di pulau Jawa, sebab hal itu tidak menjadi kewajibanku lagi. Tata atau rusaknya jagad aku tidak ikut-ikut, serta keadaanku sudah gaib bersatu dengan keadaan di dalam kepala-tongkat guruku. Waktu itulah terjadinya hal-hal yang dilambangkan dengan hidangan Sang Ajar tadi. Terdapat pada 7 tingkat kerajaan, alamnya bergantian, berlainan peraturannya. Wasiatkanlah hal itu kepada anak cucumu di kemudian hari".
Adapun keterangan tentang 7 (tujuh) kraton itu sbb:
Jaman Anderpati dalam jaman Kalawisesa, ibukotanya Pajajaran, tanpa adil dan peraturan. Pengorbanan-pengabdian orang kecil berupa emas. Itulah yang diperlambangkan dalam suguhan si Ajar berupa kunyit. Lenyapnya kerajaan karena pertengkaran di antara saudara. Yang kuat menjadi-jadi kesukaanya akan perang dalam tahun rusaknya negara.
Jaman Srikala Rajapati Dewaraja, ibukotanya Majapahit, ada peraturan negara sementara. Pengorbanan-pengabdian orang kecil berupa perak. Itulah diperlambangkan suguhan Ajar berupa juadah. Dalam 100 th. Kraton itu sirna, karena bertengkar dengan putera sendiri.
Jaman Hadiyati dalam jaman Kalawisaya. Disanalah mulai ada hukum keadilan dan peraturan negara, ibukota kerajaan di Bintara. Pengorbanan-pengabdian orang kecil berupa tenaga kerja. Itulah yang diperlambangkan dalam suguhan berupa geti. Kraton sirna karena bertentangan dengan yang memegang kekuasaan peradilan.
Jaman Kalajangga, bertakhtalah seorang raja bagaikan Batara, ibukotanya di Pajang. Disanalah mulai ada peraturan kerukunan dalam perkara. Pengorbanan-pengabdian orang kecil berupa segala macam hasil bumi di desa. Itulah yang diperlambangkan dalam suguhan Ajar berupa kajar sebatang. Sirnanya kerajaan karena bertengkar dengan putera angkat.
Jaman Kala-sakti yang bertakhta raja bintara, ibukotanya Mataram. Disanalah mulai ada peraturan agama dan peraturan negara. Pengorbanan-pengabdian orang kecil berupa uang perak. Itulah yang dilambangkan dalam suguhan Ajar berupa bawang putih.
Jaman Kala-jaya dalam pemerintahan raja yang angkara murka, semua orang kecil bertabiat sebagai kera karena sulitnya penghidupan, ibukotanya di Wanakarta. Pengorbanan-pengabdian orang kecil berupa uang real. Itulah lambang suguhan yang berupa kembang melati. Kedudukan raja diganti oleh sesama saudara karena terjadi kutuk. Hilanglah manfaat bumi, banyak manusia menderita, ada yang bertempat tinggal di jalanan, ada yang di pasar. Sirnanya Karaton karena bertengkar dengan bangsa asing.
. Jaman Kala-bedu di jaman raja hartati, artinya yang menjadi tujuan manusia hanya harta, terjadilah Karaton kembali di Pajang-Mataram. Pengorbanan-pengabdian orang kecil berupa macam-macam, ada yang berupa emas-perak, beras, padi dsb. Itulah yang dilambangkan Ajar dengan suguhannya yang berupa bunga serunai. Makin lama makin tinggi pajak orang kecil, berupa senjata dan hewan ternak dsb, sebab negara bertambah rusak, kacau, sebab pembesar-pembesarnya bertabiat buruk, orang kecil tidak menghormat. Rajanya tanpa paramarta, karena tidak ada lagi wahyunya, banyak wahyu setan, tabiat manusia berubah-ubah.
Perempuan hilang malunya, tiada rindu pada sanak saudara, tak ada berita benar, banyak orang melarat, sering ada peperangan, orang pandai kebijaksanaannya terbelakang, kejahatan menjadi-jadi, orang-orang yang berani kurangajar tetap menonjol, tak kena dilarang, banyak maling menghadang di jalanan, banyak gerhana matahari dan bulan, hujan abu, gempa perlambang tahun, angin puyuh, hujan salah mangsa, perang rusuh, tak ketentuan musuhnya.
Itulah semua perlambang si Ajar yang mengandung berbagai maksud yang dirahasiakan dengan endangnya ditemukan dengan Prabu Jayabaya. Saat itu sudah dekat dengan akhir jaman Kalabendu. Sirnanya raja karena bertentangan dengan saingannya (maru=madu). Lalu datanglah jaman kemuliaan raja.
Di saat inilah pulau Jawa sejahtera, hilang segala penyakit dunia, karena datangnya raja yang gaib, yaitu keturunan utama disebut Ratu Amisan karena sangat hina dan miskin, berdirinya tanpa syarat sedikitpun, bijaksanalah sang raja. Kratonnya Sunyaruri, artinya sepi tanpa sesuatu sarana tidak ada sesuatu halangan. Waktu masih dirahasiakan Tuhan membikin kebalikan keadaan, ia menjadi raja bagaikan pendeta, adil paramarta, menjauhi harta, disebut Sultan Herucakra.
Datangnya ratu itu tanpa asal, tidak mengadu bala manusia, prajuritnya hanya Sirullah, keagungannya berzikir, namun musuhnya takut. Yang memusuhinya jatuh, tumpes ludes menyingkir, sebab raja menghendaki kesejahteraan negara dan keselamatan dunia seluruhnya.
Setahun bukannya dibatasi hanya 7.000 real tak boleh lebih. Bumi satu jung (ukuran lebar. kl. 4 bahu) pajaknya setahun hanya satu dinar, sawah seribu (jung?) hasilnya (pajaknya) hanya satu uwang sehari, bebas tidak ada kewajiban yang lain. Oleh karena semuanya sudah tobat, takut kena kutuk (kuwalat) ratu adil yang berkerajaan di bumi Pethikat dengan kali Katangga, di dalam hutan Punhak. Kecepit di Karangbaya. Sampai kepada puteranya ia sirna, karena bertentangan dengan nafsunya sendiri.
Lalu ada Ratu (raja) Asmarakingkin, sangat cantik rupanya, menjadi buah tutur pujian wadya punggawa, beribukota di Kediri. Keturunan ketiganya pindah ke tanah Madura. Tak lama kemudian Raja sirna karena bertentangan dengan kekasihnya.
Lalu ada 3 orang raja disatu jaman, yaitu :
Ber-ibukota di bumi Kapanasan
Ber-ibukota di bumi Gegelang
Ber-ibukota di bumi Tembalang. Sesudah 30 th. mereka saling bertengkar, akhirnya ketiganya sirna semua. Pada waktu itu tidak ada raja, para bupati di Mancapraja berdiri sendiri-sendiri, karena tidak ada yang dianggap (disegani).
Beberapa tahun kemudian ada seorang raja yang berasal dari sabrang (lain negeri). Nusa Srenggi menjadi raja di Pulau Jawa ber-ibukotadi sebelah timur Gunung Indrakila, di kaki gunung candramuka. Beberapa tahun kemudian datang prajurit dari Rum memerangi raja dari Nusa Srenggi, raja dari Nusa Srenggi kalah, sirna dengan bala tentaranya. Para prajurit Rum mengangkat raja keturunan Herucakra, ber-ibukota di sebelah timur kali opak, negaranya menjadi lebih sejahtera, disebut Ngamartalaya. Sampai pada keturunanya yang ke tiga, sampailah umur Pulau jawa genap 210 matahari. Ramalan di atas disambung dengan "Lambang Praja" yang dengan kata-kata indah terbungkus melukiskan sifat keadaan kerajaan kerajaan di bawah ini
JANGGALA
PAJAJARAN
MAJAPAHIT
DEMAK
PAJANG
MATARAM KARTASURA
SURAKARTA
JOGJAKARTA.
Yang terakhir mengenai hal yang belum terjadi ialah :
Negara Ketangga Pethik tanah madiun
Negara Ketangga kajepit Karangboyo
Kediri
Bumi Kepanasan, Gegelang (Jipang), Tembilang (Dekat Tembayat)
Ngamartalaya
Perlu diterangkan bahwa tidak semua naskah Ramalan Jayabaya memuat "Lambang Praja". Maka hal ini banyak menimbulkan dugaan, bahwa ini sebuah tambahan belaka. Demikianlah pokok inti ramalan Jayabaya.
Berikut adalah Ramalan tentang jatuh-bangunnya "Negeri Jawa" atau Nusantara:
Besuk yen wis ana kreta tanpa jaran.
Tanah Jawa kalungan wesi.
Prahu mlaku ing dhuwur awang-awang.
Kali ilang kedhunge.
Pasar ilang kumandhang.
Iku tanda yen tekane jaman Jayabaya wis cedhak.
Bumi saya suwe saya mengkeret.
Sekilan bumi dipajeki.
Jaran doyan mangan sambel.
Wong wadon nganggo pakaian lanang.
Iku tandane yen wong bakal nemoni wolak-waliking jaman.
Akeh janji ora ditetepi.
Akeh wong wani mlanggar sumpahe dhewe.
Manungsa pada seneng nyalah.
Ora ngindahake hukum Allah.
Barang jahat diangkat-angkat.
Barang suci dibenci.
Akeh manungsa mung ngutamake duwit.
Lali kamanungsan.
Lali kabecikan.
Lali sanak lali kadang.
Akeh Bapa lali anak.
Akeh anak wani nglawan ibu.
Nantang bapa.
Sedulur pada cidra.
Kulawarga pada curiga.
Kanca dadi mungsuh.
Akeh manungsa lali asale.
Ukuman Ratu ora adil.
Akeh pangkat sing jahat lan ganjil.
Keh kelakuan sing ganjil.
Wong apik-apik pada kepencil.
Akeh wong nyambut gawe apik-apik pada krasa isin.
Luwih utama ngapusi.
Wegah nyambut gawe kepingin urip mewah.
Ngumbar nafsu angkara murka, nggedhekake duraka.
Wong bener thenger-thenger.
Wong salah bungah.
Wong apik ditampik-tampik.
Wong jahat munggah pangkat.
Wong agung kesinggung.
Wong ala kepuja.
Wong wadon ilang kawirangane.
Wong lanang ilang kaprawirane.
Akeh wong lanang ora duwe bojo.
Akeh wong wadon ora setya marang bojone.
Akeh ibu pada ngedol anake.
Akeh wong wadon ngedol awake.
Akeh wong ijol bebojo.
Wong wadon nunggang jaran, wong lanang linggih plangki
Randa seuang loro.
Prawan seaga lima.
Duda pincang laku sembilan uang.
Akeh wong ngedol ngelmu.
Akeh wong ngaku-aku.
Njabane putih njerone dadu.
Ngakune suci, nanging sucine palsu.
Akeh bujuk akeh lojo.
Akeh udan salah mangsa.
Akeh prawan tuwa.
Akeh randa nglairake anak.
Akeh jabang bayi lahir nggoleki bapakne.
Agama akeh sing nantang.
Perikamanungsan saya ilang.
Omah suci dibenci.
Omah ala saya dipuja.
Wong wadon lacur ing ngendi-endi.
Akeh laknat.
Akeh pengkhianat.
Anak mangan bapak.
Sedulur mangan sedulur.
Guru disatru.
Tangga pada curiga.
Kana-kene saya angkara murka.
Sing weruh kebubuhan.
Sing ora weruh ketutuh.
Besuk yen ana peperangan teka saka wetan kulon, kidul lan lor.
Akeh wong becik saya sengsara, wong jahat saya seneng.
Wektu iku akeh dandang diunekake kuntul.
Wong salah dianggep bener.
Durjono saya sempurna.
Wong lugu kebelenggu.
Wong mulyo dikunjoro.
Sing curang garang.
Sing jujur kojur.
Pedagang akeh sing keplarang.
Wong main akeh sing ndadi.
Akeh barang haram.
Akeh anak haram.
Wong wadon nglamar wong lanang.
Wong lanang ngasorake drajate dhewe.
Akeh barang-barang mlebu luang.
Akeh wong kaliren lan wuda.
Wong tuku nglenik sing dodol.
Sing dodol akal okol.
Wong golek pangan kaya gabah diinteri.
Sing kebat kliwat.
Sing telah sambat.
Sing gede kesasar, sing cilik kepleset.
Sing anggak ketunggak.
Sing wedi mati.
Sing nekat mbrekat.
Sing jerih ketindhih.
Sing ngawur makmur,
Sing ngati-ati ngrintih.
Sing ngedan keduman.
Sing waras nggagas.
Wong tani ditaleni.
Wong dora ura-ura.
Dan berikut adalah Ramalan Jayabaya bagian 140 - 173 (beserta maksudnya):
140.
polahe wong Jawa kaya gabah diinteri
endi sing bener endi sing sejati
para tapa padha ora wani
padha wedi ngajarake piwulang adi
salah-salah anemani pati
tingkah laku orang Jawa seperti gabah ditampi
mana yang benar mana yang asli
para pertapa semua tak berani
takut menyampaikan ajaran benar
salah-salah dapat menemui ajal
141.
banjir bandang ana ngendi-endi
gunung njeblug tan anjarwani, tan angimpeni
gehtinge kepathi-pati marang pandhita kang oleh pati geni
marga wedi kapiyak wadine sapa sira sing sayekti
banjir bandang dimana-mana
gunung meletus tidak dinyana-nyana, tidak ada isyarat dahulu
sangat benci terhadap pendeta yang bertapa, tanpa makan dan tidur
karena takut bakal terbongkar rahasianya siapa anda sebenarnya
142.
pancen wolak-waliking jaman
amenangi jaman edan
ora edan ora kumanan
sing waras padha nggagas
wong tani padha ditaleni
wong dora padha ura-ura
beja-bejane sing lali,
isih beja kang eling lan waspadha
sungguh zaman gonjang-ganjing
menyaksikan zaman gila
tidak ikut gila tidak dapat bagian
yang sehat pada olah pikir
para petani dibelenggu
para pembohong bersuka ria
beruntunglah bagi yang lupa,
masih beruntung yang ingat dan waspada
143.
ratu ora netepi janji
musna kuwasa lan prabawane
akeh omah ndhuwur kuda
wong padha mangan wong
kayu gligan lan wesi hiya padha doyan
dirasa enak kaya roti bolu
yen wengi padha ora bisa turu
raja tidak menepati janji
kehilangan kekuasaan dan kewibawaannya
banyak rumah di atas kuda
orang makan sesamanya
kayu gelondongan dan besi juga dimakan
katanya enak serasa kue bolu
malam hari semua tak bisa tidur
144.
sing edan padha bisa dandan
sing ambangkang padha bisa
nggalang omah gedong magrong-magrong
yang gila dapat berdandan
yang membangkang semua dapat
membangun rumah, gedung-gedung megah
145.
wong dagang barang sangsaya laris, bandhane ludes
akeh wong mati kaliren gisining panganan
akeh wong nyekel bendha ning uriping sengsara
orang berdagang barang makin laris tapi hartanya makin habis
banyak orang mati kelaparan di samping makanan
banyak orang berharta namun hidupnya sengsara
146.
wong waras lan adil uripe ngenes lan kepencil
sing ora abisa maling digethingi
sing pinter duraka dadi kanca
wong bener sangsaya thenger-thenger
wong salah sangsaya bungah
akeh bandha musna tan karuan larine
akeh pangkat lan drajat padha minggat tan karuan sebabe
orang waras dan adil hidupnya memprihatinkan dan terkucil
yang tidak dapat mencuri dibenci
yang pintar curang jadi teman
orang jujur semakin tak berkutik
orang salah makin pongah
banyak harta musnah tak jelas larinya
banyak pangkat dan kedudukan lepas tanpa sebab
147.
bumi sangsaya suwe sangsaya mengkeret
sakilan bumi dipajeki
wong wadon nganggo panganggo lanang
iku pertandhane yen bakal nemoni
wolak-walike zaman
bumi semakin lama semakin sempit
sejengkal tanah kena pajak
wanita memakai pakaian laki-laki
itu pertanda bakal terjadinya
zaman gonjang-ganjing
148.
akeh wong janji ora ditepati
akeh wong nglanggar sumpahe dhewe
manungsa padha seneng ngalap,
tan anindakake hukuming Allah
barang jahat diangkat-angkat
barang suci dibenci
banyak orang berjanji diingkari
banyak orang melanggar sumpahnya sendiri
manusia senang menipu
tidak melaksanakan hukum Allah
barang jahat dipuja-puja
barang suci dibenci
149.
akeh wong ngutamakake royal
lali kamanungsane, lali kebecikane
lali sanak lali kadang
akeh bapa lali anak
akeh anak mundhung biyung
sedulur padha cidra
keluarga padha curiga
kanca dadi mungsuh
manungsa lali asale
banyak orang hamburkan uang
lupa kemanusiaan, lupa kebaikan
lupa sanak saudara
banyak ayah lupa anaknya
banyak anak mengusir ibunya
antar saudara saling berbohong
antar keluarga saling mencurigai
kawan menjadi musuh
manusia lupa akan asal-usulnya
150.
ukuman ratu ora adil
akeh pangkat jahat jahil
kelakuan padha ganjil
sing apik padha kepencil
akarya apik manungsa isin
luwih utama ngapusi
hukuman raja tidak adil
banyak yang berpangkat, jahat dan jahil
tingkah lakunya semua ganjil
yang baik terkucil
berbuat baik manusia malah malu
lebih mengutamakan menipu
151.
wanita nglamar pria
isih bayi padha mbayi
sing pria padha ngasorake drajate dhewe
wanita melamar pria
masih muda sudah beranak
kaum pria merendahkan derajatnya sendiri
Bait 152 sampai dengan 156 tidak ada (hilang dan rusak)
157.
wong golek pangan pindha gabah den interi
sing kebat kliwat, sing kasep kepleset
sing gedhe rame, gawe sing cilik keceklik
sing anggak ketenggak, sing wedi padha mati
nanging sing ngawur padha makmur
sing ngati-ati padha sambat kepati-pati
tingkah laku orang mencari makan seperti gabah ditampi
yang cepat mendapatkan, yang lambat terpeleset
yang besar beramai-ramai membuat yang kecil terjepit
yang angkuh menengadah, yang takut malah mati
namun yang ngawur malah makmur
yang berhati-hati mengeluh setengah mati
158.
cina alang-alang keplantrang dibandhem nggendring
melu Jawa sing padha eling
sing tan eling miling-miling
mlayu-mlayu kaya maling kena tuding
eling mulih padha manjing
akeh wong injir, akeh centhil
sing eman ora keduman
sing keduman ora eman
cina berlindung karena dilempari lari terbirit-birit
ikut orang Jawa yang sadar
yang tidak sadar was-was
berlari-lari bak pencuri yang kena tuduh
yang tetap tinggal dibenci
banyak orang malas, banyak yang genit
yang sayang tidak kebagian
yang dapat bagian tidak sayang
159.
selet-selete yen mbesuk ngancik tutuping tahun
sinungkalan dewa wolu, ngasta manggalaning ratu
bakal ana dewa ngejawantah
apengawak manungsa
apasurya padha bethara Kresna
awatak Baladewa
agegaman trisula wedha
jinejer wolak-waliking zaman
wong nyilih mbalekake,
wong utang mbayar
utang nyawa bayar nyawa
utang wirang nyaur wirang
selambat-lambatnya kelak menjelang tutup tahun
(sinungkalan dewa wolu, ngasta manggalaning ratu)
akan ada dewa tampil
berbadan manusia
berparas seperti Batara Kresna
berwatak seperti Baladewa
bersenjata trisula wedha
tanda datangnya perubahan zaman
orang pinjam mengembalikan,
orang berhutang membayar
hutang nyawa bayar nyawa
hutang malu dibayar malu
160.
sadurunge ana tetenger lintang kemukus lawa
ngalu-ngalu tumanja ana kidul wetan bener
lawase pitung bengi,
parak esuk bener ilange
bethara surya njumedhul
bebarengan sing wis mungkur prihatine manungsa kelantur-lantur
iku tandane putra Bethara Indra wus katon
tumeka ing arcapada ambebantu wong Jawa
sebelumnya ada pertanda bintang pari
panjang sekali tepat di arah Selatan menuju Timur
lamanya tujuh malam
hilangnya menjelang pagi sekali
bersama munculnya Batara Surya
bebarengan dengan hilangnya kesengsaraan manusia yang berlarut-larut
itulah tanda putra Batara Indra sudah nampak
datang di bumi untuk membantu orang Jawa
161.
dunungane ana sikil redi Lawu sisih wetan
wetane bengawan banyu
andhedukuh pindha Raden Gatotkaca
arupa pagupon dara tundha tiga
kaya manungsa angleledha
asalnya dari kaki Gunung Lawu sebelah Timur
sebelah timurnya bengawan
berumah seperti Raden Gatotkaca
berupa rumah merpati susun tiga
seperti manusia yang menggoda
162.
akeh wong dicakot lemut mati
akeh wong dicakot semut sirna
akeh swara aneh tanpa rupa
bala prewangan makhluk halus padha baris, pada rebut benere garis
tan kasat mata, tan arupa
sing madhegani putrane Bethara Indra
agegaman trisula wedha
momongane padha dadi nayaka perang
perange tanpa bala
sakti mandraguna tanpa aji-aji
banyak orang digigit nyamuk,
mati banyak orang digigit semut, mati
banyak suara aneh tanpa rupa
pasukan makhluk halus sama-sama berbaris, berebut garis yang benar
tak kelihatan, tak berbentuk
yang memimpin adalah putra Batara Indra,
bersenjatakan trisula wedha
para asuhannya menjadi perwira perang
jika berperang tanpa pasukan
sakti mandraguna tanpa azimat
163.
apeparap pangeraning prang
tan pokro anggoning nyandhang
ning iya bisa nyembadani ruwet rentenging wong sakpirang-pirang
sing padha nyembah reca ndhaplang,
cina eling seh seh kalih pinaringan sabda hiya gidrang-gidrang
bergelar pangeran perang
kelihatan berpakaian kurang pantas
namun dapat mengatasi keruwetan orang banyak
yang menyembah arca terlentang
cina ingat suhu-suhunya dan memperoleh perintah, lalu melompat ketakutan
164.
putra kinasih swargi kang jumeneng ing gunung Lawu
hiya yayi bethara mukti, hiya krisna, hiya herumukti
mumpuni sakabehing laku
nugel tanah Jawa kaping pindho
ngerahake jin setan
kumara prewangan, para lelembut ke bawah perintah saeko proyo
kinen ambantu manungso Jawa padha asesanti trisula weda
landhepe triniji suci
bener, jejeg, jujur
kadherekake Sabdopalon lan Noyogenggong
putra kesayangan almarhum yang bermukim di Gunung Lawu
yaitu Kyai Batara Mukti, ya Krisna, ya Herumukti
menguasai seluruh ajaran (ngelmu)
memotong tanah Jawa kedua kali
mengerahkan jin dan setan
seluruh makhluk halus berada dibawah perintahnya bersatu padu
membantu manusia Jawa berpedoman pada trisula weda
tajamnya tritunggal nan suci
benar, lurus, jujur
didampingi Sabdopalon dan Noyogenggong
165.
pendhak Sura nguntapa kumara
kang wus katon nembus dosane
kadhepake ngarsaning sang kuasa
isih timur kaceluk wong tuwa
paringane Gatotkaca sayuta
tiap bulan Sura sambutlah kumara
yang sudah tampak menebus dosa
dihadapan sang Maha Kuasa
masih muda sudah dipanggil orang tua
warisannya Gatotkaca sejuta
166.
idune idu geni
sabdane malati
sing mbregendhul mesti mati
ora tuwo, enom padha dene bayi
wong ora ndayani nyuwun apa bae mesthi sembada
garis sabda ora gentalan dina,
beja-bejane sing yakin lan tuhu setya sabdanira
tan karsa sinuyudan wong sak tanah Jawa
nanging inung pilih-pilih sapa
ludahnya ludah api
sabdanya sakti (terbukti)
yang membantah pasti mati
orang tua, muda maupun bayi
orang yang tidak berdaya minta apa saja pasti terpenuhi
garis sabdanya tidak akan lama
beruntunglah bagi yang yakin dan percaya serta menaati sabdanya
tidak mau dihormati orang se tanah Jawa
tetapi hanya memilih beberapa saja
167.
waskita pindha dewa
bisa nyumurupi lahire mbahira, buyutira, canggahira
pindha lahir bareng sadina
ora bisa diapusi marga bisa maca ati
wasis, wegig, waskita,
ngerti sakdurunge winarah
bisa pirsa mbah-mbahira
angawuningani jantraning zaman Jawa
ngerti garise siji-sijining umat
Tan kewran sasuruping zaman
pandai meramal seperti dewa
dapat mengetahui lahirnya kakek, buyut dan canggah anda
seolah-olah lahir di waktu yang sama
tidak bisa ditipu karena dapat membaca isi hati
bijak, cermat dan sakti
mengerti sebelum sesuatu terjadi
mengetahui leluhur anda
memahami putaran roda zaman Jawa
mengerti garis hidup setiap umat
tidak khawatir tertelan zaman
168.
mula den upadinen sinatriya iku
wus tan abapa, tan bibi, lola
awus aputus weda Jawa
mung angandelake trisula
landheping trisula pucuk
gegawe pati utawa utang nyawa
sing tengah sirik gawe kapitunaning liyan
sing pinggir-pinggir tolak colong njupuk winanda
oleh sebab itu carilah satria itu
yatim piatu, tak bersanak saudara
sudah lulus weda Jawa
hanya berpedoman trisula
ujung trisulanya sangat tajam
membawa maut atau utang nyawa
yang tengah pantang berbuat merugikan orang lain
yang di kiri dan kanan menolak pencurian dan kejahatan
169.
sirik den wenehi
ati malati bisa kesiku
senenge anggodha anjejaluk cara nistha
ngertiyo yen iku coba
aja kaino
ana beja-bejane sing den pundhuti
ateges jantrane kaemong sira sebrayat
pantang bila diberi
hati mati dapat terkena kutukan
senang menggoda dan minta secara nista
ketahuilah bahwa itu hanya ujian
jangan dihina
ada keuntungan bagi yang dimintai
artinya dilindungi anda sekeluarga
170.
ing ngarsa Begawan
dudu pandhita sinebut pandhita
dudu dewa sinebut dewa
kaya dene manungsa
dudu seje daya kajawaake kanti jlentreh
gawang-gawang terang ndrandhang
di hadapan Begawan
bukan pendeta disebut pendeta
bukan dewa disebut dewa
namun manusia biasa
bukan kekuatan lain diterangkan jelas
bayang-bayang menjadi terang benderang
171.
aja gumun, aja ngungun
hiya iku putrane Bethara Indra
kang pambayun tur isih kuwasa nundhung setan
tumurune tirta brajamusti pisah kaya ngundhuh
hiya siji iki kang bisa paring pituduh
marang jarwane jangka kalaningsun
tan kena den apusi
marga bisa manjing jroning ati
ana manungso kaiden ketemu
uga ana jalma sing durung mangsane
aja sirik aja gela
iku dudu wektunira
nganggo simbol ratu tanpa makutha
mula sing menangi enggala den leluri
aja kongsi zaman kendhata madhepa den marikelu
beja-bejane anak putu
jangan heran, jangan bingung
itulah putranya Batara Indra
yang sulung dan masih kuasa mengusir setan
turunnya air brajamusti pecah memercik
hanya satu ini yang dapat memberi petunjuk
tentang arti dan makna ramalan saya
tidak bisa ditipu
karena dapat masuk ke dalam hati
ada manusia yang bisa bertemu
tapi ada manusia yang belum saatnya
jangan iri dan kecewa
itu bukan waktu anda
memakai lambang ratu tanpa mahkota
sebab itu yang menjumpai segeralah menghormati,
jangan sampai terputus, menghadaplah dengan patuh
keberuntungan ada di anak cucu
172.
iki dalan kanggo sing eling lan waspada
ing zaman kalabendu Jawa
aja nglarang dalem ngleluri wong apengawak dewa
cures ludhes saka braja jelma kumara
aja-aja kleru pandhita samusana
larinen pandhita asenjata trisula wedha
iku hiya pinaringaning dewa
inilah jalan bagi yang ingat dan waspada
pada zaman kalabendu Jawa
jangan melarang dalam menghormati orang berupa dewa
yang menghalangi akan sirna seluruh keluarga
jangan keliru mencari dewa
carilah dewa bersenjata trisula wedha
itulah pemberian dewa
173.
nglurug tanpa bala
yen menang tan ngasorake liyan
para kawula padha suka-suka
marga adiling pangeran wus teka
ratune nyembah kawula
angagem trisula wedha
para pandhita hiya padha muja
hiya iku momongane kaki Sabdopalon
sing wis adu wirang nanging kondhang
genaha kacetha kanthi njingglang
nora ana wong ngresula kurang
hiya iku tandane kalabendu wis minger
centi wektu jejering kalamukti
andayani indering jagad raya
padha asung bhekti
menyerang tanpa pasukan
bila menang tak menghina yang lain
rakyat bersuka ria
karena keadilan Yang Kuasa telah tiba
raja menyembah rakyat
bersenjatakan trisula wedha
para pendeta juga pada memuja
itulah asuhannya Sabdopalon
yang sudah menanggung malu tetapi termasyhur
segalanya tampak terang benderang
tak ada yang mengeluh kekurangan
itulah tanda zaman kalabendu telah usai
berganti zaman penuh kemuliaan
memperkokoh tatanan jagad raya
semuanya menaruh rasa hormat yang tinggi
Jadi, Berikut Ramalan lengkap dari Jayabaya tentang akhir zaman:
Isi Ramalan
1. Besuk yen wis ana kreta tanpa jaran --- Kelak jika sudah ada kereta tanpa kuda.
2. Tanah Jawa kalungan wesi --- Pulau Jawa berkalung besi.
3. Prahu mlaku ing dhuwur awang-awang --- Perahu berjalan di angkasa.
4. Kali ilang kedhunge --- Sungai kehilangan mata air.
5. Pasar ilang kumandhang --- Pasar kehilangan suara.
6. Iku tandha yen tekane zaman Jayabaya wis cedhak --- Itulah pertanda zaman Jayabaya telah mendekat.
7. Bumi saya suwe saya mengkeret --- Bumi semakin lama semakin mengerut.
8. Sekilan bumi dipajeki --- Sejengkal tanah dikenai pajak.
9. Jaran doyan mangan sambel --- Kuda suka makan sambal.
10. Wong wadon nganggo pakeyan lanang --- Orang perempuan berpakaian lelaki.
11. Iku tandhane yen wong bakal nemoni wolak-waliking zaman--- Itu pertanda orang akan mengalami zaman berbolak-balik
12. Akeh janji ora ditetepi --- Banyak janji tidak ditepati.
13. keh wong wani nglanggar sumpahe dhewe--- Banyak orang berani melanggar sumpah sendiri.
14. Manungsa padha seneng nyalah--- Orang-orang saling lempar kesalahan.
15. Ora ngendahake hukum Hyang Widhi--- Tak peduli akan hukum Hyang Widhi.
16. Barang jahat diangkat-angkat--- Yang jahat dijunjung-junjung.
17. Barang suci dibenci--- Yang suci (justru) dibenci.
18. Akeh manungsa mung ngutamakke dhuwit--- Banyak orang hanya mementingkan uang.
19. Lali kamanungsan--- Lupa jati kemanusiaan.
20. Lali kabecikan--- Lupa hikmah kebaikan.
21. Lali sanak lali kadang--- Lupa sanak lupa saudara.
22. Akeh bapa lali anak--- Banyak ayah lupa anak.
23. Akeh anak wani nglawan ibu--- Banyak anak berani melawan ibu.
24. Nantang bapa--- Menantang ayah.
25. Sedulur padha cidra--- Saudara dan saudara saling khianat.
26. Kulawarga padha curiga--- Keluarga saling curiga.
27. Kanca dadi mungsuh --- Kawan menjadi lawan.
28. Akeh manungsa lali asale --- Banyak orang lupa asal-usul.
29. Ukuman Ratu ora adil --- Hukuman Raja tidak adil
30. Akeh pangkat sing jahat lan ganjil--- Banyak pejabat jahat dan ganjil
31. Akeh kelakuan sing ganjil --- Banyak ulah-tabiat ganjil
32. Wong apik-apik padha kapencil --- Orang yang baik justru tersisih.
33. Akeh wong nyambut gawe apik-apik padha krasa isin --- Banyak orang kerja halal justru merasa malu.
34. Luwih utama ngapusi --- Lebih mengutamakan menipu.
35. Wegah nyambut gawe --- Malas untuk bekerja.
36. Kepingin urip mewah --- Inginnya hidup mewah.
37. Ngumbar nafsu angkara murka, nggedhekake duraka --- Melepas nafsu angkara murka, memupuk durhaka.
38. Wong bener thenger-thenger --- Orang (yang) benar termangu-mangu.
39. Wong salah bungah --- Orang (yang) salah gembira ria.
40. Wong apik ditampik-tampik--- Orang (yang) baik ditolak ditampik (diping-pong).
41. Wong jahat munggah pangkat--- Orang (yang) jahat naik pangkat.
42. Wong agung kasinggung--- Orang (yang) mulia dilecehkan
43. Wong ala kapuja--- Orang (yang) jahat dipuji-puji.
44. Wong wadon ilang kawirangane--- perempuan hilang malu.
45. Wong lanang ilang kaprawirane--- Laki-laki hilang perwira/kejantanan
46. Akeh wong lanang ora duwe bojo--- Banyak laki-laki tak mau beristri.
47. Akeh wong wadon ora setya marang bojone--- Banyak perempuan ingkar pada suami.
48. Akeh ibu padha ngedol anake--- Banyak ibu menjual anak.
49. Akeh wong wadon ngedol awake--- Banyak perempuan menjual diri.
50. Akeh wong ijol bebojo--- Banyak orang tukar istri/suami.
51. Wong wadon nunggang jaran--- Perempuan menunggang kuda.
52. Wong lanang linggih plangki--- Laki-laki naik tandu.
53. Randha seuang loro--- Dua janda harga seuang (Red.: seuang = 8,5 sen).
54. Prawan seaga lima--- Lima perawan lima picis.
55. Dhudha pincang laku sembilan uang--- Duda pincang laku sembilan uang.
56. Akeh wong ngedol ngelmu--- Banyak orang berdagang ilmu.
57. Akeh wong ngaku-aku--- Banyak orang mengaku diri.
58. Njabane putih njerone dhadhu--- Di luar putih di dalam jingga.
59. Ngakune suci, nanging sucine palsu--- Mengaku suci, tapi palsu belaka.
60. Akeh bujuk akeh lojo--- Banyak tipu banyak muslihat.
61. Akeh udan salah mangsa--- Banyak hujan salah musim.
62. Akeh prawan tuwa--- Banyak perawan tua.
63. Akeh randha nglairake anak--- Banyak janda melahirkan bayi.
64. Akeh jabang bayi lahir nggoleki bapakne--- Banyak anak lahir mencari bapaknya.
65. Agama akeh sing nantang--- Agama banyak ditentang.
66. Prikamanungsan saya ilang--- Perikemanusiaan semakin hilang.
67. Omah suci dibenci--- Rumah suci dijauhi.
68. Omah ala saya dipuja--- Rumah maksiat makin dipuja.
69. Wong wadon lacur ing ngendi-endi--- Perempuan lacur dimana-mana.
70. Akeh laknat--- Banyak kutukan
71. Akeh pengkianat--- Banyak pengkhianat.
72. Anak mangan bapak---Anak makan bapak.
73. Sedulur mangan sedulur---Saudara makan saudara.
74. Kanca dadi mungsuh---Kawan menjadi lawan.
75. Guru disatru---Guru dimusuhi.
76. Tangga padha curiga---Tetangga saling curiga.
77. Kana-kene saya angkara murka --- Angkara murka semakin menjadi-jadi.
78. Sing weruh kebubuhan---Barangsiapa tahu terkena beban.
79. Sing ora weruh ketutuh---Sedang yang tak tahu disalahkan.
80. Besuk yen ana peperangan---Kelak jika terjadi perang.
81. Teka saka wetan, kulon, kidul lan lor---Datang dari timur, barat, selatan, dan utara.
82. Akeh wong becik saya sengsara--- Banyak orang baik makin sengsara.
83. Wong jahat saya seneng--- Sedang yang jahat makin bahagia.
84. Wektu iku akeh dhandhang diunekake kuntul--- Ketika itu burung gagak dibilang bangau.
85. Wong salah dianggep bener---Orang salah dipandang benar.
86. Pengkhianat nikmat---Pengkhianat nikmat.
87. Durjana saya sempurna--- Durjana semakin sempurna.
88. Wong jahat munggah pangkat--- Orang jahat naik pangkat.
89. Wong lugu kebelenggu--- Orang yang lugu dibelenggu.
90. Wong mulya dikunjara--- Orang yang mulia dipenjara.
91. Sing curang garang--- Yang curang berkuasa.
92. Sing jujur kojur--- Yang jujur sengsara.
93. Pedagang akeh sing keplarang--- Pedagang banyak yang tenggelam.
94. Wong main akeh sing ndadi---Penjudi banyak merajalela.
95. Akeh barang haram---Banyak barang haram.
96. Akeh anak haram---Banyak anak haram.
97. Wong wadon nglamar wong lanang---Perempuan melamar laki-laki.
98. Wong lanang ngasorake drajate dhewe---Laki-laki memperhina derajat sendiri.
99. Akeh barang-barang mlebu luang---Banyak barang terbuang-buang.
100. Akeh wong kaliren lan wuda---Banyak orang lapar dan telanjang.
101. Wong tuku ngglenik sing dodol---Pembeli membujuk penjual.
102. Sing dodol akal okol---Si penjual bermain siasat.
103. Wong golek pangan kaya gabah diinteri---Mencari rizki ibarat gabah ditampi.
104. Sing kebat kliwat---Yang tangkas lepas.
105. Sing telah sambat---Yang terlanjur menggerutu.
106. Sing gedhe kesasar---Yang besar tersasar.
107. Sing cilik kepleset---Yang kecil terpeleset.
108. Sing anggak ketunggak---Yang congkak terbentur.
109. Sing wedi mati---Yang takut mati.
110. Sing nekat mbrekat---Yang nekat mendapat berkat.
111. Sing jerih ketindhih---Yang hati kecil tertindih
112. Sing ngawur makmur---Yang ngawur makmur
113. Sing ngati-ati ngrintih---Yang berhati-hati merintih.
114. Sing ngedan keduman---Yang main gila menerima bagian.
115. Sing waras nggagas---Yang sehat pikiran berpikir.
116. Wong tani ditaleni---Orang (yang) bertani diikat.
117. Wong dora ura-ura---Orang (yang) bohong berdendang.
118. Ratu ora netepi janji, musna panguwasane---Raja ingkar janji, hilang wibawanya.
119. Bupati dadi rakyat---Pegawai tinggi menjadi rakyat.
120. Wong cilik dadi priyayi---Rakyat kecil jadi priyayi.
121. Sing mendele dadi gedhe---Yang curang jadi besar.
122. Sing jujur kojur---Yang jujur celaka.
123. Akeh omah ing ndhuwur jaran---Banyak rumah di punggung kuda.
124. Wong mangan wong---Orang makan sesamanya.
125. Anak lali bapak---Anak lupa bapa.
126. Wong tuwa lali tuwane---Orang tua lupa ketuaan mereka.
127. Pedagang adol barang saya laris---Jualan pedagang semakin laris.
128. Bandhane saya ludhes---Namun harta mereka makin habis.
129. Akeh wong mati kaliren ing sisihe pangan---Banyak orang mati lapar di samping makanan.
130. Akeh wong nyekel bandha nanging uripe sangsara---Banyak orang berharta tapi hidup sengsara.
131. Sing edan bisa dandan---Yang gila bisa bersolek.
132. Sing bengkong bisa nggalang gedhong---Si bengkok membangun mahligai.
133. Wong waras lan adil uripe nggrantes lan kepencil---Yang waras dan adil hidup merana dan tersisih.
134. Ana peperangan ing njero---Terjadi perang di dalam.
135. Timbul amarga para pangkat akeh sing padha salah paham---Terjadi karena para pembesar banyak salah faham.
136. Durjana saya ngambra-ambra---Kejahatan makin merajalela.
137. Penjahat saya tambah---Penjahat makin banyak.
138. Wong apik saya sengsara---Yang baik makin sengsara.
139. Akeh wong mati jalaran saka peperangan---Banyak orang mati karena perang.
140. Kebingungan lan kobongan---Karena bingung dan kebakaran.
141. Wong bener saya thenger-thenger---Si benar makin tertegun.
142. Wong salah saya bungah-bungah---Si salah makin sorak sorai.
143. Akeh bandha musna ora karuan lungane---Banyak harta hilang entah ke mana
144. Akeh pangkat lan drajat pada minggat ora karuan sababe---Banyak pangkat dan derajat lenyap entah mengapa.
145. Akeh barang-barang haram, akeh bocah haram---Banyak barang haram, banyak anak haram.
146. Bejane sing lali, bejane sing eling---Beruntunglah si lupa, beruntunglah si sadar.
147. Nanging sauntung-untunge sing lali---Tapi betapapun beruntung si lupa.
148. Isih untung sing waspada---Masih lebih beruntung si waspada.
149. Angkara murka saya ndadi---Angkara murka semakin menjadi.
150. Kana-kene saya bingung---Di sana-sini makin bingung.
151. Pedagang akeh alangane---Pedagang banyak rintangan.
152. Akeh buruh nantang juragan---Banyak buruh melawan majikan.
153. Juragan dadi umpan---Majikan menjadi umpan.
154. Sing suwarane seru oleh pengaruh---Yang bersuara tinggi mendapat pengaruh.
155. Wong pinter diingar-ingar---Si pandai direcoki.
156. Wong ala diuja---Si jahat dimanjakan.
157. Wong ngerti mangan ati---Orang yang mengerti makan hati.
158. Bandha dadi memala---Hartabenda menjadi penyakit
159. Pangkat dadi pemikat---Pangkat menjadi pemukau.
160. Sing sawenang-wenang rumangsa menang --- Yang sewenang-wenang merasa menang
161. Sing ngalah rumangsa kabeh salah---Yang mengalah merasa serba salah.
162. Ana Bupati saka wong sing asor imane---Ada raja berasal orang beriman rendah.
163. Patihe kepala judhi---Maha menterinya benggol judi.
164. Wong sing atine suci dibenci---Yang berhati suci dibenci.
165. Wong sing jahat lan pinter jilat saya derajat---Yang jahat dan pandai menjilat makin kuasa.
166. Pemerasan saya ndadra---Pemerasan merajalela.
167. Maling lungguh wetenge mblenduk --- Pencuri duduk berperut gendut.
168. Pitik angrem saduwure pikulan---Ayam mengeram di atas pikulan.
169. Maling wani nantang sing duwe omah---Pencuri menantang si empunya rumah.
170. Begal pada ndhugal---Penyamun semakin kurang ajar.
171. Rampok padha keplok-keplok---Perampok semua bersorak-sorai.
172. Wong momong mitenah sing diemong---Si pengasuh memfitnah yang diasuh
173. Wong jaga nyolong sing dijaga---Si penjaga mencuri yang dijaga.
174. Wong njamin njaluk dijamin---Si penjamin minta dijamin.
175. Akeh wong mendem donga---Banyak orang mabuk doa.
176. Kana-kene rebutan unggul---Di mana-mana berebut menang.
177. Angkara murka ngombro-ombro---Angkara murka menjadi-jadi.
178. Agama ditantang---Agama ditantang.
179. Akeh wong angkara murka---Banyak orang angkara murka.
180. Nggedhekake duraka---Membesar-besarkan durhaka.
181. Ukum agama dilanggar---Hukum agama dilanggar.
182. Prikamanungsan di-iles-iles---Perikemanusiaan diinjak-injak.
183. Kasusilan ditinggal---Tata susila diabaikan.
184. Akeh wong edan, jahat lan kelangan akal budi---Banyak orang gila, jahat dan hilang akal budi.
185. Wong cilik akeh sing kepencil---Rakyat kecil banyak tersingkir.
186. Amarga dadi korbane si jahat sing jajil---Karena menjadi kurban si jahat si laknat.
187. Banjur ana Ratu duwe pengaruh lan duwe prajurit---Lalu datang Raja berpengaruh dan berprajurit.
188. Lan duwe prajurit---Dan punya prajurit.
189. Negarane ambane saprawolon---Lebar negeri seperdelapan dunia.
190. Tukang mangan suap saya ndadra---Pemakan suap semakin merajalela.
191. Wong jahat ditampa---Orang jahat diterima.
192. Wong suci dibenci---Orang suci dibenci.
193. Timah dianggep perak---Timah dianggap perak.
194. Emas diarani tembaga---Emas dibilang tembaga
195. Dandang dikandakake kuntul---Gagak disebut bangau.
196. Wong dosa sentosa---Orang berdosa sentosa.
197. Wong cilik disalahake---Rakyat jelata dipersalahkan.
198. Wong nganggur kesungkur---Si penganggur tersungkur.
199. Wong sregep krungkep---Si tekun terjerembab.
200. Wong nyengit kesengit---Orang busuk hati dibenci.
201. Buruh mangluh---Buruh menangis.
202. Wong sugih krasa wedi---Orang kaya ketakutan.
203. Wong wedi dadi priyayi---Orang takut jadi priyayi.
204. Senenge wong jahat---Berbahagialah si jahat.
205. Susahe wong cilik---Bersusahlah rakyat kecil.
206. Akeh wong dakwa dinakwa---Banyak orang saling tuduh.
207. Tindake manungsa saya kuciwa---Ulah manusia semakin tercela.
208. Ratu karo Ratu pada rembugan negara endi sing dipilih lan disenengi---Para raja berunding negeri mana yang dipilih dan disukai.
209. Wong Jawa kari separo---Orang Jawa tinggal setengah.
210. Landa-Cina kari sejodho --- Belanda-Cina tinggal sepasang.
211. Akeh wong ijir, akeh wong cethil---Banyak orang kikir, banyak orang bakhil.
212. Sing eman ora keduman---Si hemat tidak mendapat bagian.
213. Sing keduman ora eman---Yang mendapat bagian tidak berhemat.
214. Akeh wong mbambung---Banyak orang berulah dungu.
215. Akeh wong limbung---Banyak orang limbung.
216. Selot-selote mbesuk wolak-waliking zaman teka---Lambat-laun datanglah kelak terbaliknya zaman.
NB:namanya ramalan
makin dibaca makin tak percaya
makin diyakini makin lari ratu adilnya
yakini saja 'Sang Maha Pencipta' si peramal itu sendiri,
itulah gusti Allah
berbuat amal saleh,
untuk diri kita sendiri,
keluarga kita,
tetangga kita,
masyarakat kita,
rakyat kita,
bangsa dan tanah air kita,
dengan niat, semata karena Allah SWT
Sabtu, 04 Desember 2010
Ramalan Joyoboyo; Antara Realita, Misteri, & Agama
Diposting oleh
B.A.G.U.S
di
08.35
0
komentar
Kirimkan Ini lewat Email
BlogThis!
Bagikan ke X
Berbagi ke Facebook
Rabu, 01 Desember 2010
Alex Pettyfer: 'I Am Number Four' Poster!

In the film, Alex plays Number Four, an alien assimilated into normal society on Earth, who develops superhuman powers (including his special hands) when he becomes an adult.
Alex told JustJared.com about how he read interviews with Robert Englund (who played Freddy Kreuger in A Nightmare on Elm Street) to prepare for wearing the hand devices used for special effects.
“It’s great to have something to play with,” Alex said. “As an actor, we always look for things that we can hide away and I’ve got all the things to hide in this.”
I Am Number Four, which also features Alex’s on-and-off screen girlfriend Dianna Agron, opens in theaters on February 18, 2011.
Diposting oleh
B.A.G.U.S
di
12.43
0
komentar
Kirimkan Ini lewat Email
BlogThis!
Bagikan ke X
Berbagi ke Facebook
Label:
Celebrity,
Entertainment,
Glee and GleeK,
Lifestyle,
Movies,
Privacy,
Public
Cory Monteith, Alex Meraz & Trevor Donovan: Op Bowling Buddies

Glee star Cory Monteith and Twilight’s Alex Meraz chest pump after a game of bowling during a recent Op shoot at Lucky Strike Lanes in Hollywood.
The two actors, along with 90210 star Trevor Donovan, shot Op’s holiday campaign.
Cory, Alex, and Trevor took turns snapping pics in the photo booth and ate pizza in between takes.
FYI: Op is available exclusively at Walmart!
20+ pictures inside of Cory Monteith, Alex Meraz, and Trevor Donovan shooting Op’s holiday campaign…
Diposting oleh
B.A.G.U.S
di
10.28
0
komentar
Kirimkan Ini lewat Email
BlogThis!
Bagikan ke X
Berbagi ke Facebook
Label:
Celebrity,
Entertainment,
Glee and GleeK,
Lifestyle,
Privacy,
Public,
Teenager
Rabu, 17 November 2010
Emma Watson Says Her Short Hair Is 'Amazing'

The verdict on Emma Watson's close-cropped hairdo might still be out among the public, but as far as the Harry Potter star is concerned, the haters can keep their criticism to themselves, because she loves it.
Watson, 20, stood up for her Mia Farrow-esque coiffure at last night's New York premiere of Harry Potter and the Deathly Hallows: Part 1, telling Us Magazine,
"It feels amazing! It's so easy! I wake up in the morning, and I'm good to walk out the door!"
In August, Watson explained that she'd chopped her locks because she'd never had a rebellious streak before, recalling,
“I missed all that experimentation that most teenagers go through. I’ve wanted to do this since I was about 16, so as soon as I had the chance I was like, ‘Right. This is it.’”
As for others who might want to dramatically change their looks but are fearful of people's reactions, Watson's advice is to just go for it, telling Us,
"Just be confident. Don't beat yourself up."
Sound counseling, Emma; after all, the beaten-up look doesn't really look good on anybody.
What do you think of Emma's hair—thumbs up or thumbs down? Render your verdict in the comments section.
Need to get up to speed on the Harry Potter saga before Deathly Hallows opens on Friday? Bone up with Celebuzz's compremensive Harry Potter Primer.
Diposting oleh
B.A.G.U.S
di
17.33
0
komentar
Kirimkan Ini lewat Email
BlogThis!
Bagikan ke X
Berbagi ke Facebook
Deteksi Kepribadian Lewat Tulisan Tangan
Jika seorang paranormal dapat meramal kepribadian seseorang, atau seorang dokter dengan peralatan canggih bisa mendeteksi penyakit yang diderita pasiennya maka dengan handwritting theraphy semuanya itu bisa terungkap dengan jelas. handwriting theraphy juga mampu deteksi kepribadian dengan tulisan tangan
Orang bisa saja bersembunyi di balik sikapnya, tetapi tulisan tangan akan mengungkap segala rahasianya. pengungkapan rahasia tulisan tangan ini bisa diketahui melalui handwritting theraphy.
bahkan Sikap yang agresi atau menyerang, malu-malu hingga masalah kesehatan sebenarnya bisa dideteksi melalui tulisan. Dengan begitu jika ada masalah pribadi atau kesehatan yang ditemukan bisa diperbaiki atau dihilangkan.
dan Orang yang bisa melakukannya adalah orang yang ahli di bidang grafologi, yaitu ilmu yang mempelajari tentang tulisan tangan manusia.
Dilansir dari LifePositive, Rabu, (21/7/2010), ahli grafologi Dr. Anand Swaroop Minocha mengatakan bahwa ada hubungan antara tulisan tangan seseorang dengan otak.
Hubungan antara tulisan tangan dan otak mungkin terlihat sederhana tetapi menurut Dr Minocha hubungan tersebut dapat dilihat bahkan jika itu dilakukan dengan kaki dan mulut untuk menulis.
Di tahun 1930-an, peneliti dari Universitas Harvard membuktikan bahwa tulisan tangan adalah ukuran yang signifikan dan akurat mengenai kepribadian seseorang.
Kini grafologi diajarkan sebagai ilmu ilmiah di universitas-universitas di Amerika dan digunakan sebagai alat analisis. Salah satu kegunaan grafologi adalah untuk mengetes kepribadian ketika merekrut pekerja yang membutuhkan karakter yang spesifik.
Menurut Dr Minocha, tanda tangan seseorang adalah sebuah peta yang menggambarkan kepribadiannya. Tanda tangan dan tulisan tangan adalah sidik jari seseorang. Dan seorang grafologis bahkan bisa mendeteksi pemalsuan.
“Seorang grafolog akan menilai ciri-ciri seperti ukuran dan bentuk huruf, kemiringan, garis tepi, spasi antar huruf, kata dan baris, huruf sambung, irama, kerataan, coretan awal dan akhir, dan tanda tangan umum seseorang,” kata Dr Minocha
Aspek paling mengagumkan dari grafologi ini bisa digunakan sebagai alat ilmiah untuk mendeteksi, mendiagnosa dan mengobati penyakit. Sayangnya, grafologi ini belum diangkat secara cukup serius dalam penelitian dan pengembangan yang lebih luas.
Grafologi juga bisa memainkan peranan penting dalam perkembangan anak dalam menghadapi masa depan. Kekurangan anak bisa diperbai melalui handwriting theraphy ini.
Ada 4 ciri utama yang mempengaruhi keunikan dari temperamen dan watak seseorang:
Tulisan Lingkaran atau Bundar
Lingkaran adalah simbol cinta. Bentuk ini menandakan semua bentuk lingkaran, termasuk bentuk setengah bundar.
Tulisan tangan berbentuk bundar menandakan kebutuhan berhubungan dengan orang lain sebagai dasar kehidupan. Motivasi yang muncul di sini adalah untuk berbagi perasaan, kebersamaan dan kesenangan.
Ketika insting natural ini tidak terpenuhi atau menyimpang, hal ini akan mengarah pada kebencian, kesuraman, sadisme, narsisisme dan reaksi negatif lainnya. Bentuk bundar atau lingkaran ini diasosiakan dengan air.
Tulisan Kotak
Kotak adalah simbol keamanan. Orang yang menggunakan bentuk tulisan kotak membutuhkan atau memiliki kemampuan untuk memastikan keamanan, keteraturan dan pengawasan.
Kotak menandakan orang yang praktis, mandiri, terencana, tidak spontan. Namun sisi negatifnya, orang dengan tulisan kotak bisa jadi adalah orang yang munafik, kaku, keras, berpikiran tertutup dan tidak mampu mengambil risiko.
Tulisan Segitiga atau Lancip-lancip
Segitiga menyiratkan sikap agresi, libido, dinamisme, prestasi dan kehendak yang besar. Orang yang tulisannya berbentuk segitiga adalah orang yang terkontrol, tegang, berhati-hati, energetik, dan prinsipal.
Segitiga adalah penggerak kebahagiaan yang kuat. Insting seksual adalah bentuk yang tersimpan dalam segitiga. Sisi negatifnya, segitiga adalah orang-orang yang kejam, neurotik dan destruktif, dengan kencenderungan kriminal yang tinggi.
Tulisan Berlekuk-lekuk atau tidak jelas
Ini adalah tanda imajinasi. Tulisan berlekuk-lekuk adalah bentuk tidak umum yang dibuat dengan kombinasi unik dari lingkaran, kotak dan segitiga.
Orang yang menggunakan bentuk ini seolah ingin mengatakan bahwa mereka ingin lebih mengetahui tentang realita untuk mengetahui yang tidak dikenal. Mereka ingin menciptakan dan mampu memperluas, mengamati dan menambah pandangannya.
Orang-orang dengan jenis tulisan ini adalah orang yang romantis, spiritual, filosofis dan dramatis. Namun, orang dengan tipe tulisan ini memiliki potensi perilaku neurotik, psychosis (kejiwaan), agresif dan withdrawal syndrome (menarik diri).
bagaimana dengan anda??
detiknews
Orang bisa saja bersembunyi di balik sikapnya, tetapi tulisan tangan akan mengungkap segala rahasianya. pengungkapan rahasia tulisan tangan ini bisa diketahui melalui handwritting theraphy.
bahkan Sikap yang agresi atau menyerang, malu-malu hingga masalah kesehatan sebenarnya bisa dideteksi melalui tulisan. Dengan begitu jika ada masalah pribadi atau kesehatan yang ditemukan bisa diperbaiki atau dihilangkan.
dan Orang yang bisa melakukannya adalah orang yang ahli di bidang grafologi, yaitu ilmu yang mempelajari tentang tulisan tangan manusia.
Dilansir dari LifePositive, Rabu, (21/7/2010), ahli grafologi Dr. Anand Swaroop Minocha mengatakan bahwa ada hubungan antara tulisan tangan seseorang dengan otak.
Hubungan antara tulisan tangan dan otak mungkin terlihat sederhana tetapi menurut Dr Minocha hubungan tersebut dapat dilihat bahkan jika itu dilakukan dengan kaki dan mulut untuk menulis.
Di tahun 1930-an, peneliti dari Universitas Harvard membuktikan bahwa tulisan tangan adalah ukuran yang signifikan dan akurat mengenai kepribadian seseorang.
Kini grafologi diajarkan sebagai ilmu ilmiah di universitas-universitas di Amerika dan digunakan sebagai alat analisis. Salah satu kegunaan grafologi adalah untuk mengetes kepribadian ketika merekrut pekerja yang membutuhkan karakter yang spesifik.
Menurut Dr Minocha, tanda tangan seseorang adalah sebuah peta yang menggambarkan kepribadiannya. Tanda tangan dan tulisan tangan adalah sidik jari seseorang. Dan seorang grafologis bahkan bisa mendeteksi pemalsuan.
“Seorang grafolog akan menilai ciri-ciri seperti ukuran dan bentuk huruf, kemiringan, garis tepi, spasi antar huruf, kata dan baris, huruf sambung, irama, kerataan, coretan awal dan akhir, dan tanda tangan umum seseorang,” kata Dr Minocha
Aspek paling mengagumkan dari grafologi ini bisa digunakan sebagai alat ilmiah untuk mendeteksi, mendiagnosa dan mengobati penyakit. Sayangnya, grafologi ini belum diangkat secara cukup serius dalam penelitian dan pengembangan yang lebih luas.
Grafologi juga bisa memainkan peranan penting dalam perkembangan anak dalam menghadapi masa depan. Kekurangan anak bisa diperbai melalui handwriting theraphy ini.
Ada 4 ciri utama yang mempengaruhi keunikan dari temperamen dan watak seseorang:
Tulisan Lingkaran atau Bundar
Lingkaran adalah simbol cinta. Bentuk ini menandakan semua bentuk lingkaran, termasuk bentuk setengah bundar.
Tulisan tangan berbentuk bundar menandakan kebutuhan berhubungan dengan orang lain sebagai dasar kehidupan. Motivasi yang muncul di sini adalah untuk berbagi perasaan, kebersamaan dan kesenangan.
Ketika insting natural ini tidak terpenuhi atau menyimpang, hal ini akan mengarah pada kebencian, kesuraman, sadisme, narsisisme dan reaksi negatif lainnya. Bentuk bundar atau lingkaran ini diasosiakan dengan air.
Tulisan Kotak
Kotak adalah simbol keamanan. Orang yang menggunakan bentuk tulisan kotak membutuhkan atau memiliki kemampuan untuk memastikan keamanan, keteraturan dan pengawasan.
Kotak menandakan orang yang praktis, mandiri, terencana, tidak spontan. Namun sisi negatifnya, orang dengan tulisan kotak bisa jadi adalah orang yang munafik, kaku, keras, berpikiran tertutup dan tidak mampu mengambil risiko.
Tulisan Segitiga atau Lancip-lancip
Segitiga menyiratkan sikap agresi, libido, dinamisme, prestasi dan kehendak yang besar. Orang yang tulisannya berbentuk segitiga adalah orang yang terkontrol, tegang, berhati-hati, energetik, dan prinsipal.
Segitiga adalah penggerak kebahagiaan yang kuat. Insting seksual adalah bentuk yang tersimpan dalam segitiga. Sisi negatifnya, segitiga adalah orang-orang yang kejam, neurotik dan destruktif, dengan kencenderungan kriminal yang tinggi.
Tulisan Berlekuk-lekuk atau tidak jelas
Ini adalah tanda imajinasi. Tulisan berlekuk-lekuk adalah bentuk tidak umum yang dibuat dengan kombinasi unik dari lingkaran, kotak dan segitiga.
Orang yang menggunakan bentuk ini seolah ingin mengatakan bahwa mereka ingin lebih mengetahui tentang realita untuk mengetahui yang tidak dikenal. Mereka ingin menciptakan dan mampu memperluas, mengamati dan menambah pandangannya.
Orang-orang dengan jenis tulisan ini adalah orang yang romantis, spiritual, filosofis dan dramatis. Namun, orang dengan tipe tulisan ini memiliki potensi perilaku neurotik, psychosis (kejiwaan), agresif dan withdrawal syndrome (menarik diri).
bagaimana dengan anda??
detiknews
Diposting oleh
B.A.G.U.S
di
17.25
0
komentar
Kirimkan Ini lewat Email
BlogThis!
Bagikan ke X
Berbagi ke Facebook
Teori Revolusi & Wawancara Profesor Michio Kaku
Profesor Michio Kaku menggambarkan kemajuan ilmu pengetahuan di abad 21 kini dan mencoba memberi gambaran arah perkembangan ilmu dan teknologi di jaman mendatang. Dalam "Visions" buku yang dia tulis setelah menginterview 150 ahli dalam berbagai bidang termasuk para peraih nobel di bidang ilmu pengetahuan, Profesor Michio memberikan gambaran bahwa perkembangan ilmu dan teknologi akan berpusat pada 3 bidang utama, yakni:
1. Revolusi Fisika Quantum
Fisika Quantum mempelajari berbagai hal diseputar energi, perubahan energi menjadi materi, perilaku energi dan materi, dan hal-hal yang berkaitan. Dengan kata lain, fisika quantum berupaya mempelajari unsur-unsur dasar penunjang eksistensi, energi dan materi. Dalam teknologi terapan, revolusi komputer saat ini merupakan implikasi dari perkembangan transistor dan laser yang memungkinkan peningkatan kemampuan komputer secara drastis, dan kemampuan mengangkut data secara cepat dengan kapasitas yang besar sehingga memungkinkan komputer membentuk network yang kita kenal dengan internet.
2. Revolusi Komputer
Saat ini kemampuan komputer demikian besar dan perkembangan kemampuan tersebut semakin cepat seolah memvalidasi Hukum Moore yang menyatakan bahwa kemampuan komputer akan berlipat dua dalam waktu 18 bulan. Tetapi perkembangan ini akan menemui hambatan pada saat kemampuan kita untuk "menjejalkan" transistor kedalam komputer terhalang oleh batasan fisik silikon. Kita perlu revolusi teknologi berdasarkan revolusi quantum untuk menghasilkan superkomputer baru. Dengan perkembangan biomolekuler, perkembangan komputer akan mengarah pada komputer dengan kemampuan intelejen (artificial intellegent).
3. Revolusi Biomolekuler
Perkembangan riset biomolekuler sudah sampai taraf yang memungkinkan terjadinya akselerasi akumulasi pengetahuan. Berdasarkan pengetahuan ini, penerapan teknologi untuk kehidupan sehari-hari akan berjalan seiring. Saat ini, dengan kemampuan komputer dan robotik yang kita miliki, kita telah mampu mengurai dan memetakan seluruh genome manusia. Pengetahuan ini memang baru seperti peta buta, kita belum mempelajari dan mengetahui fungsi dari masing-masing genone tersebut. Tapi kita tahu bahwa genome adalah bangunan dasar semua makhluk hidup, dengan menguasai peta genome, di masa depan kita berpotensi untuk mengubah laju evolusi manusia dengan menambah kapasitas otak, atau menyembuhkan penyakit-penyakit genetis seperti kanker, dan beribu macam kemungkinan lainnya. Kita juga memiliki kemampuan untuk membongkar bangunan dasar virus-virus, bakteri-bakteri, dan semua mikroorganisme yang menyebabkan derita kemanusiaan seperti tbc, kolera, hiv, ebola, hepatitis, dan lain-lain. Dengan mengetahui bangunan dasar mereka, kita akan sanggup melakukan riset untuk mengalahkan mereka.
Perkembangan di tiga bidang ini akan menjadi sumber utama kemakmuran suatu bangsa. Seperti juga ketika bangsa-bangsa yang menguasai teknologi mesin uap pada abad 18 berkembang menjadi para penguasa dunia. Saat ini, negara-negara maju (developed nation) telah mulai melakukan investasi besar-besaran untuk tidak ketinggalan dan memastikan mereka mendapatkan keuntungan maksimal dari perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Di antara negara berkembang, rasanya baru China dan India yang secara sadar, dalam arti memiliki rencana dan strategi untuk ikut serta dalam revolusi ini.
Transkrip Wawancara Astronom dan Penulis Sains, Stefan Thiesen Ph.D. (disingkat ST), dengan Profesor Michio Kaku (disingkat MK) pada tanggal 4 Oktober 2003 di Interlaken, Swiss; juga menghadirkan Editor SZ dan Penulis, Peter Fiebag (disingkat PF), dan mahasiswa fisika dan Mahasiswa Peneliti AAS, Patrick Grete (disingkat PG).
ST: Saya pikir hal yang paling menarik bagi para pembaca majalah berkisar pada tipe-tipe peradaban yang berbeda-beda, dan juga kepadatan [populasi] peradabannya. Apa pendapat Anda, pendapat berdasar, tentang jumlah peradaban yang mungkin ada di setiap galaksi atau di galaksi kita?
MK: Well, ini sulit. Namun demikian, para astrofisikawan telah berspekulasi apakah di galaksi kita – bukan galaksi hipotetis, tapi benar-benar di galaksi kita – atau di galaksi lain ada peradaban tipe tiga. Dan pertanyaan besar yang kita punya adalah, jika memang tiga tipe itu ada, apakah kita cukup maju untuk mendeteksi mereka – untuk mendeteksi kehadiran mereka? Mungkin yang berikut terdengar seperti pertanyaan bodoh, seandainya ada sebuah peradaban galaktik tipe tiga yang hebat: apakah kita mengetahuinya? Jawaban yang akan diberikan oleh kebanyakan ilmuwan mungkin adalah “tidak”. Barangkali kita sangat primitif sehingga tidak mengetahui bahwa di halaman belakang kita ada peradaban tipe tiga. Seperti itulah primitifnya teknologi kita. Kita tidak mengetahui frekuensi komunikasi yang mereka gunakan, kita tidak mengetahui bagaimana ia berfungsi, kita tidak mengetahui apa motivasi mereka, itulah maksudnya tentang betapa primitifnya kita. Namun, masalahnya adalah kita selalu berasumsi bahwa mereka sama seperti kita, hanya saja lebih maju. Kita berasumsi bahwa cara mereka menggunakan radio sama dengan kita. Kita berasumsi bahwa mereka memiliki jenis-jenis teknologi yang sama dengan kita, hanya saja lebih hebat. Saya kira ini adalah kekeliruan besar, karena menurut saya String Theory itu, seandainya ia benar, menunjukkan bahwa seharusnya kelak ada banyak revolusi, banyak revolusi yang akan terjadi berkenaan dengan energi, pemahaman materi, pemahaman gravitasi, dan saya kira adalah keliru jika kita ingin memaksakan pemikiran tipe nol kita pada peradaban tipe tiga.
ST: Ya. Menurut saya kita bisa mengambil sebuah perumpamaan dari Erich von Daniken, di mana ia menyamakan masalah ini dengan suatu suku pedalaman yang mencoba berkomunikasi dengan pesawat jet dengan memakai drum bongo.
MK: Ya. Bahkan lebih buruk. Jika Anda amati… jika Anda berjalan di jalan raya dan melihat segerombolan semut, perbedaan antara teknologi semut dan Anda kurang lebih sama dengan perbedaan antara teknologi tipe nol dengan teknologi tipe tiga. Semut tidak tahu bagaimana kita berkomunikasi, mereka tidak tahu apa bahasa kita, mereka tidak mengerti maksud kita, mereka tidak mengetahui apapun tentang empat gaya fundamental. Semut sama sekali tidak mengerti siapa sebenarnya kita. Satu-satunya perbedaan adalah kita punya String Theory dan ini memberi kita harapan bahwa di sisi lain galaksi kita, seandainya di sana ada makhluk berakal, String Theory juga akan ditemukan oleh mereka [makhluk cerdas tersebut]. Seringkali dikatakan bahwa seandainya Einstein tak pernah hidup, kita akan tetap menemukan Teori Einstein melalui String Theory. Teori Einstein adalah salah satu getaran terendah String. Teori Einstein bukanlah apa-apa, itu hanya sebuah catatan – catatan mengenai String.
ST: Kalau begitu, ini tentang menemukan realitas. Jika Anda mencari realitas, Anda akan selalu mendapatkan hasil yang sama.
MK: Benar. Maka alien juga semestinya mematuhi realitas dan kaidah termodinamika yang sama dengan kita. Klasifikasi ini berasal dari Nikolai Kardashev, seorang astrofisikawan terkenal asal Rusia yang mengajukan pertanyaan: Bisakah kita mengukur – bisakah kita mengukur peradaban-peradaban extra-terrestrial? Ada dua cara untuk mengukur peradaban ini. Pertama melalui energi, yang kedua melalui simpanan informasi. Jika Anda menghitung jumlah total bit (informasi) yang tersimpan dalam sebuah peradaban, itu juga memungkinkan Anda untuk menggolongkan peradaban-peradaban; jadi tak hanya melalui energi, tapi juga melalui simpanan informasi. Kita andaikan Anda adalah Q tipe tiga, maka Q itu boleh jadi merupakan peradaban yang bisa memanfaatkan Unified Field Theory untuk melintasi galaksi-galaksi – jika ini mungkin. Setiap huruf alfabet bisa disamakan dengan jumlah bit yang mereka proses. Huruf A adalah 10 sampai 1, B adalah 10 sampai 2, maka jika kita mengetikkan 3Q, itu berarti Anda merupakan peradaban super. Peradaban yang memiliki energi sepuluh miliar kali lipat, sepuluh miliar kali lipat dari energi zaman sekarang, sementara konsumsi energi dapat disamakan dengan huruf Q.
ST: Well – itu cukup sulit dipercaya.
MK: Ya, memang benar.
PG: Saya punya satu pertanyaan. Ada seseorang yang berbicara tentang Fermi Paradoxon. Dengan teori Anda, dengan ucapan Anda, Anda telah memecahkan Fermi Paradoxon.
MK: Apa? Oh, Fermi Paradoxon. Benar. Pertanyaannya adalah, “Di mana mereka”, iya kan? Jawabannya adalah, dengar, kita selalu memandangnya dari segi teknologi kita yang dipaksakan pada mereka. Kita harus memandangnya dari sisi peradaban tipe tiga. Dari sudut pandang peradaban tipe tiga, barangkali mereka saat ini sedang men-scan sepuluh miliar bintang di galaksi Bimasakti. Mereka barangkali sedang mengirim satelit yang secara eksponen terus meluas. Mereka barangkali sedang mendarat di bulan-bulan dan memeriksa planet-planet, sementara dari perspektif tersebut, kita benar-benar kecil/tidak berarti. Mereka mungkin tidak memiliki waktu dan energi dan bahkan mungkin kita belum termasuk tipe satu.
ST: Tapi saya sungguh yakin bahwa peradaban tipe satu pun bisa men-scan tanda-tanda kehidupan di planet lain. Sehingga, jauh sebelum mencapai masa atau tahap tipe dua atau tipe tiga, mereka bisa saja telah benar-benar tahu mengenai situasi kehidupan di galaksi.
MK: Mereka mungkin tahu hal itu. Tipe tiga mungkin sangat mengetahui bahwa tipe dua dan tipe satu ada di luar sana, dan bahkan mungkin menyadari adanya tipe tiga yang lain.
ST: Saya sedikit berspekulasi; bukankah kehidupan sebenarnya cukup langka? Jika kita mempertimbangkan Drake Equation, bisa saja salah satu faktornya dekat dengan nol, dan karena itu kita mendapatkan bilangan yang sangat kecil tapi masih [mencatatkan] periode masa yang panjang, semua tipe peradaban bisa berkembang di galaksi…..
MK: Ya. Ini adalah Zero-Time-Infinity Problem (Masalah Nol-Kali-Tak Terhingga) yang terkenal itu. Jika saya mengambil angka nol dan mengalikannya dengan tak terhingga (~), maka kita bisa mendapatkan hampir semua angka yang kita inginkan. Jadi jika nol adalah probabilitas adanya suatu peradaban, sementara tak terhingga adalah jumlah bintang yang ada di alam semesta, maka nol kali tak terhingga bisa menghasilkan apapun sebanyak yang Anda inginkan. Karena itu kita sama sekali tidak tahu pasti seberapa mungkin keberadaan makhluk berakal di galaksi. Drake sendiri menduga bahwa boleh jadi ada sepuluh ribu planet di galaksi kita – jumlah ini tidak banyak – tapi mereka kemungkinan hanya akan menjadi tipe satu dan untuk menjadi tipe tiga, ingat baik-baik, dari tipe nol menjadi tipe satu saja merupakan transisi yang sangat berbahaya. Tipe nol masih memiliki semua kebuasan fundamentalisme, nasionalisme, sektarianisme – segalanya berjalan keliru. Tipe satu bersifat planeter, mereka telah mengatasi banyak masalah karena memiliki sistem planet, cara planeter dalam menangani konflik antar kelompok etnik atau semacamnya. Sedangkan tipe nol sangat bengis. Dari sepuluh ribu planet yang mendapat status tipe nol dan bisa mencapai luar angkasa dengan sinyal, boleh jadi hanya sedikit dari mereka yang menjadi tipe satu dan tipe dua.
ST: Apakah menurut Anda ada kesempatan bagi kita untuk menjadi, setidaknya, tipe satu?
MK: Saya kira jika kita melewati ratusan tahun ke depan, kita mungkin akan melihat sebuah abad aquarius. Teman saya, Sir Martin Reece, seorang Astronom Kerajaan Inggris Raya, menyatakan bahwa kita memiliki peluang fifty-fifty untuk menempuh periode ini. Ketika kita memiliki semua teknologi senjata pemusnah masal, kita memiliki kemampuan sekelompok kecil manusia untuk menghancurkan semua kehidupan di planet Bumi. Martin memberi kita peluang fifty-fifty untuk menegosiasikan ini dan menjadi tipe satu. Namun, menurut dia, ketika kita menjadi tipe satu, ada kemungkinan kita dapat berekspansi ke seluruh alam semesta. Kita punya kemungkinan untuk melakukan transportasi superluminal (lebih cepat dari cahaya) melalui wormhole, kita punya kemungkinan bahwa jika kita bisa menguasai Unified Field Theory, kita akan bisa menggunakannya untuk pergi ke sistem bintang lain, galaksi lain – dan bahkan mungkin menciptakan bayi alam semesta.
ST: Menciptakan bayi alam semesta?
MK: Ini adalah topik yang sangat panas dalam ilmu fisika saat ini. Stephen Hawking menulis tentang itu dalam bukunya yang berjudul “Black Holes and Baby Universes”. Bayi alam semesta mengumpulkan cukup banyak energi dalam satu titik, sehingga materi dan ruang menjadi tidak stabil. Alam semesta virtual menjadi alam semesta riil. Partikel virtual adalah partikel yang seperti hantu. Ia tidak eksis di mana-mana tapi kita merasakannya sepanjang waktu. Semua ilmu fisika modern didasarkan pada elektron virtual. Itulah mengapa kita mempunyai ilmu elektronika, contohnya. Begitulah tunneling (penerowongan/penembusan) terjadi: ketika elektron menjadi virtual. Sekarang kita mempercayai alam semesta virtual. Maka jika alam semesta bisa menjadi virtual, ia pun bisa menjadi riil jika Anda menambahkan energi padanya, oke, jadi itulah mengapa kita yakin bahwa jika kita menjadi tipe tiga, kita punya kemungkinan untuk bermain-main dengan hal ini. Tentu saja ini melebihi bayangan kita, akan tetapi tak ada dalam hukum ilmu fisika, tak satupun dalam hukum ilmu fisika, yang menghalangi ini.
PG: Jika Anda berspekulasi demikian, maka boleh jadi alam semesta kita adalah semacam bayi alam semesta yang berasal dari peradaban super yang mengetahui…..
MK: Hal itu tidak bisa dikesampingkan. Ada teori terbaru yang disebut Inflation, dan Inflation didasarkan pada inflasi internal bahwa alam semesta berpucuk dari alam semesta lain, sehingga alam semesta kita sangat mirip black hole. Jika Anda perhatikan, menurut Black Hole Equation dari Schwarzschild: mereka identik. Paramater-parameter black hole identik dengan alam semesta kita. Alam semesta kita memiliki horison, alam semesta kita sangat mirip dengan black hole, dan, dalam beberapa hal, ia adalah black hole. Ia terbelah dari alam semesta yang lebih besar dan menjadi white hole, sehingga, sedikit banyak, alam semesta kita mungkin benar-benar merupakan white hole, yaitu time-reversed black hole (black hole dengan arah waktu terbalik-penj). Kita tak pernah melihat white hole di atas sana. Kita telah mencarinya. Namun kita belum pernah melihat satu pun white hole.
ST: Dan kita mungkin sedang duduk di sebuah…
MK: Tak lain, kita kemungkinan sedang duduk di sebuah white hole.
ST: Ini pemikiran yang sangat mengejutkan.
MK: Semua ini sesuai dengan hukum fisika kita. Hanya hal-hal yang tidak sesuai dengan hukum fisika yang boleh kita tolak. Dan segala hal yang sedang saya katakan pada Anda sesuai dengan hukum fisika. Stephen Hawking dahulu mengatakan bahwa perjalanan waktu adalah mustahil karena kita tidak pernah mendapat kunjungan turis dari masa depan. Ia tidak melihat adanya turis dari masa depan yang mengambil foto dirinya, namun kini ia telah menarik pernyataan tersebut, ia tidak lagi mengatakan demikian. Ia mengatakan bahwa perjalanan waktu adalah mungkin namun sulit dilakukan dan tidak probable, tapi ia juga menyatakan bahwa perjalanan waktu kelihatannya sesuai dengan hukum fisika.
ST: Tapi, sebagaimana pernah dikatakan oleh Feynman, “Pertanyaannya bukanlah, apakah sesuatu itu mungkin; pertanyaannya adalah, apakah ia benar-benar ada.” Jadi saya ingin menanyakan tentang Teori Daniken. Menurut Anda, apakah memang benar, bukan kemungkinan belaka, bahwa di masa lalu pernah ada semacam kontak?
MK: Pertama-tama, saya percaya mereka ada di luar sana. Jika Anda memperhatikan jumlah – di visible universe, yaitu yang bisa kita lihat dengan teleskop kita, terdapat sekitar seratus miliar galaksi dan mungkin ada lebih banyak galaksi di luar horison kita. Tapi teleskop kita bisa melihat sekitar seratus miliar galaksi dan masing-masing galaksi berisi seratus miliar bintang, jadi kita mempunyai bintang sebanyak seratus miliar kali seratus miliar dan Hubble Space Telescope sekarang telah memotret informasi sistem solar, bayi sistem solar, bayi daratan ekliptik. Tahun lalu, kita telah menemukan lebih dari seratus planet yang beredar di sistem bintang lain, banyak dari mereka yang seukuran Yupiter. Jadi saya pikir, Anda harus mendebat hal sebaliknya: mengapa kita tidak melihat makhluk berakal di luar angkasa? Saya pikir daripada mendebat tentang makhluk berakal, sebaiknya Anda mendebat ke arah lain. Mengapa kita tidak melihat makhluk berakal di luar angkasa? Jadi terhadap pertanyaan pertama, “Apakah mereka ada di luar sana?”, jawabannya adalah Ya. Terhadap pertanyaan kedua, “Lalu, di mana mereka?”, baiklah, yang harus Anda tanyakan adalah, “Apakah mereka tipe tiga?” Maka kemudian kita membatasi jumlah peradaban seperti itu karena banyaknya peradaban yang tidak pernah berhasil naik ke status tipe satu. Jika Anda tipe satu dan sampai pada tipe dua, Anda abadi. Sepanjang pengetahuan sains, tidak ada yang dapat menghancurkan tipe dua. Gunung berapi, gempa bumi, zaman es…..
ST: Tapi tentu tipe tiga bisa menghancurkan tipe dua…..
MK: O iya. Hanya ada dua hal yang bisa menghancurkan tipe dua. Pertama, bunuh diri. Dan kedua, berhadapan dengan tipe tiga.
ST: Ya.
MK: Tapi di luar itu, tidak ada bencana alam yang dapat menghancurkan tipe dua. Tubrukan komet bisa dibelokkan, supernova – Anda cukup memindahkan planet atau meredam proses fusi sehingga Anda tidak terkena ledakan neutrino dari supernova tersebut. Jadi jika Anda tipe dua, Anda abadi terhadap bencana alam, kecuali bunuh diri—ini tidak alami—dan dilahap oleh tipe tiga.
ST: Anda pernah menyebutkan Star Trek, Borg, dan Q Continuum. Bagaimana kalau ternyata tipe atau bentuk eksistensi makhluk atau peradaban yang sangat maju berubah total dan bagaimana kalau evolusi ternyata mengambil jalan yang sama sekali berbeda dari yang kita bayangkan sekarang?
MK: Saya pikir itu bisa terjadi secara terburu-buru, relatif cepat pada skala waktu jutaan tahun; kita akan berbicara tentang kemungkinan menggabungkan karbon dengan silikon dalam seratus tahun ke depan. Teknologi kita berbasis karbon, namun teknologi silikon sedang maju pesat, dan teknologi karbon-silikon sedang naik. Kita punya chip DNA, yang bisa men-scan DNA dalam beberapa menit; dibandingkan di masa lalu yang memerlukan waktu tahunan atau bulanan. Kita punya komputer DNA, komputer yang mengkomputasi molekul DNA. Komputer digital yang mengkomputasi nol dan satu, komputer DNA yang mengkomputasi ATCG, asam nukleat yang empat itu. Kita sedang membicarakan penggabungan karbon dan silikon – kita sekarang, di hadapan kita, sudah melihat toko tubuh manusia, salah satu contohnya. Saat ini, tahun ini, kita bisa menciptakan hidung, telinga, kandung kemih, tulang, kulit, dan jaringan penyambung artifisial. Hari ini, semua itu bisa diproduksi di laboratorium. Dalam lima sepuluh tahun ke depan, kita mungkin akan berbicara tentang pembuatan liver (hati) artifisial pertama, menumbuhkannya dengan sel-sel tangkai (stem cell) di laboratorium, karena liver tidak terlalu rumit. Liver hanya tersusun dari beberapa jaringan dan sel. Dalam sepuluh dua puluh tahun, kita akan berbicara tentang toko tubuh manusia, kita akan mampu menciptakan organ-organ jika mereka rusak. Dan kita juga akan menemukan basis genetik penuaan. Kita telah menemukan lebih dari tujuh puluh gen yang mengendalikan proses penuaan manusia, yang mungkin sebenarnya ada ratusan. Kita telah memisahkan tujuh puluh gen dalam tubuh manusia, bukan tikus, bukan bari-bari, tujuh puluh gen yang terlibat dalam metabolisme manusia dan proses penuaan manusia. Jadi jika Anda membawa hal ini ke seratus dua ratus tahun di masa depan, di mana kita mungkin sudah menjadi tipe satu, kita barangkali mampu bermain-main dengan warisan genetik kita. Maka ketika kita pergi ke luar angkasa, kita akan mampu bermain-main dengan arsitektur kita lebih jauh, umpamanya dengan kemati-surian (suspended animation) dan jenis teknologi lain untuk membawa kita ke luar angkasa. Kemati-surian sekarang ini belum mungkin. Jika Anda memperhatikan ikan, beberapa ikan bisa membeku keras, dan kemudian mencair. Kita sekarang tahu kenapa itu terjadi. Darah mereka mengandung glukosa yang bertindak sebagai anti-pembekuan. Katak dan ikan tertentu bisa membeku keras di dalam es dan temperatur tubuh mereka sedikit di bawah pembekuan, tapi mereka memiliki anti-pembekuan sehingga tubuh mereka tidak membeku. Di masa depan kita mungkin akan mampu bermain-main dengan DNA kita sendiri untuk menciptakan anti-pembekuan di dalam DNA kita, sehingga kita bisa bertahan meski membeku keras. Tapi itu seratus dua ratus tahun lagi dari sekarang. Jadi, jawabannya adalah “ya”. Ketika masanya tiba kita bepergian ke luar angkasa, kita akan memiliki nano-technology, dan kekerasan luar angkasa – ketika kita benar-benar berjumpa dengan peradaban-peradaban di luar angkasa, mereka mungkin setengah komputer setengah organik. Pesawat ruang angkasa sendiri boleh jadi hidup. Freeman Dyson menulis tentang astro-chicken. Astro-chicken adalah pesawat roket yang dimodifikasi secara genetik yang memanfaatkan chicken technology untuk mereplikasi diri…..
ST: …ini adalah organisme setengah hidup juga, ya.
MK: Pesawat ruang angkasa itu sendiri kemungkinan setengah hidup.
ST: Lalu adakah suatu alasan bagi peradaban original atau bentuk kehidupan original untuk pergi ke luar angkasa? Mengapa mereka tidak mengirimkan robot atau satelit saja?
MK: Cara paling matematis, dan ini tidak selalu paling benar, cara paling efisien secara matematis adalah menjelajahi luar angkasa dengan satelit von Neumann yang bisa mereplikasi diri. Saya berpikir tentang virus, virus adalah molekul – di antara beberapa puluhan ribu atom, tapi ini molekul. Molekul akan menjajah seluruh tubuh manusia dalam satu minggu, memberi kita penyakit flu, dan ia melakukan ini dengan membajak mesin molekuler setiap sel. Akibatnya setiap sel memproduksi ratusan ribuan virus – begitulah cara paling efisien secara matematis dalam menjelajah galaksi, Anda harus memiliki sebuah bola (sphere) yang mengembang dengan kecepatan cahaya, bola yang terdiri dari satelit-satelit. Masing-masing satelit mendarat di sebuah bulan, menciptakan lebih banyak satelit yang meluncur dengan kecepatan yang mendekati kecepatan cahaya. Anda bisa memiliki bola triliunan satelit yang mengembang dengan kecepatan cahaya, yang mendarat di setiap bulan dan menciptakan lebih banyak salinan dirinya sendiri.
ST: Tapi ini juga adalah aspek yang menakutkan jika kita sekali lagi berpikir tentang Star Trek. Borg – peradaban intergalaksi tipe tiga – pada dasarnya berperilaku sama seperti virus.
MK: Sekarang saya berasumsi bahwa makhluk berakal di luar angkasa, seandainya kita menjumpai mereka, mungkin keturunan predator. Alasannya begini; perhatikanlah planet Bumi – siapa yang lebih cerdas, binatang yang matanya di depan wajah atau binatang yang matanya di sisi wajah? Jika Anda seekor kelinci atau rusa, mata Anda berada di sisi wajah Anda, karena Anda memerlukan penglihatan 380 derajat untuk lari dari predator. Jika Anda seekor harimau, singa, musang, atau seorang pemburu, mata Anda berada di depan wajah Anda. Anda memiliki sepasang mata di depan wajah Anda karena Anda pemburu. Memburu artinya menyergap. Anda bisa membuat rencana, Anda mengetahui kebiasaan rusa dan binatang-binatang – Anda memiliki sifat stealth (ketersembunyian/ketersamaran). Anda tahu caranya menjadi tersembunyi, dan itu memerlukan teknologi tinggi di dalam otak.
ST: Tapi burung juga memiliki itu.
MK: Ya, tapi burung mungkin keturunan….. – beberapa burung predator seperti elang memiliki penglihatan bifocal (jauh dan dekat) yang sangat fokus. Ikan hiu memiliki binocular stereovision (sepasang mata teropong) yang sangat fokus. Bukan hanya mamalia [yang berkarakter demikian]; dalam kerajaan binatang, biasanya organisme-organisme yang matanya di depan wajah merupakan predator dengan arsitektur syaraf lebih kompleks. Elang lebih kecil dari anjing karena alasan ini. Jadi terkait kepergian kita ke luar angkasa, well… mereka (penghuninya) mungkin adalah keturunan predator. Namun, tak berarti bahwa mereka akan memakan kita, karena mereka tidak terbuat dari DNA yang sama, atau DNA-nya akan sangat jauh berbeda dari struktur sel kita. Jadi mungkin mereka takkan mampu mencerna protein kita. Kita, di planet Bumi kita, memiliki protein-protein yang sangat spesifik untuk dicerna, dan alien luar angkasa mungkin tidak memiliki protein-protein ini sehingga mereka tidak akan memakan kita. Namun, dalam pikiran kita, kita harus sadar bahwa mereka kemungkinan merupakan keturunan predator; kita harus ingat itu.
ST: Mungkin mereka juga khawatir mendarat di sini karena mereka melihat apa yang kita makan. Dari sudut pandang mereka, kita sering memakan famili terdekat kita…..
MK: Bagaimanapun, menurut sudut pandang pribadi saya adalah, karena mereka tipe satu dan bersifat planeter, mereka memiliki pakta perjanjian, mereka mengadakan negosiasi, mereka memiliki cara untuk membuang semua bentuk kebuasan dan keserakahan yang melambangkan kemunculan mereka dari rawa. Untuk keluar dari rawa, diperlukan banyak persaingan, dan itu berarti ada banyak kebuasan dalam rawa. Namun, setelah kita mencapai status tipe satu, akan menjadi kontraproduktif jika kita berperilaku buas dalam hubungan kita dengan suku lain, dengan spesies lain. Karena itu, pada saat mereka mencapai tipe dua, mereka akan melewati ribuan tahun untuk meniadakan semua keserakahan dan keganasan yang melambangkan asal-mula mereka dari rawa. Jadi, saya pikir mereka akan menghendaki perdamaian, karena mereka tidak hanya menghabiskan berabad-abad, mereka menghabiskan bermilenium-milenium, puluhan milenium, untuk mengatasi sebagian besar permasalahan mereka.
ST: Jadi pada dasarnya Anda mengatakan bahwa mereka yang telah mencapai tipe dua pasti cinta damai, sebaliknya [tidak demikian] bagi mereka yang belum mencapainya.
MK: Ya, tapi jika mereka menggunakan senjata pemusnah masal milik mereka untuk berperang di kalangan mereka, mereka pasti telah menghancurkan diri mereka sendiri. Namun, sekali lagi saya katakan, mereka sekarang telah benar-benar bersifat planeter. Mereka bisa berbicara satu sama lain dalam satu bahasa planeter, mereka bisa tertawa dalam satu lelucon planeter…
ST: Secara teknis kita telah bisa melakukan itu…..
MK: …hanya elit – hanya elit di Bumi yang bisa melakukan itu saat ini. Perhatikanlah kebangkitan bangsa-bangsa, kebangkitan bangsa-bangsa dilambangkan dengan kebangkitan para elit industrialis dan kapitalis yang menginginkan satu bahasa bersama, bea bersama, pajak bersama, perbatasan bersama, untuk menjalankan bisnis. Jadi, sedikit banyak, kebangkitan sebuah bangsa mengikuti kebangkitan kapitalisme. Sekarang kita punya bangsa-bangsa kapitalis, tapi bukan bangsa-bangsa modern. Mereka, pada dasarnya, adalah kerajaan feodal. Ada sebuah lelucon di Prancis, jika Anda bepergian di antara dua provinsi di Prancis, Anda harus mengubah mata uang dan pada waktu yang sama mengubah dialek. Kita tahu, tidak ada Prancis bersatu, tidak ada Prancis modern, tidak ada Inggris modern. Mata uang modern, bea modern, dan sistem pajak, adalah produk tambahan kapitalisme. Kini kita sedang memasuki sebuah sistem tipe satu di mana kita memiliki Uni Eropa. Kini semua pajak, dan mata uang dan bea bersama sedang dimodifikasi. Mengapa mereka melakukan itu? Untuk menghadapi NAFTA, karena NAFTA telah memiliki bahasa dan mata uang bersama, dan penurunan bea bersama. Jadi kita sedang melihat permulaan sistem ekonomi planeter, yang tidak setamak, tidak sebuas, ekonomi pada abad-abad lalu.
ST: Jadi Anda mengesankan bahwa dengan memasuki luar angkasa dan berekspansi ke planet lain, maka pertumbuhan tak terbatas pada dasarnya adalah mungkin?
MK: Ya, karena Anda akan mendiami sistem bintang lain. Biar saya perjelas. Kita mungkin akan tetap di planet Bumi selama beberapa abad. Orang-orang bermimpi tentang membentuk Mars menjadi terra (area datar yang bisa diolah/dikembangkan-penj), tapi itu masih sangat jauh. Ada satu alasan, yaitu biaya; diperlukan puluhan ribu dolar, sepuluh sampai empat puluh ribu dolar, untuk meletakkan satu pon benda di orbit. Kita andaikan saja astronot John Glenn yang terbuat dari emas murni, astronot seharga emas murni. Seperti itulah biaya mengirim John Glenn ke luar angkasa. Sangat mahal! Itulah mengapa hanya orang Amerika, dan mungkin juga China, yang sekarang mampu mengalihkan sebagian aset nasional mereka untuk mengirim sesuatu ke orbit, yang membutuhkan banyak uang. Biaya itu dalam beberapa dekade ke depan mungkin tidak akan turun sangat banyak. Jadi saya pikir kita akan tetap di planet Bumi selama beberapa abad. Dan kita akan menghabiskan berabad-abad untuk mengatasi persaingan negara, sektarianisme, persaingan agama, dan saya menduga bahwa di luar angkasa sana mereka (penghuninya) juga memiliki permasalahan yang sama. Perjalanan luar angkasa juga sangat mahal untuk mereka. Dan pada saatnya kita berjumpa dengan mereka, mereka akan memiliki sifat cinta damai daripada kebuasan predator.
ST: Dan mereka juga harus menemukan cara untuk hidup dengan sumber daya mereka yang terbatas serta permasalahan lainnya yang mereka miliki selama tinggal di planet mereka.
MK: Benar. [Seperti itulah mereka] sebelum menjadi tipe dua dan bersifat stellar (bintang), sedangkan dalam tipe dua, mereka bisa langsung mengkonsumsi energi dari matahari.
ST: Itu adalah masalah kelangsungan hidup. Saya pikir keadaan itu, setidaknya, sama bahayanya dengan persaingan.
MK: Ya. Ada masalah kelangsungan hidup, karena cepat atau lambat planet mereka akan melemah dan mereka masih belum memiliki [teknologi] perjalanan ruang angkasa yang cukup murah untuk memanfaatkan tenaga matahari. Mereka tidak punya solar collector (pengumpul tenaga solar-penj) raksasa yang bisa mendapatkan energi tak terbatas dari matahari dan mereka terkurung dalam satu planet sehingga muncul masalah di sana. Tipe satu masih sedikit tidak stabil. Tipe dua relatif stabil karena mereka memiliki energi tak terbatas dari matahari, sedangkan tipe satu relatif tidak stabil. Jadi pada saatnya kita berjumpa dengan mereka, kemungkinan mereka telah menjadi tipe tiga. Dan bahkan bisa saja lebih dari itu.
ST: Atas skenario apa Anda bisa membayangkan bahwa sebuah peradaban tipe tiga akan tertarik pada peradaban yang lebih rendah.
MK: Saya pikir mereka akan tertarik pada kita karena mereka kelak memiliki sifat ingin tahu. Itulah yang melambangkan kebangkitan mereka dari rawa. Evolusi di bumi sepertinya tak seberapa, makhluk istimewa adalah makhluk yang berakal, yang ingin tahu tentang lingkungannya dan bisa menjelajah dan memanfaatkan lingkungan baru; jadi saya pikir mereka akan memiliki keingintahuan untuk menjelajah dan mengadakan kontak dengan peradaban tipe satu.
PG: Dengan kata lain, jika kita memikirkan adanya peradaban tipe tiga dan mereka cinta damai, karena kalau tidak, mereka tidak akan menjadi tipe tiga, dan jika mereka ingin menjelajah planet lain, adalah cukup mungkin bahwa mereka akan memberi kita, sebagai peradaban barbar, suatu jenis peradaban yang lebih tinggi…..
ST: Mungkin saja, tapi saya kira kita terlalu primitif bagi mereka untuk diajak bermain-main. Beberapa orang mengatakan mengapa mereka tidak menemui kita dan memberi kita suatu teknologi dan hal-hal semacamnya, iya kan? Jika Anda menemui semut-semut di sarang semut (anthill), apakah Anda memberi mereka manik-manik, apakah Anda memberi mereka obat, apakah Anda memberi mereka ilmu fisika nuklir? Anda akan bilang tidak. Semut tidak akan bisa memahaminya. Akan berbahaya bagi mereka untuk memiliki teknologi ini.
PG: Tapi semut tidak paham dan bahkan tidak mampu membayangkan pemikiran tentang eksisnya sesuatu (makhluk) seperti kita, sementara Anda dan yang lain telah mampu membayangkan pemikiran bahwa peradaban tipe tiga itu eksis, dan bahkan kita sedang menyelidiki mereka. Jadi semestinya kita menarik perhatian mereka.
MK: Memang menarik perhatian beberapa dari kita, tapi untuk orang awam – semut awam – itu pasti menakutkan. Jika semut-semut ini bertemu dengan Anda, hal pertama yang mereka lakukan adalah lari, benar kan, jadi saya pikir mereka tidak akan mampu mencerna teknologi ini, mereka tidak akan mampu memahaminya. Jadi, jika saya berpikir lagi dari sudut pandang mereka (peradaban tipe satu), mereka tidak memperoleh apa-apa dalam pembicaraan dengan tipe nol.
ST: Ya. Tapi kita punya entomolog (pakar serangga). Maka semestinya ada entomolog tipe tiga.
MK: (Tertawa) Well, tapi mereka bisa mendapatkan informasi itu dari kita dengan men-scan kita dari bulan atau mereka mungkin juga memiliki pangkalan di Bumi. Siapa tahu? Mungkin mereka mempunyai monolith di Bumi.
ST: Itu bisa Anda temukan pula dalam Star Trek; biasanya dari pangkalan-pangkalan tersamarkan di planet lain mereka mengamati peradaban buas.
MK: Dan Anda mengamati karena tidak ingin menciptakan teror. Anda tidak ingin menimbulkan teror pada individu-individu ini, dan Anda tahu, kontak yang hendak Anda bangun akan sangat sangat spesifik. Anda tahu caranya mendapatkan informasi tertentu, Anda tahu caranya membangun kontak terbatas, tapi Anda tidak akan memberi mereka keunggulan teknologi global karena Anda tahu Anda bisa melakukan pengrusakan dengan teknologi ini, dan evolusi adalah teori yang sangat sangat bersifat persaingan. Maksud saya, kita punya aspek persaingan pada otak kita.
ST: Ya. Benar sekali.
MK: Dan jika Anda memberikan ray gun (senjata sinar) kepada manusia Cro-Magnon, mereka akan menyapu bersih Neandertal dalam hitungan minggu. Mereka akan tetap disapu bersih meski tanpa ray gun, jadi saya pikir adalah bahaya jika spesies yang sangat maju seperti itu memberikan senjata atau teknologi kepada spesies yang sangat sangat primitf, dan mereka akan menyelesaikan evolusi mereka dengan sangat sangat cepat dengan senjata itu.
ST: Mungkinkah mereka memiliki semacam etika kontak – seperti, lagi-lagi, dalam Star Trek?
MK: Ada kemungkinan.
ST: Misalnya, Bumi dinyatakan sebagai area dilindungi, atau sepanjang status tipe satu belum tercapai, planet ini benar-benar di bawah perlindungan dan tidak boleh disentuh?
MK: Ya, kita bisa berspekulasi demikian. Tapi, mungkin area-area tertentu akan dibiarkan tidak dieksplorasi oleh mereka. Area-area tertentu yang tidak berharga untuk dieksplorasi, tak menimbulkan minat peradaban tipe satu, dan begitu banyak planet di galaksi yang kita anggap eksis, dan semuanya harus dikunjungi satu persatu. Jadi saya kira akan memerlukan waktu lama sebelum segala macam kontak dilakukan dan sekalipun suatu kontak telah dilakukan, mereka ingin meminimalkannya. Kita belum menjadi tipe satu. Sekali Anda menjadi tipe satu, Anda akan benar-benar memanfaatkan gagasan, pemikiran, dan kreatifitas puluhan miliar penghuni berpendidikan, daripada sekarang memiliki seorang elit yang memerintah sebagian besar masyarakat yang bodoh.
PG: Pertanyaan lain. Tidak bisakah kita melihatnya jika memang di luar sana ada peradaban tipe tiga, mungkin mereka peradaban galaktik dan bisa mengontrol energi galaksi; jika kita memandang ke langit dan melihat semua galaksi, tidak bisakah kita mengenali sebuah galaksi yang tidak seperti yang lain yang…..
MK: Well kami sudah memikirkan itu. Maksud saya, beberapa astronom telah mencatat bahwa ketika kita memandang ke luar angkasa, semua galaksi terlihat sama. Anda tidak melihat adanya sisa kehidupan. Sementara untuk memindahkan sesuatu di galaksi, sehingga kita bisa melihat mereka dari jauh, cukup sulit. Jika Anda memotret Bumi dengan menggunakan satelit-satelit kita, Anda akan temukan, sebagian besar satelit memperlihatkan bahwa di Bumi tidak ada kehidupan. Ini cukup menarik, tapi satelit Galileo mampu memperlihatkan bahwa ada kehidupan di Bumi.
ST: Jadi ia dirancang untuk menemukan seluruh sidik jari, untuk menemukan jejak gas dan segala hal.
MK: Benar. Cukup sulit untuk melihat adanya kehidupan di Bumi.
ST: Tapi kita sedang mencari apa yang sebenarnya kita selidiki. Maksud saya, kita tahu apa yang kita cari.
MK: Benar.
ST: Sekarang kita tahu seperti apa tanda-tanda kehidupan, sehingga ketika kelak kita men-scan planet-planet extrasolar (di luar solar/tata surya kita-penj) dengan Darwin Project atau dengan sistem lain yang muncul di pertengahan abad, kita akan mencari ozon, kita akan mencari oksigen, kita akan mencari uap air dan jejak gas lain yang menjadi pertanda kehidupan.
MK: Untuk tipe nol, ya? Ketika kita telah menjadi tipe satu, kita tidak lagi punya unsur kimia hidrokarbon.
ST: Kita masih punya ozon di atmosfer, saya kira – saya harap.
MK: Ya, untuk melindungi diri Anda. Tapi sekali lagi – jika Anda berada di tempat seperti bulan Europa, Anda bisa memiliki peradaban di sana tanpa karakteristik ini….
ST: Jadi lagi-lagi kita tetap mencari sendiri?
MK: Benar. Di Europa (BulanYupiter), Anda temukan contoh lubang-lubang gunung berapi (volcano vent). Lubang-lubang gunung berapi bisa memberi Anda energi tanpa cahaya matahari. Mungkin dahulu kita bermula seperti itu. Jika Anda memikirkannya, cahaya matahari sangat penting bagi eksistensi kita, di mana semua mesin kita, mesin molekuler, dijalankan oleh cahaya matahari. Namun mungkin juga kita tidak bermula dengan cara itu. Kita mungkin bermula di dekat lubang-lubang gunung berapi, tidak bergantung kepada cahaya matahari. Unsur kimia kita mungkin didasarkan pada lubang-lubang gunung berapi dan itulah yang kita temukan di Europa. Kita menemukan sebuah lautan di bawah lapisan es. Kita menemukan lubang gunung berapi, mungkin kemudian kehidupan, yang berawal dari ikan. Ikan tanpa mata, ikan tanpa astronomi, tapi ikan yang mungkin memiliki suatu industri yang eksis di bawah lapisan es Europa dengan arsitektur yang sama sekali berbeda. Awalnya mereka tidak akan memiliki pesawat ruang angkasa karena mereka tidak tahu tentang eksistensi bintang-bintang, kecuali bintang laut.
ST: Betul. Jadi bagaimana seharusnya kita mencari peradaban-peradaban lain di alam semesta?
MK: Well, tentu saja kita sendiri harus mencarinya, karena bagaimana lagi kita melakukannya? Bagaimanapun, kita harus mencari unsur kimia yang kaya, dan sejauh ini, unsur kimia yang kaya yang kita ketahui adalah yang berbasis karbon. Karbon memiliki empat ikatan. Dan, Anda tahu, silikon memiliki empat ikatan, tapi tidak kaya. Kita harus mencari unsur kimia berbasis karbon, dan kita harus mencari sumber energi. Untuk menciptakan kehidupan, Anda perlu energi, Anda harus punya stabilitas, Anda harus punya kompleksitas. Energi berasal dari matahari; Anda perlu stabilitas karena Anda berada di atas sebuah planet sirkular di Goldilock Zone, Anda perlu kompleksitas karena karbon dengan empat ikatannya. Selain daripada itu, segalanya bisa benar-benar terjadi.
ST: Terkait dengan Teori Daniken, ada juga pencarian artefak-artefak extra-terrestrial. Anda menyebutkan kemungkinan pangkalan di bulan, contohnya – sebagai pemikiran yang sangat hipotetis. Jika seseorang hendak mencari artefak extra-terrestrial di sistem solar, menurut Anda, apa yang seharusnya ia cari di sana?
MK: Pertama-tama kita bukan harus mencari teknologi tipe nol. Kita harus mencari teknologi tipe tiga di Bumi, contohnya, nano technology. Banyak dari teori-teori mengenai extra-terrestrial intelligence ini dirumuskan pada tahun 30-an dan 40-an sebelum munculnya teknologi nano. Sekarang dengan teknologi nano, kita bisa me-miniatur-kan barang-barang, membuat barang-barang menjadi super kuat pada level molekuler dengan carbon nano tube, mungkin kita bisa membuat mesin atom, membuat laboratorium atom yang seukuran atom. Ketika Kubrik mengerjakan filmnya, ia menggunakan monolith setinggi lima belas kaki atau lebih. Sekarang, itu tidak harus setinggi lima belas kaki!
ST: Mungkin tidak akan terlihat.
MK: Bisa sekecil kotak roti. Hanya perlu memiliki simpanan informasi untuk mereplikasi diri dan memulai proses pencarian emisi tipe satu, mempelajari peradaban tipe satu, dan mereka bisa saja ada di Bumi. Tentu saja di Bumi terdapat lebih banyak erosi sehingga mereka kemungkinan tidak bisa bertahan lama. Di bulan mereka dapat bertahan selama miliaran tahun, tapi, Anda tahu, Bumi memiliki unsur karbon yang kaya. Jadi, terlepas dari pemikiran Anda tentang Bumi, Anda akan berpikir bahwa Bumi akan menjadi sebuah laboratorium untuk memulai bentuk kehidupan baru. Jika Anda adalah bentuk makhluk berakal yang mengunjungi sistem solar kami sebelum kedatangan manusia dan Anda melihat dinosaurus berjalan di muka Bumi, Anda bisa bilang pada diri Anda, “well yeah, beri cukup waktu”, mungkin Anda mendapatkan dinosaurus cerdas. Lalu mengapa tidak mendaratkan satelit di sana? Mengapa tidak mendaratkan satelit dan membangun koloni, Anda tahu, cukup mendirikannya dan menginvestigasi semua hal lalu menunggu. Cukup menunggu. Dan, sekali lagi, makhluk-makhluk ini kemungkinan semi-computerized. Anda tahu, sebagian dari akal mereka mungkin adalah mesin. Jika kita bertemu dengan salah satu makhluk ini, mereka akan terlihat agak aneh menurut kita, karena kita berasumsi itu adalah teknologi tipe nol yang dipaksakan pada tipe nol. Teknologi tipe tiga akan menggunakan nano technology. Ini kemungkinan adalah penggabungan karbon dan silikon. Kemungkinan setengah hidup – jika Anda tinggalkan objek tersebut di belakang satelit, ia akan setengah hidup, ia akan di-miniatur-mikro-kan (micro-miniaturized) pada skala yang fantastis.
ST: Tapi jika saya pikir-pikir, teknologi ini bisa dipahami oleh kita sekalipun yang bukan tipe satu.
MK: Benar.
ST: Jadi mungkin dalam kenyataannya, kita memang harus mengharapkan sesuatu yang bahkan tidak bisa kita bayangkan sedikit pun…..
MK: Bahkan mungkin yang tidak bisa dipahami sekalipun. Benar. Ingat, sebagaimana Anda katakan, teori-teori kita didasarkan pada pemikiran yang diproyeksikan di zaman sekarang.
ST: Dan itu berubah secara dramatis hanya dalam tiga puluh tahun terakhir.
MK: Yeah. Hanya dalam periode sesingkat itu. Kita tidak lagi melihat model UFO tahun tiga puluhan atau empat puluhan. Kita melihat kemungkinan transportasi dimensi yang menembus dimensi meski tanpa pesawat ruang angkasa, contohnya. Kita mencari kemungkinan micro-miniaturization dan penggabungan karbon-silikon. Lima puluh tahun dari sekarang (tertawa). Itulah alasannya saya mendalami hukum fisika. Hukum fisika tidak berubah sebanyak itu. Butuh tiga ratus tahun bagi Einstein untuk mengganti Newton dan sekarang String Theory sedang berjalan tapi String Theory merupakan perluasan Quantum Theory, perluasan Teori Einstein. Jadi kita pikir hukum fisika akan tetap layak untuk ribuan tahun. Hukum biologi dan hukum sains komputer akan berubah sangat cepat. Tapi meski dalam waktu singkat kita menguasai ilmu biologi dan komputer, kita telah benar-benar percaya bahwa perjumpaan dengan makhluk luar angkasa nanti akan cukup berbeda dari perjumpaan pada tahun 1950-an atau 1940-an. (Seekor burung hitam terbang turun naik di luar jendela kantor Erick V. Daniken). Ada seekor burung yang sedang mencoba membangun kontak dengan kita, benar kan?
ST: (Tertawa) mungkin itu robot alien….
MK: …..ia tidak bisa membayangkan adanya kaca. Mereka tidak bisa membayangkan ada sesuatu yang seperti kaca, sehingga mereka menabrak benda-benda. Anda tahu ada benda lain yang seperti kaca…. Anda benar, kita tahu tidak ada yang lain. Itulah kenapa saya menjadi fisikawan dan itulah kenapa saya berpikir bahwa dari sudut pandang fisika, hukum fisika tidak akan berubah dalam seribuan tahun ke depan sampai kita menemukan lapisan baru dalam fisika.
ST: Tapi Anda tidak tahu sebenarnya seberapa besar porsi pengetahuan kita saat ini. Maksud saya, pengetahuan yang Anda ketahui saat ini mungkin ternyata hanya bintik kecil dari model yang jauh lebih besar.
MK: Yeah. Namun kita pikir, tidak semua orang, ada satu Final Theory. Saya kira sekarang kita sangat dekat dengan Final Theory. Contohnya biologi – ketika akhirnya DNA terungkap, itu merupakan final theory. Mulai sekarang, semua riset dalam biologi berbasiskan DNA.
ST: Tapi Anda sedang menjelaskan alam realitas.
MK: Yeah, saya menginginkan DNA realitas. Benar. Ini yang kita inginkan – kode kosmik, yang dalam biologi telah ditemukan. Ahli biologi telah memiliki kode kosmik mereka sendiri. Kita sedang mencari DNA alam semesta, kode genetik yang membuat alam semesta kita tercipta.
ST: Dan kemudian segalanya akan menjadi fisika terapan?
MK: Well, lihat saja biologi. Biologi adalah DNA terapan. Dan lihat juga kimia. Kimia tak lain adalah fisika atom terapan dan fisika atom adalah fisika nuklir terapan. Dan fisika nuklir terapan adalah, kami pikir, String Theory terapan. String Theory sendiri, kami pikir, adalah DNA dari semua teori. Saya kira, kita tidak bisa membuktikannya, tapi semua indikasi menunjukkan bahwa ini merupakan final theory.
ST: Ya, bukti merupakan masalah kita yang lain. Anda menyebutkan beberapa cara bagaimana ini bisa dibuktikan secara tidak langsung…..
MK: Ya. Satelit WMAP (Wilkinson Microwave Anisotropy Probe) pada Februari tahun ini mengambil gambar bayi alam semesta yang bertanggal 379.000 tahun setelah permulaan penciptaan. Ini memberi kita gambaran Big Bang paling detail, gambar-gambar setelah ledakan Big Bang. Lima belas tahun mendatang kita akan meluncurkan LISA (Laser Interferometry Space Antenna) ke luar angkasa. Tiga satelit yang akan mendeteksi gelombang gravitasi. Ini bukan gelombang udara (shockwave) setelah goncangan tapi gelombang udara sungguhan (dari Big Bang). Kita akan memotretnya dengan satelit-satelit kita lima belas tahun mendatang. Kita telah diberi persetujuan awal dari NASA, tiga satelit yang mengorbit membentuk segitiga yang dihubungkan oleh sinar laser saat mereka beredar di luar angkasa. Gelombang yang menyentuh ketiga sinar laser ini akan menggoncangkan mereka, membuat mereka mengalami fase yang berbeda-beda. Dan kita akan mampu mendeteksi black hole, bintang neutron, dan supernova di luar angkasa, serta penciptaan itu sendiri yang hingga kini masih bergema di seluruh alam semesta. Ini seharusnya menyelesaikan teori kita. Kita seharusnya bisa mendapat informasi penting. Orang-orang mengatakan Anda tidak bisa menguji String Theory karena kita tidak memiliki atom smasher (pemecah atom) seukuran galaksi. Kita punya sesuatu yang lebih hebat dari itu. Kita punya atom smasher seukuran alam semesta. Jika Big Bang itu sendiri adalah atom smasher, ia telah memecah banyak atom ketika alam semesta tercipta. Sementara gelombang udara gravitasi, kita akan memotretnya, berasal dari sepertriliun detik Big Bang, bukan 379.000 tahun setelah Big Bang. Ini seharusnya menjelaskan teori inflasi yang merupakan teori dominan dalam kosmologi; lebih dari itu, ini juga seharusnya memberi kita firasat mengenai String Theory.
ST: Jadi Anda masih sedang menanti masa-masa yang mengasyikkan.
MK: Yeah, ini adalah masa yang hebat untuk menjadi seorang fisikawan….
ST: Saya bisa merasakan itu.
MK: Karena sekarang kita tidak sekedar membual bahwa seharusnya ada sebuah unified field theory; kita benar-benar punya itu sekarang. Kita hanya harus membuktikan bahwa ini memang Unified Field Theory. Ini memaksa kita untuk berhadapan dengan hal-hal seperti worm hole, mesin waktu, dan higher dimension (dimensi yang lebih tinggi), yang biasanya tidak ingin kita pikirkan, tapi sekarang terpaksa kita harus berhadapan dengan ini, dan di sisi lain galaksi, makhluk berakalnya juga pasti akan mengalami hal yang sama. Mereka juga akan memecah atom, mereka juga akan mengerti bahwa ada sebuah unifeid field theory yang mendasari semua kedudukan fundamental dan mereka mengalami hal yang sama dengan kita. Dan mungkin jika mereka berada seratus ribu tahunan di depan kita, mereka menggunakan ini sebagai arena bermain aktivitas mereka. Dan satu hal lagi, kita tahu dari satelit WMAP bahwa alam semesta itu sedang berakselerasi dan ia mungkin akan mati dalam big freeze triliunan tahun dari sekarang. Pada titik tersebut, saya pikir kita semestinya meninggalkan alam semesta. Setiap makhluk berakal yang maju harus mempetimbangkan opsi meninggalkan alam semesta secara serius dan pergi menuju alam semesta yang lebih hangat.
ST: Tapi saya berasumsi jika Planck Energy bisa dimanfaatkan, maka hal ini bisa diulur untuk waktu yang sangat lama?
MK: Well, perluasan alam semesta sepertinya terus meningkat. Dan miliaran tahun dari sekarang, ia bisa sangat dingin sehingga kita mungkin harus meninggalkan alam semesta ini, kita mungkin harus membuat sekoci penolong (lifeboat) untuk pergi ke alam semesta lain. Itu adalah tema dalam buku saya berikutnya.
ST: Barangkali kita bisa menciptakannya sendiri.
MK: O iya. Itulah yang disebutkan Allan Guth, bapak Inflationary Theory; suatu saat di masa depan dia mungkin akan memenangkan Hadiah Nobel. Dia secara aktif menulis tentang bayi alam semesta. Dia menyebutnya puteri alam semesta. Apa yang dibutuhkan untuk menciptakan alam semesta lain? Tentu saja temperaturnya setriliun triliun derajat celsius, tapi sekali lagi, kita bisa membayangkan bahwa sebuah teknologi maju pasti dapat menghasilkan setriliun triliun derajat celsius. Sinar laser contohnya. Ia kemungkinan mampu menciptakan sinar laser super yang mengkonsentrasikan cukup energi sehingga alam semesta virtual menjadi riil. Seperti di laboratorium, kita bisa memperoleh elektron virtual dan membuatnya menjadi riil. Sinar laser super mungkin mampu membuat alam semesta virtual dan menjadikannya riil.
ST: Terkait Big Freeze – mungkin Anda pernah membaca atau setidaknya mendengar buku Freeman Dyson, Time Without End?
MK: Tidak, apa itu buku baru?
ST: Sudah lama – tahun tujuh puluhan –, dalam buku itu ia menyatakan, kebanyakan secara termodinamis, bahwa [proses termodinamika] akan sangat dingin tapi tidak akan pernah menyentuh level nol mutlak, dengan demikian setiap proses akan sangat lambat tapi tidak akan pernah benar-benar berhenti.
MK: Ia mungkin saja keliru. Ada sebuah artikel yang diterbitkan dalam Scientific American sekitar dua tahun lalu, karangan Lawrence Kraus, yang menyatakan bahwa Freeman Dyson mungkin keliru. Bagaimanapun, ia keliru karena adanya celah. Kita sekarang percaya bahwa ada sebuah konstanta kosmologis di alam semesta. Dark energy.
ST: Jadi itu diajukan kembali!
MK: Benar, diajukan kembali, diperkenalkan pada tahun 1960, namun sebenarnya pertama kali muncul pada tahun 1917; jika ada suatu dark energy maka seharusnya ada floor (level terendah). Ada suatu floor minimum dan Anda tak bisa hidup di bawah floor tersebut, dan oleh sebab itu, ketika alam semesta terus mendingin dan mencapai floor-nya, maka semua mesin akan berhenti. Pemrosesan informasi akan mustahil. Pemrosesan informasi hanya mungkin terjadi jika Anda mempunyai perbedaan temperatur. Jika delta T (perbedaan temperatur) nol maka proses informasi menjadi nol. Kehidupan bisa didefinisikan sebagai pemrosesan informasi, oleh karena itu, ketika kita mencapai floor (yaitu dark energy), semua pemrosesan informasi akan berhenti.
ST: Anda benar – lagipula Freeman tidak punya suatu konstanta kosmologis.
MK: Ia tidak punya? Benar juga. Itu baru diperkenalkan tiga sampai lima tahun terakhir.
ST: Ya bukunya terbit tahun tujuh puluhan. Meski demikian, menurut saya tampak meyakinkan.
MK: Yeah, tampak meyakinkan. Benar.
PG: Tadi Anda bicara tentang buku Anda di masa mendatang. Ada beberapa mahasiswa peneliti di AAS dan barangkali Anda bisa memberi mereka suatu nasehat bagaimana mengerjakan tema ini, mungkin sangat menarik, haruskah mereka mempelajari fisika atau haruskah mereka menghubungi Anda atau apa yang harus mereka lakukan? Bisakah Anda memberi nasehat?
MK: Well, saya pikir sains itu semacam membangun sebuah rumah. Pertama-tama Anda harus punya fondasi yang kokoh dan riil. Semakin kokoh fondasinya, semakin baik rumah yang Anda bangun. Kemudian Anda harus menjadi seorang arsitek agar mampu membuat ruangan, jendela, dan hal-hal semacamnya. Kemudian Anda harus menjadi seorang seniman. Anda harus menjadi seniman untuk memastikan bahwa rumah itu terlihat indah dan bagus. Jadi jika kita ingin menjadi seorang ilmuwan, pertama kita harus memahami landasan riil-nya. Kita harus memahami Quantum Theory. Anda harus memahami Relativitas. Anda harus memahami teknologi DNA, memiliki fondasi riil. Kemudian Anda harus membangun ruangan, Anda harus mampu berspekulasi, Anda harus mampu bermimpi tentang sebuah rumah, dan pada akhirnya Anda harus menjadi seorang seniman. Anda harus kreatif. Anda harus menjadi cahaya wawasan dan imajinasi, yang tidak bisa diajarkan dalam buku, tidak bisa dipelajari, dan itulah ciri-ciri ilmuwan besar. Banyak ilmuwan bisa membangun fondasi dan ruangan, tapi untuk menjadi ilmuwan besar Anda harus menjadi seniman. Dan begitulah dulu Einstein. Pada dasarnya ia adalah seorang seniman yang bisa menciptakan sesuatu dari bukan sesuatu. Sama dengan Isaac Newton. Kita harus bermimpi. Kita harus bermimpi, semakin kokoh fondasinya semakin banyak kita bisa bermimpi. Jadi saya pikir kita harus memiliki dasar, Anda tahu, dalam fisika, biologi, kimia – semakin banyak dasar yang kita miliki semakin banyak kita bisa bermimpi.
PG: Oke. Terima kasih.
ST: Satu spekulasi lagi mengenai alien pengunjung.
MK: Baiklah.
ST: Ini yang terakhir. Kita berada pada titik sejarah yang mengasyikkan dalam kemanusiaan. Tanda-tandanya, semoga saja sebuah peradaban global yang damai akan terbentuk – atau mari kita katakan bahwa kita berada pada ambang batas sesuatu dan kita tidak cukup tahu akan seperti apa itu. Tidak mungkinkah, sebagaimana spekulasi sains fiksi sekarang, bahwa hanya akan ada sangat sedikit planet di galaksi ketika sebuah peradaban mencapai titik evolusi yang sangat spesifik ini, dan bahwa ini sangat menarik peradaban tipe tiga sehingga bisa menjadi alasan mengapa mereka mempelajarinya atau mungkin – lagi-lagi hanya spekulasi – mendukungnya, mengadakan kontak dengannya, dan membantunya menghindari kesalahan besar berupa penghancuran diri sendiri.
MK: Itu mungkin saja. Film “2001”, sedikit banyak, didasarkan pada ide bahwa sebuah peradaban yang lebih maju, seperti tipe satu, akan sangat menarik. Dan itulah mengapa dalam film tersebut ada sebuah adegan di mana para astronot menyentuh obelisk, dan kemudian muncul bunyi. Ingat ada bunyi? Bunyi itu adalah pesan, suatu jam alarm yang mengatakan kami telah tiba. Hal ini selalu mungkin karena bahkan dalam film tersebut, mereka memiliki monolith yang muncul di depan kera-kera. Jadi ada sebuah situasi di mana peradaban alien sebetulnya membantu evolusi planet Bumi dan mereka menunggu. Mereka menunggu kita menjadi tipe satu.
ST: Saya berasumsi, waktu tidak berpengaruh pada mereka.
MK: Yeah, ini memang mungkin saja. Lagi-lagi, kita berspekulasi.
ST: Tentu saja.
MK: Anda tahu, kita sedang berspekulasi dan mencoba memperhitungkan kemungkinan dari pemahaman evolusi tipe nol kita sendiri, pemahaman hukum fisika; mereka mungkin saja ingin membantu kita sedikit, tapi menurut saya bahaya juga jika terlalu banyak teknologi mereka yang hadir di luar sana, itu akan melebihi daya serap kita. Maksud saya, lihat saja bom atom. Bom atom adalah konsekuensi dari perang tahun 1930-an. Tapi peradaban kita, bahkan hingga hari ini, tidak siap mengurus bom atom dan itulah mengapa kita punya masalah proliferasi nuklir. Pikirkan tentang bom atom yang kita ciptakan sendiri sebagai suatu teknologi dan memakan waktu lama dan sulit untuk mengontrolnya. Jika mereka ingin memberikan beberapa teknologi mereka kepada kita dalam skala besar, itu dapat benar-benar membawa pada penghancuran diri sendiri. Tapi tak berarti bahwa mereka tidak akan membantu kita atau mendirikan suatu pangkalan, membangun kontak dengan kita. Anda tahu, [mereka akan] sedikit bekerja dengan kita, dan saya pikir mereka tidak akan memberi kita keunggulan teknologi mereka, itu terlalu berbahaya. Kita masih memiliki pikiran buas. Otak kita identik dengan pikiran orang-orang yang meninggalkan Afrika seratus ribuan tahun yang lalu. Bukti DNA, bukti fosil, mengindikasikan bahwa kita meninggalkan Afrika seratus ribuan tahun lalu sebagai manusia modern, manusia yang terlihat persis seperti kita. Tapi otak kita belum berubah. Masih buas, masih serakah, masih kejam. Tidak ada yang berubah, sungguh.
ST: Memang tidak. Secara biologis, kita masih berada di Zaman Batu dan kita adalah manusia gua.
MK: Jika Anda ambil contoh sekumpulan pekemah dan tiba-tiba mereka semua kehilangan kontak, karena ada badai salju, lalu mereka tersesat di hutan belantara, maka mereka akan segera kembali pada kebuasan yang sama seperti pada seratus ribuan tahun lalu, kembali pada struktur hirarkis yang sama. Segala hal yang kita tinggalkan seratus ribuan tahun lalu sebenarnya hanya tertinggal kemarin jika Anda tersesat di pegunungan dan memiliki cadangan makanan terbatas. Jadi, sekali lagi, bisa sangat berbahaya bagi tipe tiga untuk memberi kita manfaat teknologi mereka secara penuh, tapi tak ada alasan untuk tidak mengadakan kontak dengan kita, berinteraksi dengan kita; mungkin mereka memberi kita sesuatu, namun kemudian membiarkan kita sendirian, disebabkan fakta bahwa itu sangat berbahaya. Dan jika kita membangun kontak dengan menggunakan teknologi mereka, itu akan terasa seperti hadiah dari dewa. Seperti dikatakan Arthur C. Clarke, teknologi yang cukup maju tidak bisa dibedakan dari magic.
ST: Ini juga bagian dari teori Daniken – itulah mengapa ia mengatakan bahwa seandainya dahulu ada kontak, maka pengontak itu atau alien itu atau siapapun itu pasti dipersepsikan sebagai dewa oleh penduduk Bumi.
MK: Yeah. Tak diragukan lagi bahwa hal-hal sederhana sekalipun – misalnya radio, geretan, cermin, dan benda lain yang menjadi bagian hidup sehari-hari, pasti dianggap sebagai hadiah dari dewa menurut perspektif mereka.
ST: Sangat menarik. Sungguh.
MK: Terima kasih.
PF: (Terkait burung tadi yang terbang di luar jendela) Apa yang akan dipikirkan seekor burung jika ia melihat enam orang sedang duduk di udara, mungkin [ia menganggap mereka] peradaban tipe lima atau…..
MK: …..Jika ada manusia sedang melayang di udara?
PF: Tentang burung tadi itu. Jika ia melihat kita.
MK: Apa yang ia lihat, begitu?
PF: Maka apa yang ia pikirkan?
MK: Burung yang besar. Benar tidak?
ST: (Tertawa) Tanpa sayap.
MK: Kalau mereka tipe min satu; “Oh, ini adalah peradaban tipe min satu!” Burungnya besar segalanya besar. Begitukah? Tidak. Bill Gates pernah menulis sebuah buku berjudul “The Road Ahead”. Dia mencoba memprediksi masa depan di tahun 1995, dan ternyata buku itu sepenuhnya salah. Dia mengatakan bahwa kita akan memiliki PC yang besar. PC di mana-mana. Di sini, di sana, benar (tertawa). Buku itu sepenuhnya salah! (Sekarang ada) internet, micro-miniaturization, dan di masa depan PC akan lenyap……
ST: Itu tahun 1995?
MK: Tahun 1995. The Road Ahead. Ditulis sebelum revolusi Internet benar-benar terjadi, dan dia berbicara tentang PC stand alone yang ada di mana-mana, PC super powerful. Itu bukan masa depan. Masa depan adalah ketika komputer lenyap di mana-mana, bukan begitu? Itulah mengapa meramalkan kemungkinan selalu berbahaya. Itulah mengapa menggunakan hukum fisika itu sedikit memudahkan kita, karena fisika tidak berubah dengan sangat cepat, sementara hukum sains komputer berubah sepanjang waktu.
ST: Saya juga ingin bertanya, apa yang Anda pikirkan mengenai problem of complexity (masalah kompleksitas)? Kita memahami prinsip fundamental alam semesta – atau, paling tidak, mulai memahaminya – tapi seringkali kita tidak memahami complex system (sistem kompleks) dengan sangat baik. Kita tidak sanggup memprediksikannya. Kita berakhir dalam Chaos Theory.
MK: Chaos Theory hampir tidak memberikan kita apa-apa.
ST: Ya, benar. Contohnya…?
MK: Contohnya cuaca – Chaos Theory ditemukan untuk membantu kita memahami cuaca dengan butterfly effect. Teori ini sangat bagus, tapi butterfly yang mana yang mempengaruhi cuaca, kapan butterfly mempengaruhi cuaca, benar kan? Teori ini tidak memiliki kemampuan meramal [cuaca].
ST: Tentu saja.
MK: Dalam beberapa hal, otak boleh jadi merupakan hasil dari kompleksitas. Jika Anda memperhatikan jumlah gen, hanya ada tiga puluh ribu gen yang menyusun manusia. Sementara ada ratusan miliar neuron (sel syaraf) dalam otak manusia. Ratusan miliar. Masing-masing neuron terhubung dengan puluhan ribu neuron lainnya. Jadi bagaimana tiga puluh ribu gen tersebut bisa meng-encode informasi dari ratusan ribu neuron, sementara masing-masing neuron terhubung dengan puluhan ribu neuron lainnya? Ini mustahil! Secara matematis, ini mustahil. Satu-satunya cara untuk melakukan itu adalah self-organization, yaitu masing-masing neuron memiliki semacam blueprint, kode-kode tertentu yang tumbuh dalam arah tertentu di mana kekuatan kimiawi tertentu lebih besar. Begitulah masing-masing neuron tumbuh, tapi pada dasarnya random. Jadi, sebagian besar, otak merupakan self-organized system (sistem yang mengatur sendiri) dengan program yang sangat sangat sederhana, seperti sebuah automaton (mesin yang bergerak otomatis-penj) sel; hal ini menjelaskan bagaimana setiap neuron tumbuh. Selebihnya, hanya itu. Sekali Anda menghubungkannya, maka Anda mendapatkan bayi [berperilaku seperti bayi]. Bayi harus belajar bagaimana bertemu dengan banyak hal. Jadi ini adalah sebuah contoh di mana Complexity Theory menunjukkan pada kita bahwa kita mungkin memahami otak dari arah yang salah. Otak bukan komputer. Otak bukan Turing Machine. Ia tidak melakukan input, ataupun output; tidak ada CPU, tidak ada bagian-bagian yang terpisah, tidak ada chip Pentium. Otak kita bukan komputer. Ia adalah jaringan syaraf; jadi ini adalah situasi di mana Anda tidak bisa meramalkan kemungkinan atas dasar masa lalu, Anda harus mengandalkan pengertian yang kita peroleh dari Chaos Theory bahwa kesadaran dalam otak manusia pun adalah hasil sambilan Chaos Theory. [Chaos Theory] itu tidak membantu kita menjelaskan hal ini, tapi membantu kita memahami bahwa kita kemungkinan berjalan dalam arah yang salah. Dan sekarang Neural Network Theory sedang turun, karena kita sekarang punya pendekatan berbeda terhadap kecerdasan (intelligence). Kita memandangnya secara bottom up, tidak lagi top down. 99 persen kecerdasan artifisial termasuk dalam top down. Top down. Saya menginginkan CD Rom dengan semua kaidah kecerdasan; saya memasukkannya (kecerdasan artifisial) ke dalam CD Rom tersebut, lalu komputer mengatakan ‘I think’ (saya pikir). I am conscious (saya sadar). I understand (saya paham). Kemudian Anda keluarkan CD Rom, maka ia kembali menjadi komputer yang bodoh. Impian itu telah lenyap. Kita tak lagi percaya pada pendekatan top down. Pendekatan kita sekarang adalah bottom up. Dimulai dengan sekumpulan neuron, menghubungkan mereka secara random lalu membiarkan mereka belajar seperti bayi. Program Mars didasarkan pada hal itu sekarang. Semua penjelajah Mars merupakan jaringan syaraf. Jadi telah ada revolusi dalam teori kecerdasan artifisial; bukan top down tapi bottom up. Maka ketika kita mengirim satelit ke luar angkasa, kita harus tahu bahwa satelit kita mungkin berlandaskan pada teknologi bottom up bukan top down.
ST: Pertanyaan pusaka terkait kompleksitas: bagaimana kalau kita mengubah sistem kompleks yang tidak kita pahami – seperti alam, ekosistem, sistem iklim…..
MK: Itu sangat berbahaya. Kita hidup dalam sebuah web (jaringan), bisa dikatakan demikian, dan jika Anda mengguncangkan jaringan, Anda kira hanya mata rantai berikutnya yang akan berubah, tapi tentu saja tidak. Itu mengubah seluruh mata rantai dalam rentetan itu, jadi cukup berbahaya jika kita bergantung kepada ekosistem kita dan banyak mengubah ekosistem kita. Contoh, lima jenis panen yang menghasilkan sebagian besar pangan manusia. Lima jenis panen, oke? Beras, gandum, dan semacamnya. Jagung. Lima jenis panen. Sangat berbahaya, karena jika kita duduk di puncak rantai makanan dan semua hama jagung atau hama gandum mempengaruhi produksi beras dan gandum dan jagung, miliaran manusia akan menderita kelaparan. Anda bisa mempengaruhi nasib bangsa-bangsa, jadi kita memang cukup bergantung kepada lingkungan kita, dan ia adalah lingkungan yang sangat terbatas. Lingkungan yang sangat terbatas – kita bergantung kepada sekumpulan binatang-binatang…..
ST: Kita yang telah menciptakan kondisi ini.
MK: Kita telah menciptakan suatu bubble (gelembung)! Gelembung di puncak rantai makanan. Dan tak perlu banyak hal untuk membuat kita keluar, karena kita hidup dalam bubble. Lima macam panen, serta binatang-binatang tempat kita bergantung. Lembu, domba, babi, ayam dan lima macam biji panen dasar. Ini sangat berbahaya. Dan, Anda tahu, 65 juta tahun yang lalu sebuah komet atau meteor menghantam Yucatan, Meksiko, dan kemungkinan itulah yang memusnahkan Dinosaurus. Dalam beberapa hal, kita adalah komet lain. Kita sekarang telah menghantam Bumi. Kita sekarang sedang menghancurkan kehidupan binatang pada skala yang tidak terlihat sejak 65 juta tahun lalu.
ST: Tapi jika kita tetap di planet ini untuk ribuan tahun atau sedikitnya ratusan tahun berikutnya, bukankah kita pasti berhenti berkembang?
MK: Tidak. Saya pikir yang akan terjadi adalah bahwa kelak akan ada beberapa kegoncangan besar sungguhan. Menurut saya, akan ada beberapa kegoncangan besar sungguhan.
ST: Dan kemudian perkembangan juga berhenti.
MK: Untuk sementara. Saya pikir akan ada kegoncangan. Kita akan segera kehabisan minyak, atmosfer sedang memanas dengan cepat. Kebanyakan manusia tidak melakukan apa-apa terkait hal ini karena mereka menyukai SUV (Sport Utility Vehicle/mobil sport-penj) mereka, mereka menyukai gaya hidup mereka, sementara Bumi sedang berubah dengan sangat cepat sekarang, dan setahu saya belum ada yang dilakukan terkait hal ini. Jadi saya kira manusia tidak akan melakukan apapun, sangat disayangkan, hingga ada kegoncangan besar. Begitulah manusia bergerak. Manusia tidak bergerak sampai mereka diharuskan bergerak. Kenyataannya, saya yakin evolusi lebih menyukai organisme seperti itu. Otak kita dibangun untuk tidak melakukan apapun sebelum ada ancaman mematikan terhadap kita. Jadi, menurut saya akan ada suatu ancaman mematikan. Saya kira itu akan terjadi tepat ketika muncul designer germ (kuman sintetis/buatan), barangkali ketika ada pelarian dari bom atom, ketika kutub es, kantong es di kutub, mulai mencari dan retak. Saya pikir itu akan membawa keadaan serius bagi banyak orang sehingga mereka terbangun. Yang sangat menyedihkan adalah bahwa mungkin di luar angkasa sana ada banyak tipe nol yang tidak pernah berhasil menjadi tipe satu. Mungkin ada banyak planet mati di mana bom atom telah padam. Atmosfer mereka adalah radioaktif. Atmosfer mereka sangat panas dan tak ada lagi kehidupan di sana. Tipe nol mungkin agak lazim. Tipe satu mungkin ganjil. Tipe nol agak lazim. Itu adalah pelajaran. Jika kita ingin menjadi tipe tiga, maka kita harus memastikan bahwa kita tidak akan menyerah.
ST: Jadi kita sama sekali tidak boleh arogan.
MK: Saya pikir kita mesti rendah hati terkait masalah ini.
ST: Baiklah.
MK: Oke.
ST: Terima kasih banyak.
1. Revolusi Fisika Quantum
Fisika Quantum mempelajari berbagai hal diseputar energi, perubahan energi menjadi materi, perilaku energi dan materi, dan hal-hal yang berkaitan. Dengan kata lain, fisika quantum berupaya mempelajari unsur-unsur dasar penunjang eksistensi, energi dan materi. Dalam teknologi terapan, revolusi komputer saat ini merupakan implikasi dari perkembangan transistor dan laser yang memungkinkan peningkatan kemampuan komputer secara drastis, dan kemampuan mengangkut data secara cepat dengan kapasitas yang besar sehingga memungkinkan komputer membentuk network yang kita kenal dengan internet.
2. Revolusi Komputer
Saat ini kemampuan komputer demikian besar dan perkembangan kemampuan tersebut semakin cepat seolah memvalidasi Hukum Moore yang menyatakan bahwa kemampuan komputer akan berlipat dua dalam waktu 18 bulan. Tetapi perkembangan ini akan menemui hambatan pada saat kemampuan kita untuk "menjejalkan" transistor kedalam komputer terhalang oleh batasan fisik silikon. Kita perlu revolusi teknologi berdasarkan revolusi quantum untuk menghasilkan superkomputer baru. Dengan perkembangan biomolekuler, perkembangan komputer akan mengarah pada komputer dengan kemampuan intelejen (artificial intellegent).
3. Revolusi Biomolekuler
Perkembangan riset biomolekuler sudah sampai taraf yang memungkinkan terjadinya akselerasi akumulasi pengetahuan. Berdasarkan pengetahuan ini, penerapan teknologi untuk kehidupan sehari-hari akan berjalan seiring. Saat ini, dengan kemampuan komputer dan robotik yang kita miliki, kita telah mampu mengurai dan memetakan seluruh genome manusia. Pengetahuan ini memang baru seperti peta buta, kita belum mempelajari dan mengetahui fungsi dari masing-masing genone tersebut. Tapi kita tahu bahwa genome adalah bangunan dasar semua makhluk hidup, dengan menguasai peta genome, di masa depan kita berpotensi untuk mengubah laju evolusi manusia dengan menambah kapasitas otak, atau menyembuhkan penyakit-penyakit genetis seperti kanker, dan beribu macam kemungkinan lainnya. Kita juga memiliki kemampuan untuk membongkar bangunan dasar virus-virus, bakteri-bakteri, dan semua mikroorganisme yang menyebabkan derita kemanusiaan seperti tbc, kolera, hiv, ebola, hepatitis, dan lain-lain. Dengan mengetahui bangunan dasar mereka, kita akan sanggup melakukan riset untuk mengalahkan mereka.
Perkembangan di tiga bidang ini akan menjadi sumber utama kemakmuran suatu bangsa. Seperti juga ketika bangsa-bangsa yang menguasai teknologi mesin uap pada abad 18 berkembang menjadi para penguasa dunia. Saat ini, negara-negara maju (developed nation) telah mulai melakukan investasi besar-besaran untuk tidak ketinggalan dan memastikan mereka mendapatkan keuntungan maksimal dari perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Di antara negara berkembang, rasanya baru China dan India yang secara sadar, dalam arti memiliki rencana dan strategi untuk ikut serta dalam revolusi ini.
Transkrip Wawancara Astronom dan Penulis Sains, Stefan Thiesen Ph.D. (disingkat ST), dengan Profesor Michio Kaku (disingkat MK) pada tanggal 4 Oktober 2003 di Interlaken, Swiss; juga menghadirkan Editor SZ dan Penulis, Peter Fiebag (disingkat PF), dan mahasiswa fisika dan Mahasiswa Peneliti AAS, Patrick Grete (disingkat PG).
ST: Saya pikir hal yang paling menarik bagi para pembaca majalah berkisar pada tipe-tipe peradaban yang berbeda-beda, dan juga kepadatan [populasi] peradabannya. Apa pendapat Anda, pendapat berdasar, tentang jumlah peradaban yang mungkin ada di setiap galaksi atau di galaksi kita?
MK: Well, ini sulit. Namun demikian, para astrofisikawan telah berspekulasi apakah di galaksi kita – bukan galaksi hipotetis, tapi benar-benar di galaksi kita – atau di galaksi lain ada peradaban tipe tiga. Dan pertanyaan besar yang kita punya adalah, jika memang tiga tipe itu ada, apakah kita cukup maju untuk mendeteksi mereka – untuk mendeteksi kehadiran mereka? Mungkin yang berikut terdengar seperti pertanyaan bodoh, seandainya ada sebuah peradaban galaktik tipe tiga yang hebat: apakah kita mengetahuinya? Jawaban yang akan diberikan oleh kebanyakan ilmuwan mungkin adalah “tidak”. Barangkali kita sangat primitif sehingga tidak mengetahui bahwa di halaman belakang kita ada peradaban tipe tiga. Seperti itulah primitifnya teknologi kita. Kita tidak mengetahui frekuensi komunikasi yang mereka gunakan, kita tidak mengetahui bagaimana ia berfungsi, kita tidak mengetahui apa motivasi mereka, itulah maksudnya tentang betapa primitifnya kita. Namun, masalahnya adalah kita selalu berasumsi bahwa mereka sama seperti kita, hanya saja lebih maju. Kita berasumsi bahwa cara mereka menggunakan radio sama dengan kita. Kita berasumsi bahwa mereka memiliki jenis-jenis teknologi yang sama dengan kita, hanya saja lebih hebat. Saya kira ini adalah kekeliruan besar, karena menurut saya String Theory itu, seandainya ia benar, menunjukkan bahwa seharusnya kelak ada banyak revolusi, banyak revolusi yang akan terjadi berkenaan dengan energi, pemahaman materi, pemahaman gravitasi, dan saya kira adalah keliru jika kita ingin memaksakan pemikiran tipe nol kita pada peradaban tipe tiga.
ST: Ya. Menurut saya kita bisa mengambil sebuah perumpamaan dari Erich von Daniken, di mana ia menyamakan masalah ini dengan suatu suku pedalaman yang mencoba berkomunikasi dengan pesawat jet dengan memakai drum bongo.
MK: Ya. Bahkan lebih buruk. Jika Anda amati… jika Anda berjalan di jalan raya dan melihat segerombolan semut, perbedaan antara teknologi semut dan Anda kurang lebih sama dengan perbedaan antara teknologi tipe nol dengan teknologi tipe tiga. Semut tidak tahu bagaimana kita berkomunikasi, mereka tidak tahu apa bahasa kita, mereka tidak mengerti maksud kita, mereka tidak mengetahui apapun tentang empat gaya fundamental. Semut sama sekali tidak mengerti siapa sebenarnya kita. Satu-satunya perbedaan adalah kita punya String Theory dan ini memberi kita harapan bahwa di sisi lain galaksi kita, seandainya di sana ada makhluk berakal, String Theory juga akan ditemukan oleh mereka [makhluk cerdas tersebut]. Seringkali dikatakan bahwa seandainya Einstein tak pernah hidup, kita akan tetap menemukan Teori Einstein melalui String Theory. Teori Einstein adalah salah satu getaran terendah String. Teori Einstein bukanlah apa-apa, itu hanya sebuah catatan – catatan mengenai String.
ST: Kalau begitu, ini tentang menemukan realitas. Jika Anda mencari realitas, Anda akan selalu mendapatkan hasil yang sama.
MK: Benar. Maka alien juga semestinya mematuhi realitas dan kaidah termodinamika yang sama dengan kita. Klasifikasi ini berasal dari Nikolai Kardashev, seorang astrofisikawan terkenal asal Rusia yang mengajukan pertanyaan: Bisakah kita mengukur – bisakah kita mengukur peradaban-peradaban extra-terrestrial? Ada dua cara untuk mengukur peradaban ini. Pertama melalui energi, yang kedua melalui simpanan informasi. Jika Anda menghitung jumlah total bit (informasi) yang tersimpan dalam sebuah peradaban, itu juga memungkinkan Anda untuk menggolongkan peradaban-peradaban; jadi tak hanya melalui energi, tapi juga melalui simpanan informasi. Kita andaikan Anda adalah Q tipe tiga, maka Q itu boleh jadi merupakan peradaban yang bisa memanfaatkan Unified Field Theory untuk melintasi galaksi-galaksi – jika ini mungkin. Setiap huruf alfabet bisa disamakan dengan jumlah bit yang mereka proses. Huruf A adalah 10 sampai 1, B adalah 10 sampai 2, maka jika kita mengetikkan 3Q, itu berarti Anda merupakan peradaban super. Peradaban yang memiliki energi sepuluh miliar kali lipat, sepuluh miliar kali lipat dari energi zaman sekarang, sementara konsumsi energi dapat disamakan dengan huruf Q.
ST: Well – itu cukup sulit dipercaya.
MK: Ya, memang benar.
PG: Saya punya satu pertanyaan. Ada seseorang yang berbicara tentang Fermi Paradoxon. Dengan teori Anda, dengan ucapan Anda, Anda telah memecahkan Fermi Paradoxon.
MK: Apa? Oh, Fermi Paradoxon. Benar. Pertanyaannya adalah, “Di mana mereka”, iya kan? Jawabannya adalah, dengar, kita selalu memandangnya dari segi teknologi kita yang dipaksakan pada mereka. Kita harus memandangnya dari sisi peradaban tipe tiga. Dari sudut pandang peradaban tipe tiga, barangkali mereka saat ini sedang men-scan sepuluh miliar bintang di galaksi Bimasakti. Mereka barangkali sedang mengirim satelit yang secara eksponen terus meluas. Mereka barangkali sedang mendarat di bulan-bulan dan memeriksa planet-planet, sementara dari perspektif tersebut, kita benar-benar kecil/tidak berarti. Mereka mungkin tidak memiliki waktu dan energi dan bahkan mungkin kita belum termasuk tipe satu.
ST: Tapi saya sungguh yakin bahwa peradaban tipe satu pun bisa men-scan tanda-tanda kehidupan di planet lain. Sehingga, jauh sebelum mencapai masa atau tahap tipe dua atau tipe tiga, mereka bisa saja telah benar-benar tahu mengenai situasi kehidupan di galaksi.
MK: Mereka mungkin tahu hal itu. Tipe tiga mungkin sangat mengetahui bahwa tipe dua dan tipe satu ada di luar sana, dan bahkan mungkin menyadari adanya tipe tiga yang lain.
ST: Saya sedikit berspekulasi; bukankah kehidupan sebenarnya cukup langka? Jika kita mempertimbangkan Drake Equation, bisa saja salah satu faktornya dekat dengan nol, dan karena itu kita mendapatkan bilangan yang sangat kecil tapi masih [mencatatkan] periode masa yang panjang, semua tipe peradaban bisa berkembang di galaksi…..
MK: Ya. Ini adalah Zero-Time-Infinity Problem (Masalah Nol-Kali-Tak Terhingga) yang terkenal itu. Jika saya mengambil angka nol dan mengalikannya dengan tak terhingga (~), maka kita bisa mendapatkan hampir semua angka yang kita inginkan. Jadi jika nol adalah probabilitas adanya suatu peradaban, sementara tak terhingga adalah jumlah bintang yang ada di alam semesta, maka nol kali tak terhingga bisa menghasilkan apapun sebanyak yang Anda inginkan. Karena itu kita sama sekali tidak tahu pasti seberapa mungkin keberadaan makhluk berakal di galaksi. Drake sendiri menduga bahwa boleh jadi ada sepuluh ribu planet di galaksi kita – jumlah ini tidak banyak – tapi mereka kemungkinan hanya akan menjadi tipe satu dan untuk menjadi tipe tiga, ingat baik-baik, dari tipe nol menjadi tipe satu saja merupakan transisi yang sangat berbahaya. Tipe nol masih memiliki semua kebuasan fundamentalisme, nasionalisme, sektarianisme – segalanya berjalan keliru. Tipe satu bersifat planeter, mereka telah mengatasi banyak masalah karena memiliki sistem planet, cara planeter dalam menangani konflik antar kelompok etnik atau semacamnya. Sedangkan tipe nol sangat bengis. Dari sepuluh ribu planet yang mendapat status tipe nol dan bisa mencapai luar angkasa dengan sinyal, boleh jadi hanya sedikit dari mereka yang menjadi tipe satu dan tipe dua.
ST: Apakah menurut Anda ada kesempatan bagi kita untuk menjadi, setidaknya, tipe satu?
MK: Saya kira jika kita melewati ratusan tahun ke depan, kita mungkin akan melihat sebuah abad aquarius. Teman saya, Sir Martin Reece, seorang Astronom Kerajaan Inggris Raya, menyatakan bahwa kita memiliki peluang fifty-fifty untuk menempuh periode ini. Ketika kita memiliki semua teknologi senjata pemusnah masal, kita memiliki kemampuan sekelompok kecil manusia untuk menghancurkan semua kehidupan di planet Bumi. Martin memberi kita peluang fifty-fifty untuk menegosiasikan ini dan menjadi tipe satu. Namun, menurut dia, ketika kita menjadi tipe satu, ada kemungkinan kita dapat berekspansi ke seluruh alam semesta. Kita punya kemungkinan untuk melakukan transportasi superluminal (lebih cepat dari cahaya) melalui wormhole, kita punya kemungkinan bahwa jika kita bisa menguasai Unified Field Theory, kita akan bisa menggunakannya untuk pergi ke sistem bintang lain, galaksi lain – dan bahkan mungkin menciptakan bayi alam semesta.
ST: Menciptakan bayi alam semesta?
MK: Ini adalah topik yang sangat panas dalam ilmu fisika saat ini. Stephen Hawking menulis tentang itu dalam bukunya yang berjudul “Black Holes and Baby Universes”. Bayi alam semesta mengumpulkan cukup banyak energi dalam satu titik, sehingga materi dan ruang menjadi tidak stabil. Alam semesta virtual menjadi alam semesta riil. Partikel virtual adalah partikel yang seperti hantu. Ia tidak eksis di mana-mana tapi kita merasakannya sepanjang waktu. Semua ilmu fisika modern didasarkan pada elektron virtual. Itulah mengapa kita mempunyai ilmu elektronika, contohnya. Begitulah tunneling (penerowongan/penembusan) terjadi: ketika elektron menjadi virtual. Sekarang kita mempercayai alam semesta virtual. Maka jika alam semesta bisa menjadi virtual, ia pun bisa menjadi riil jika Anda menambahkan energi padanya, oke, jadi itulah mengapa kita yakin bahwa jika kita menjadi tipe tiga, kita punya kemungkinan untuk bermain-main dengan hal ini. Tentu saja ini melebihi bayangan kita, akan tetapi tak ada dalam hukum ilmu fisika, tak satupun dalam hukum ilmu fisika, yang menghalangi ini.
PG: Jika Anda berspekulasi demikian, maka boleh jadi alam semesta kita adalah semacam bayi alam semesta yang berasal dari peradaban super yang mengetahui…..
MK: Hal itu tidak bisa dikesampingkan. Ada teori terbaru yang disebut Inflation, dan Inflation didasarkan pada inflasi internal bahwa alam semesta berpucuk dari alam semesta lain, sehingga alam semesta kita sangat mirip black hole. Jika Anda perhatikan, menurut Black Hole Equation dari Schwarzschild: mereka identik. Paramater-parameter black hole identik dengan alam semesta kita. Alam semesta kita memiliki horison, alam semesta kita sangat mirip dengan black hole, dan, dalam beberapa hal, ia adalah black hole. Ia terbelah dari alam semesta yang lebih besar dan menjadi white hole, sehingga, sedikit banyak, alam semesta kita mungkin benar-benar merupakan white hole, yaitu time-reversed black hole (black hole dengan arah waktu terbalik-penj). Kita tak pernah melihat white hole di atas sana. Kita telah mencarinya. Namun kita belum pernah melihat satu pun white hole.
ST: Dan kita mungkin sedang duduk di sebuah…
MK: Tak lain, kita kemungkinan sedang duduk di sebuah white hole.
ST: Ini pemikiran yang sangat mengejutkan.
MK: Semua ini sesuai dengan hukum fisika kita. Hanya hal-hal yang tidak sesuai dengan hukum fisika yang boleh kita tolak. Dan segala hal yang sedang saya katakan pada Anda sesuai dengan hukum fisika. Stephen Hawking dahulu mengatakan bahwa perjalanan waktu adalah mustahil karena kita tidak pernah mendapat kunjungan turis dari masa depan. Ia tidak melihat adanya turis dari masa depan yang mengambil foto dirinya, namun kini ia telah menarik pernyataan tersebut, ia tidak lagi mengatakan demikian. Ia mengatakan bahwa perjalanan waktu adalah mungkin namun sulit dilakukan dan tidak probable, tapi ia juga menyatakan bahwa perjalanan waktu kelihatannya sesuai dengan hukum fisika.
ST: Tapi, sebagaimana pernah dikatakan oleh Feynman, “Pertanyaannya bukanlah, apakah sesuatu itu mungkin; pertanyaannya adalah, apakah ia benar-benar ada.” Jadi saya ingin menanyakan tentang Teori Daniken. Menurut Anda, apakah memang benar, bukan kemungkinan belaka, bahwa di masa lalu pernah ada semacam kontak?
MK: Pertama-tama, saya percaya mereka ada di luar sana. Jika Anda memperhatikan jumlah – di visible universe, yaitu yang bisa kita lihat dengan teleskop kita, terdapat sekitar seratus miliar galaksi dan mungkin ada lebih banyak galaksi di luar horison kita. Tapi teleskop kita bisa melihat sekitar seratus miliar galaksi dan masing-masing galaksi berisi seratus miliar bintang, jadi kita mempunyai bintang sebanyak seratus miliar kali seratus miliar dan Hubble Space Telescope sekarang telah memotret informasi sistem solar, bayi sistem solar, bayi daratan ekliptik. Tahun lalu, kita telah menemukan lebih dari seratus planet yang beredar di sistem bintang lain, banyak dari mereka yang seukuran Yupiter. Jadi saya pikir, Anda harus mendebat hal sebaliknya: mengapa kita tidak melihat makhluk berakal di luar angkasa? Saya pikir daripada mendebat tentang makhluk berakal, sebaiknya Anda mendebat ke arah lain. Mengapa kita tidak melihat makhluk berakal di luar angkasa? Jadi terhadap pertanyaan pertama, “Apakah mereka ada di luar sana?”, jawabannya adalah Ya. Terhadap pertanyaan kedua, “Lalu, di mana mereka?”, baiklah, yang harus Anda tanyakan adalah, “Apakah mereka tipe tiga?” Maka kemudian kita membatasi jumlah peradaban seperti itu karena banyaknya peradaban yang tidak pernah berhasil naik ke status tipe satu. Jika Anda tipe satu dan sampai pada tipe dua, Anda abadi. Sepanjang pengetahuan sains, tidak ada yang dapat menghancurkan tipe dua. Gunung berapi, gempa bumi, zaman es…..
ST: Tapi tentu tipe tiga bisa menghancurkan tipe dua…..
MK: O iya. Hanya ada dua hal yang bisa menghancurkan tipe dua. Pertama, bunuh diri. Dan kedua, berhadapan dengan tipe tiga.
ST: Ya.
MK: Tapi di luar itu, tidak ada bencana alam yang dapat menghancurkan tipe dua. Tubrukan komet bisa dibelokkan, supernova – Anda cukup memindahkan planet atau meredam proses fusi sehingga Anda tidak terkena ledakan neutrino dari supernova tersebut. Jadi jika Anda tipe dua, Anda abadi terhadap bencana alam, kecuali bunuh diri—ini tidak alami—dan dilahap oleh tipe tiga.
ST: Anda pernah menyebutkan Star Trek, Borg, dan Q Continuum. Bagaimana kalau ternyata tipe atau bentuk eksistensi makhluk atau peradaban yang sangat maju berubah total dan bagaimana kalau evolusi ternyata mengambil jalan yang sama sekali berbeda dari yang kita bayangkan sekarang?
MK: Saya pikir itu bisa terjadi secara terburu-buru, relatif cepat pada skala waktu jutaan tahun; kita akan berbicara tentang kemungkinan menggabungkan karbon dengan silikon dalam seratus tahun ke depan. Teknologi kita berbasis karbon, namun teknologi silikon sedang maju pesat, dan teknologi karbon-silikon sedang naik. Kita punya chip DNA, yang bisa men-scan DNA dalam beberapa menit; dibandingkan di masa lalu yang memerlukan waktu tahunan atau bulanan. Kita punya komputer DNA, komputer yang mengkomputasi molekul DNA. Komputer digital yang mengkomputasi nol dan satu, komputer DNA yang mengkomputasi ATCG, asam nukleat yang empat itu. Kita sedang membicarakan penggabungan karbon dan silikon – kita sekarang, di hadapan kita, sudah melihat toko tubuh manusia, salah satu contohnya. Saat ini, tahun ini, kita bisa menciptakan hidung, telinga, kandung kemih, tulang, kulit, dan jaringan penyambung artifisial. Hari ini, semua itu bisa diproduksi di laboratorium. Dalam lima sepuluh tahun ke depan, kita mungkin akan berbicara tentang pembuatan liver (hati) artifisial pertama, menumbuhkannya dengan sel-sel tangkai (stem cell) di laboratorium, karena liver tidak terlalu rumit. Liver hanya tersusun dari beberapa jaringan dan sel. Dalam sepuluh dua puluh tahun, kita akan berbicara tentang toko tubuh manusia, kita akan mampu menciptakan organ-organ jika mereka rusak. Dan kita juga akan menemukan basis genetik penuaan. Kita telah menemukan lebih dari tujuh puluh gen yang mengendalikan proses penuaan manusia, yang mungkin sebenarnya ada ratusan. Kita telah memisahkan tujuh puluh gen dalam tubuh manusia, bukan tikus, bukan bari-bari, tujuh puluh gen yang terlibat dalam metabolisme manusia dan proses penuaan manusia. Jadi jika Anda membawa hal ini ke seratus dua ratus tahun di masa depan, di mana kita mungkin sudah menjadi tipe satu, kita barangkali mampu bermain-main dengan warisan genetik kita. Maka ketika kita pergi ke luar angkasa, kita akan mampu bermain-main dengan arsitektur kita lebih jauh, umpamanya dengan kemati-surian (suspended animation) dan jenis teknologi lain untuk membawa kita ke luar angkasa. Kemati-surian sekarang ini belum mungkin. Jika Anda memperhatikan ikan, beberapa ikan bisa membeku keras, dan kemudian mencair. Kita sekarang tahu kenapa itu terjadi. Darah mereka mengandung glukosa yang bertindak sebagai anti-pembekuan. Katak dan ikan tertentu bisa membeku keras di dalam es dan temperatur tubuh mereka sedikit di bawah pembekuan, tapi mereka memiliki anti-pembekuan sehingga tubuh mereka tidak membeku. Di masa depan kita mungkin akan mampu bermain-main dengan DNA kita sendiri untuk menciptakan anti-pembekuan di dalam DNA kita, sehingga kita bisa bertahan meski membeku keras. Tapi itu seratus dua ratus tahun lagi dari sekarang. Jadi, jawabannya adalah “ya”. Ketika masanya tiba kita bepergian ke luar angkasa, kita akan memiliki nano-technology, dan kekerasan luar angkasa – ketika kita benar-benar berjumpa dengan peradaban-peradaban di luar angkasa, mereka mungkin setengah komputer setengah organik. Pesawat ruang angkasa sendiri boleh jadi hidup. Freeman Dyson menulis tentang astro-chicken. Astro-chicken adalah pesawat roket yang dimodifikasi secara genetik yang memanfaatkan chicken technology untuk mereplikasi diri…..
ST: …ini adalah organisme setengah hidup juga, ya.
MK: Pesawat ruang angkasa itu sendiri kemungkinan setengah hidup.
ST: Lalu adakah suatu alasan bagi peradaban original atau bentuk kehidupan original untuk pergi ke luar angkasa? Mengapa mereka tidak mengirimkan robot atau satelit saja?
MK: Cara paling matematis, dan ini tidak selalu paling benar, cara paling efisien secara matematis adalah menjelajahi luar angkasa dengan satelit von Neumann yang bisa mereplikasi diri. Saya berpikir tentang virus, virus adalah molekul – di antara beberapa puluhan ribu atom, tapi ini molekul. Molekul akan menjajah seluruh tubuh manusia dalam satu minggu, memberi kita penyakit flu, dan ia melakukan ini dengan membajak mesin molekuler setiap sel. Akibatnya setiap sel memproduksi ratusan ribuan virus – begitulah cara paling efisien secara matematis dalam menjelajah galaksi, Anda harus memiliki sebuah bola (sphere) yang mengembang dengan kecepatan cahaya, bola yang terdiri dari satelit-satelit. Masing-masing satelit mendarat di sebuah bulan, menciptakan lebih banyak satelit yang meluncur dengan kecepatan yang mendekati kecepatan cahaya. Anda bisa memiliki bola triliunan satelit yang mengembang dengan kecepatan cahaya, yang mendarat di setiap bulan dan menciptakan lebih banyak salinan dirinya sendiri.
ST: Tapi ini juga adalah aspek yang menakutkan jika kita sekali lagi berpikir tentang Star Trek. Borg – peradaban intergalaksi tipe tiga – pada dasarnya berperilaku sama seperti virus.
MK: Sekarang saya berasumsi bahwa makhluk berakal di luar angkasa, seandainya kita menjumpai mereka, mungkin keturunan predator. Alasannya begini; perhatikanlah planet Bumi – siapa yang lebih cerdas, binatang yang matanya di depan wajah atau binatang yang matanya di sisi wajah? Jika Anda seekor kelinci atau rusa, mata Anda berada di sisi wajah Anda, karena Anda memerlukan penglihatan 380 derajat untuk lari dari predator. Jika Anda seekor harimau, singa, musang, atau seorang pemburu, mata Anda berada di depan wajah Anda. Anda memiliki sepasang mata di depan wajah Anda karena Anda pemburu. Memburu artinya menyergap. Anda bisa membuat rencana, Anda mengetahui kebiasaan rusa dan binatang-binatang – Anda memiliki sifat stealth (ketersembunyian/ketersamaran). Anda tahu caranya menjadi tersembunyi, dan itu memerlukan teknologi tinggi di dalam otak.
ST: Tapi burung juga memiliki itu.
MK: Ya, tapi burung mungkin keturunan….. – beberapa burung predator seperti elang memiliki penglihatan bifocal (jauh dan dekat) yang sangat fokus. Ikan hiu memiliki binocular stereovision (sepasang mata teropong) yang sangat fokus. Bukan hanya mamalia [yang berkarakter demikian]; dalam kerajaan binatang, biasanya organisme-organisme yang matanya di depan wajah merupakan predator dengan arsitektur syaraf lebih kompleks. Elang lebih kecil dari anjing karena alasan ini. Jadi terkait kepergian kita ke luar angkasa, well… mereka (penghuninya) mungkin adalah keturunan predator. Namun, tak berarti bahwa mereka akan memakan kita, karena mereka tidak terbuat dari DNA yang sama, atau DNA-nya akan sangat jauh berbeda dari struktur sel kita. Jadi mungkin mereka takkan mampu mencerna protein kita. Kita, di planet Bumi kita, memiliki protein-protein yang sangat spesifik untuk dicerna, dan alien luar angkasa mungkin tidak memiliki protein-protein ini sehingga mereka tidak akan memakan kita. Namun, dalam pikiran kita, kita harus sadar bahwa mereka kemungkinan merupakan keturunan predator; kita harus ingat itu.
ST: Mungkin mereka juga khawatir mendarat di sini karena mereka melihat apa yang kita makan. Dari sudut pandang mereka, kita sering memakan famili terdekat kita…..
MK: Bagaimanapun, menurut sudut pandang pribadi saya adalah, karena mereka tipe satu dan bersifat planeter, mereka memiliki pakta perjanjian, mereka mengadakan negosiasi, mereka memiliki cara untuk membuang semua bentuk kebuasan dan keserakahan yang melambangkan kemunculan mereka dari rawa. Untuk keluar dari rawa, diperlukan banyak persaingan, dan itu berarti ada banyak kebuasan dalam rawa. Namun, setelah kita mencapai status tipe satu, akan menjadi kontraproduktif jika kita berperilaku buas dalam hubungan kita dengan suku lain, dengan spesies lain. Karena itu, pada saat mereka mencapai tipe dua, mereka akan melewati ribuan tahun untuk meniadakan semua keserakahan dan keganasan yang melambangkan asal-mula mereka dari rawa. Jadi, saya pikir mereka akan menghendaki perdamaian, karena mereka tidak hanya menghabiskan berabad-abad, mereka menghabiskan bermilenium-milenium, puluhan milenium, untuk mengatasi sebagian besar permasalahan mereka.
ST: Jadi pada dasarnya Anda mengatakan bahwa mereka yang telah mencapai tipe dua pasti cinta damai, sebaliknya [tidak demikian] bagi mereka yang belum mencapainya.
MK: Ya, tapi jika mereka menggunakan senjata pemusnah masal milik mereka untuk berperang di kalangan mereka, mereka pasti telah menghancurkan diri mereka sendiri. Namun, sekali lagi saya katakan, mereka sekarang telah benar-benar bersifat planeter. Mereka bisa berbicara satu sama lain dalam satu bahasa planeter, mereka bisa tertawa dalam satu lelucon planeter…
ST: Secara teknis kita telah bisa melakukan itu…..
MK: …hanya elit – hanya elit di Bumi yang bisa melakukan itu saat ini. Perhatikanlah kebangkitan bangsa-bangsa, kebangkitan bangsa-bangsa dilambangkan dengan kebangkitan para elit industrialis dan kapitalis yang menginginkan satu bahasa bersama, bea bersama, pajak bersama, perbatasan bersama, untuk menjalankan bisnis. Jadi, sedikit banyak, kebangkitan sebuah bangsa mengikuti kebangkitan kapitalisme. Sekarang kita punya bangsa-bangsa kapitalis, tapi bukan bangsa-bangsa modern. Mereka, pada dasarnya, adalah kerajaan feodal. Ada sebuah lelucon di Prancis, jika Anda bepergian di antara dua provinsi di Prancis, Anda harus mengubah mata uang dan pada waktu yang sama mengubah dialek. Kita tahu, tidak ada Prancis bersatu, tidak ada Prancis modern, tidak ada Inggris modern. Mata uang modern, bea modern, dan sistem pajak, adalah produk tambahan kapitalisme. Kini kita sedang memasuki sebuah sistem tipe satu di mana kita memiliki Uni Eropa. Kini semua pajak, dan mata uang dan bea bersama sedang dimodifikasi. Mengapa mereka melakukan itu? Untuk menghadapi NAFTA, karena NAFTA telah memiliki bahasa dan mata uang bersama, dan penurunan bea bersama. Jadi kita sedang melihat permulaan sistem ekonomi planeter, yang tidak setamak, tidak sebuas, ekonomi pada abad-abad lalu.
ST: Jadi Anda mengesankan bahwa dengan memasuki luar angkasa dan berekspansi ke planet lain, maka pertumbuhan tak terbatas pada dasarnya adalah mungkin?
MK: Ya, karena Anda akan mendiami sistem bintang lain. Biar saya perjelas. Kita mungkin akan tetap di planet Bumi selama beberapa abad. Orang-orang bermimpi tentang membentuk Mars menjadi terra (area datar yang bisa diolah/dikembangkan-penj), tapi itu masih sangat jauh. Ada satu alasan, yaitu biaya; diperlukan puluhan ribu dolar, sepuluh sampai empat puluh ribu dolar, untuk meletakkan satu pon benda di orbit. Kita andaikan saja astronot John Glenn yang terbuat dari emas murni, astronot seharga emas murni. Seperti itulah biaya mengirim John Glenn ke luar angkasa. Sangat mahal! Itulah mengapa hanya orang Amerika, dan mungkin juga China, yang sekarang mampu mengalihkan sebagian aset nasional mereka untuk mengirim sesuatu ke orbit, yang membutuhkan banyak uang. Biaya itu dalam beberapa dekade ke depan mungkin tidak akan turun sangat banyak. Jadi saya pikir kita akan tetap di planet Bumi selama beberapa abad. Dan kita akan menghabiskan berabad-abad untuk mengatasi persaingan negara, sektarianisme, persaingan agama, dan saya menduga bahwa di luar angkasa sana mereka (penghuninya) juga memiliki permasalahan yang sama. Perjalanan luar angkasa juga sangat mahal untuk mereka. Dan pada saatnya kita berjumpa dengan mereka, mereka akan memiliki sifat cinta damai daripada kebuasan predator.
ST: Dan mereka juga harus menemukan cara untuk hidup dengan sumber daya mereka yang terbatas serta permasalahan lainnya yang mereka miliki selama tinggal di planet mereka.
MK: Benar. [Seperti itulah mereka] sebelum menjadi tipe dua dan bersifat stellar (bintang), sedangkan dalam tipe dua, mereka bisa langsung mengkonsumsi energi dari matahari.
ST: Itu adalah masalah kelangsungan hidup. Saya pikir keadaan itu, setidaknya, sama bahayanya dengan persaingan.
MK: Ya. Ada masalah kelangsungan hidup, karena cepat atau lambat planet mereka akan melemah dan mereka masih belum memiliki [teknologi] perjalanan ruang angkasa yang cukup murah untuk memanfaatkan tenaga matahari. Mereka tidak punya solar collector (pengumpul tenaga solar-penj) raksasa yang bisa mendapatkan energi tak terbatas dari matahari dan mereka terkurung dalam satu planet sehingga muncul masalah di sana. Tipe satu masih sedikit tidak stabil. Tipe dua relatif stabil karena mereka memiliki energi tak terbatas dari matahari, sedangkan tipe satu relatif tidak stabil. Jadi pada saatnya kita berjumpa dengan mereka, kemungkinan mereka telah menjadi tipe tiga. Dan bahkan bisa saja lebih dari itu.
ST: Atas skenario apa Anda bisa membayangkan bahwa sebuah peradaban tipe tiga akan tertarik pada peradaban yang lebih rendah.
MK: Saya pikir mereka akan tertarik pada kita karena mereka kelak memiliki sifat ingin tahu. Itulah yang melambangkan kebangkitan mereka dari rawa. Evolusi di bumi sepertinya tak seberapa, makhluk istimewa adalah makhluk yang berakal, yang ingin tahu tentang lingkungannya dan bisa menjelajah dan memanfaatkan lingkungan baru; jadi saya pikir mereka akan memiliki keingintahuan untuk menjelajah dan mengadakan kontak dengan peradaban tipe satu.
PG: Dengan kata lain, jika kita memikirkan adanya peradaban tipe tiga dan mereka cinta damai, karena kalau tidak, mereka tidak akan menjadi tipe tiga, dan jika mereka ingin menjelajah planet lain, adalah cukup mungkin bahwa mereka akan memberi kita, sebagai peradaban barbar, suatu jenis peradaban yang lebih tinggi…..
ST: Mungkin saja, tapi saya kira kita terlalu primitif bagi mereka untuk diajak bermain-main. Beberapa orang mengatakan mengapa mereka tidak menemui kita dan memberi kita suatu teknologi dan hal-hal semacamnya, iya kan? Jika Anda menemui semut-semut di sarang semut (anthill), apakah Anda memberi mereka manik-manik, apakah Anda memberi mereka obat, apakah Anda memberi mereka ilmu fisika nuklir? Anda akan bilang tidak. Semut tidak akan bisa memahaminya. Akan berbahaya bagi mereka untuk memiliki teknologi ini.
PG: Tapi semut tidak paham dan bahkan tidak mampu membayangkan pemikiran tentang eksisnya sesuatu (makhluk) seperti kita, sementara Anda dan yang lain telah mampu membayangkan pemikiran bahwa peradaban tipe tiga itu eksis, dan bahkan kita sedang menyelidiki mereka. Jadi semestinya kita menarik perhatian mereka.
MK: Memang menarik perhatian beberapa dari kita, tapi untuk orang awam – semut awam – itu pasti menakutkan. Jika semut-semut ini bertemu dengan Anda, hal pertama yang mereka lakukan adalah lari, benar kan, jadi saya pikir mereka tidak akan mampu mencerna teknologi ini, mereka tidak akan mampu memahaminya. Jadi, jika saya berpikir lagi dari sudut pandang mereka (peradaban tipe satu), mereka tidak memperoleh apa-apa dalam pembicaraan dengan tipe nol.
ST: Ya. Tapi kita punya entomolog (pakar serangga). Maka semestinya ada entomolog tipe tiga.
MK: (Tertawa) Well, tapi mereka bisa mendapatkan informasi itu dari kita dengan men-scan kita dari bulan atau mereka mungkin juga memiliki pangkalan di Bumi. Siapa tahu? Mungkin mereka mempunyai monolith di Bumi.
ST: Itu bisa Anda temukan pula dalam Star Trek; biasanya dari pangkalan-pangkalan tersamarkan di planet lain mereka mengamati peradaban buas.
MK: Dan Anda mengamati karena tidak ingin menciptakan teror. Anda tidak ingin menimbulkan teror pada individu-individu ini, dan Anda tahu, kontak yang hendak Anda bangun akan sangat sangat spesifik. Anda tahu caranya mendapatkan informasi tertentu, Anda tahu caranya membangun kontak terbatas, tapi Anda tidak akan memberi mereka keunggulan teknologi global karena Anda tahu Anda bisa melakukan pengrusakan dengan teknologi ini, dan evolusi adalah teori yang sangat sangat bersifat persaingan. Maksud saya, kita punya aspek persaingan pada otak kita.
ST: Ya. Benar sekali.
MK: Dan jika Anda memberikan ray gun (senjata sinar) kepada manusia Cro-Magnon, mereka akan menyapu bersih Neandertal dalam hitungan minggu. Mereka akan tetap disapu bersih meski tanpa ray gun, jadi saya pikir adalah bahaya jika spesies yang sangat maju seperti itu memberikan senjata atau teknologi kepada spesies yang sangat sangat primitf, dan mereka akan menyelesaikan evolusi mereka dengan sangat sangat cepat dengan senjata itu.
ST: Mungkinkah mereka memiliki semacam etika kontak – seperti, lagi-lagi, dalam Star Trek?
MK: Ada kemungkinan.
ST: Misalnya, Bumi dinyatakan sebagai area dilindungi, atau sepanjang status tipe satu belum tercapai, planet ini benar-benar di bawah perlindungan dan tidak boleh disentuh?
MK: Ya, kita bisa berspekulasi demikian. Tapi, mungkin area-area tertentu akan dibiarkan tidak dieksplorasi oleh mereka. Area-area tertentu yang tidak berharga untuk dieksplorasi, tak menimbulkan minat peradaban tipe satu, dan begitu banyak planet di galaksi yang kita anggap eksis, dan semuanya harus dikunjungi satu persatu. Jadi saya kira akan memerlukan waktu lama sebelum segala macam kontak dilakukan dan sekalipun suatu kontak telah dilakukan, mereka ingin meminimalkannya. Kita belum menjadi tipe satu. Sekali Anda menjadi tipe satu, Anda akan benar-benar memanfaatkan gagasan, pemikiran, dan kreatifitas puluhan miliar penghuni berpendidikan, daripada sekarang memiliki seorang elit yang memerintah sebagian besar masyarakat yang bodoh.
PG: Pertanyaan lain. Tidak bisakah kita melihatnya jika memang di luar sana ada peradaban tipe tiga, mungkin mereka peradaban galaktik dan bisa mengontrol energi galaksi; jika kita memandang ke langit dan melihat semua galaksi, tidak bisakah kita mengenali sebuah galaksi yang tidak seperti yang lain yang…..
MK: Well kami sudah memikirkan itu. Maksud saya, beberapa astronom telah mencatat bahwa ketika kita memandang ke luar angkasa, semua galaksi terlihat sama. Anda tidak melihat adanya sisa kehidupan. Sementara untuk memindahkan sesuatu di galaksi, sehingga kita bisa melihat mereka dari jauh, cukup sulit. Jika Anda memotret Bumi dengan menggunakan satelit-satelit kita, Anda akan temukan, sebagian besar satelit memperlihatkan bahwa di Bumi tidak ada kehidupan. Ini cukup menarik, tapi satelit Galileo mampu memperlihatkan bahwa ada kehidupan di Bumi.
ST: Jadi ia dirancang untuk menemukan seluruh sidik jari, untuk menemukan jejak gas dan segala hal.
MK: Benar. Cukup sulit untuk melihat adanya kehidupan di Bumi.
ST: Tapi kita sedang mencari apa yang sebenarnya kita selidiki. Maksud saya, kita tahu apa yang kita cari.
MK: Benar.
ST: Sekarang kita tahu seperti apa tanda-tanda kehidupan, sehingga ketika kelak kita men-scan planet-planet extrasolar (di luar solar/tata surya kita-penj) dengan Darwin Project atau dengan sistem lain yang muncul di pertengahan abad, kita akan mencari ozon, kita akan mencari oksigen, kita akan mencari uap air dan jejak gas lain yang menjadi pertanda kehidupan.
MK: Untuk tipe nol, ya? Ketika kita telah menjadi tipe satu, kita tidak lagi punya unsur kimia hidrokarbon.
ST: Kita masih punya ozon di atmosfer, saya kira – saya harap.
MK: Ya, untuk melindungi diri Anda. Tapi sekali lagi – jika Anda berada di tempat seperti bulan Europa, Anda bisa memiliki peradaban di sana tanpa karakteristik ini….
ST: Jadi lagi-lagi kita tetap mencari sendiri?
MK: Benar. Di Europa (BulanYupiter), Anda temukan contoh lubang-lubang gunung berapi (volcano vent). Lubang-lubang gunung berapi bisa memberi Anda energi tanpa cahaya matahari. Mungkin dahulu kita bermula seperti itu. Jika Anda memikirkannya, cahaya matahari sangat penting bagi eksistensi kita, di mana semua mesin kita, mesin molekuler, dijalankan oleh cahaya matahari. Namun mungkin juga kita tidak bermula dengan cara itu. Kita mungkin bermula di dekat lubang-lubang gunung berapi, tidak bergantung kepada cahaya matahari. Unsur kimia kita mungkin didasarkan pada lubang-lubang gunung berapi dan itulah yang kita temukan di Europa. Kita menemukan sebuah lautan di bawah lapisan es. Kita menemukan lubang gunung berapi, mungkin kemudian kehidupan, yang berawal dari ikan. Ikan tanpa mata, ikan tanpa astronomi, tapi ikan yang mungkin memiliki suatu industri yang eksis di bawah lapisan es Europa dengan arsitektur yang sama sekali berbeda. Awalnya mereka tidak akan memiliki pesawat ruang angkasa karena mereka tidak tahu tentang eksistensi bintang-bintang, kecuali bintang laut.
ST: Betul. Jadi bagaimana seharusnya kita mencari peradaban-peradaban lain di alam semesta?
MK: Well, tentu saja kita sendiri harus mencarinya, karena bagaimana lagi kita melakukannya? Bagaimanapun, kita harus mencari unsur kimia yang kaya, dan sejauh ini, unsur kimia yang kaya yang kita ketahui adalah yang berbasis karbon. Karbon memiliki empat ikatan. Dan, Anda tahu, silikon memiliki empat ikatan, tapi tidak kaya. Kita harus mencari unsur kimia berbasis karbon, dan kita harus mencari sumber energi. Untuk menciptakan kehidupan, Anda perlu energi, Anda harus punya stabilitas, Anda harus punya kompleksitas. Energi berasal dari matahari; Anda perlu stabilitas karena Anda berada di atas sebuah planet sirkular di Goldilock Zone, Anda perlu kompleksitas karena karbon dengan empat ikatannya. Selain daripada itu, segalanya bisa benar-benar terjadi.
ST: Terkait dengan Teori Daniken, ada juga pencarian artefak-artefak extra-terrestrial. Anda menyebutkan kemungkinan pangkalan di bulan, contohnya – sebagai pemikiran yang sangat hipotetis. Jika seseorang hendak mencari artefak extra-terrestrial di sistem solar, menurut Anda, apa yang seharusnya ia cari di sana?
MK: Pertama-tama kita bukan harus mencari teknologi tipe nol. Kita harus mencari teknologi tipe tiga di Bumi, contohnya, nano technology. Banyak dari teori-teori mengenai extra-terrestrial intelligence ini dirumuskan pada tahun 30-an dan 40-an sebelum munculnya teknologi nano. Sekarang dengan teknologi nano, kita bisa me-miniatur-kan barang-barang, membuat barang-barang menjadi super kuat pada level molekuler dengan carbon nano tube, mungkin kita bisa membuat mesin atom, membuat laboratorium atom yang seukuran atom. Ketika Kubrik mengerjakan filmnya, ia menggunakan monolith setinggi lima belas kaki atau lebih. Sekarang, itu tidak harus setinggi lima belas kaki!
ST: Mungkin tidak akan terlihat.
MK: Bisa sekecil kotak roti. Hanya perlu memiliki simpanan informasi untuk mereplikasi diri dan memulai proses pencarian emisi tipe satu, mempelajari peradaban tipe satu, dan mereka bisa saja ada di Bumi. Tentu saja di Bumi terdapat lebih banyak erosi sehingga mereka kemungkinan tidak bisa bertahan lama. Di bulan mereka dapat bertahan selama miliaran tahun, tapi, Anda tahu, Bumi memiliki unsur karbon yang kaya. Jadi, terlepas dari pemikiran Anda tentang Bumi, Anda akan berpikir bahwa Bumi akan menjadi sebuah laboratorium untuk memulai bentuk kehidupan baru. Jika Anda adalah bentuk makhluk berakal yang mengunjungi sistem solar kami sebelum kedatangan manusia dan Anda melihat dinosaurus berjalan di muka Bumi, Anda bisa bilang pada diri Anda, “well yeah, beri cukup waktu”, mungkin Anda mendapatkan dinosaurus cerdas. Lalu mengapa tidak mendaratkan satelit di sana? Mengapa tidak mendaratkan satelit dan membangun koloni, Anda tahu, cukup mendirikannya dan menginvestigasi semua hal lalu menunggu. Cukup menunggu. Dan, sekali lagi, makhluk-makhluk ini kemungkinan semi-computerized. Anda tahu, sebagian dari akal mereka mungkin adalah mesin. Jika kita bertemu dengan salah satu makhluk ini, mereka akan terlihat agak aneh menurut kita, karena kita berasumsi itu adalah teknologi tipe nol yang dipaksakan pada tipe nol. Teknologi tipe tiga akan menggunakan nano technology. Ini kemungkinan adalah penggabungan karbon dan silikon. Kemungkinan setengah hidup – jika Anda tinggalkan objek tersebut di belakang satelit, ia akan setengah hidup, ia akan di-miniatur-mikro-kan (micro-miniaturized) pada skala yang fantastis.
ST: Tapi jika saya pikir-pikir, teknologi ini bisa dipahami oleh kita sekalipun yang bukan tipe satu.
MK: Benar.
ST: Jadi mungkin dalam kenyataannya, kita memang harus mengharapkan sesuatu yang bahkan tidak bisa kita bayangkan sedikit pun…..
MK: Bahkan mungkin yang tidak bisa dipahami sekalipun. Benar. Ingat, sebagaimana Anda katakan, teori-teori kita didasarkan pada pemikiran yang diproyeksikan di zaman sekarang.
ST: Dan itu berubah secara dramatis hanya dalam tiga puluh tahun terakhir.
MK: Yeah. Hanya dalam periode sesingkat itu. Kita tidak lagi melihat model UFO tahun tiga puluhan atau empat puluhan. Kita melihat kemungkinan transportasi dimensi yang menembus dimensi meski tanpa pesawat ruang angkasa, contohnya. Kita mencari kemungkinan micro-miniaturization dan penggabungan karbon-silikon. Lima puluh tahun dari sekarang (tertawa). Itulah alasannya saya mendalami hukum fisika. Hukum fisika tidak berubah sebanyak itu. Butuh tiga ratus tahun bagi Einstein untuk mengganti Newton dan sekarang String Theory sedang berjalan tapi String Theory merupakan perluasan Quantum Theory, perluasan Teori Einstein. Jadi kita pikir hukum fisika akan tetap layak untuk ribuan tahun. Hukum biologi dan hukum sains komputer akan berubah sangat cepat. Tapi meski dalam waktu singkat kita menguasai ilmu biologi dan komputer, kita telah benar-benar percaya bahwa perjumpaan dengan makhluk luar angkasa nanti akan cukup berbeda dari perjumpaan pada tahun 1950-an atau 1940-an. (Seekor burung hitam terbang turun naik di luar jendela kantor Erick V. Daniken). Ada seekor burung yang sedang mencoba membangun kontak dengan kita, benar kan?
ST: (Tertawa) mungkin itu robot alien….
MK: …..ia tidak bisa membayangkan adanya kaca. Mereka tidak bisa membayangkan ada sesuatu yang seperti kaca, sehingga mereka menabrak benda-benda. Anda tahu ada benda lain yang seperti kaca…. Anda benar, kita tahu tidak ada yang lain. Itulah kenapa saya menjadi fisikawan dan itulah kenapa saya berpikir bahwa dari sudut pandang fisika, hukum fisika tidak akan berubah dalam seribuan tahun ke depan sampai kita menemukan lapisan baru dalam fisika.
ST: Tapi Anda tidak tahu sebenarnya seberapa besar porsi pengetahuan kita saat ini. Maksud saya, pengetahuan yang Anda ketahui saat ini mungkin ternyata hanya bintik kecil dari model yang jauh lebih besar.
MK: Yeah. Namun kita pikir, tidak semua orang, ada satu Final Theory. Saya kira sekarang kita sangat dekat dengan Final Theory. Contohnya biologi – ketika akhirnya DNA terungkap, itu merupakan final theory. Mulai sekarang, semua riset dalam biologi berbasiskan DNA.
ST: Tapi Anda sedang menjelaskan alam realitas.
MK: Yeah, saya menginginkan DNA realitas. Benar. Ini yang kita inginkan – kode kosmik, yang dalam biologi telah ditemukan. Ahli biologi telah memiliki kode kosmik mereka sendiri. Kita sedang mencari DNA alam semesta, kode genetik yang membuat alam semesta kita tercipta.
ST: Dan kemudian segalanya akan menjadi fisika terapan?
MK: Well, lihat saja biologi. Biologi adalah DNA terapan. Dan lihat juga kimia. Kimia tak lain adalah fisika atom terapan dan fisika atom adalah fisika nuklir terapan. Dan fisika nuklir terapan adalah, kami pikir, String Theory terapan. String Theory sendiri, kami pikir, adalah DNA dari semua teori. Saya kira, kita tidak bisa membuktikannya, tapi semua indikasi menunjukkan bahwa ini merupakan final theory.
ST: Ya, bukti merupakan masalah kita yang lain. Anda menyebutkan beberapa cara bagaimana ini bisa dibuktikan secara tidak langsung…..
MK: Ya. Satelit WMAP (Wilkinson Microwave Anisotropy Probe) pada Februari tahun ini mengambil gambar bayi alam semesta yang bertanggal 379.000 tahun setelah permulaan penciptaan. Ini memberi kita gambaran Big Bang paling detail, gambar-gambar setelah ledakan Big Bang. Lima belas tahun mendatang kita akan meluncurkan LISA (Laser Interferometry Space Antenna) ke luar angkasa. Tiga satelit yang akan mendeteksi gelombang gravitasi. Ini bukan gelombang udara (shockwave) setelah goncangan tapi gelombang udara sungguhan (dari Big Bang). Kita akan memotretnya dengan satelit-satelit kita lima belas tahun mendatang. Kita telah diberi persetujuan awal dari NASA, tiga satelit yang mengorbit membentuk segitiga yang dihubungkan oleh sinar laser saat mereka beredar di luar angkasa. Gelombang yang menyentuh ketiga sinar laser ini akan menggoncangkan mereka, membuat mereka mengalami fase yang berbeda-beda. Dan kita akan mampu mendeteksi black hole, bintang neutron, dan supernova di luar angkasa, serta penciptaan itu sendiri yang hingga kini masih bergema di seluruh alam semesta. Ini seharusnya menyelesaikan teori kita. Kita seharusnya bisa mendapat informasi penting. Orang-orang mengatakan Anda tidak bisa menguji String Theory karena kita tidak memiliki atom smasher (pemecah atom) seukuran galaksi. Kita punya sesuatu yang lebih hebat dari itu. Kita punya atom smasher seukuran alam semesta. Jika Big Bang itu sendiri adalah atom smasher, ia telah memecah banyak atom ketika alam semesta tercipta. Sementara gelombang udara gravitasi, kita akan memotretnya, berasal dari sepertriliun detik Big Bang, bukan 379.000 tahun setelah Big Bang. Ini seharusnya menjelaskan teori inflasi yang merupakan teori dominan dalam kosmologi; lebih dari itu, ini juga seharusnya memberi kita firasat mengenai String Theory.
ST: Jadi Anda masih sedang menanti masa-masa yang mengasyikkan.
MK: Yeah, ini adalah masa yang hebat untuk menjadi seorang fisikawan….
ST: Saya bisa merasakan itu.
MK: Karena sekarang kita tidak sekedar membual bahwa seharusnya ada sebuah unified field theory; kita benar-benar punya itu sekarang. Kita hanya harus membuktikan bahwa ini memang Unified Field Theory. Ini memaksa kita untuk berhadapan dengan hal-hal seperti worm hole, mesin waktu, dan higher dimension (dimensi yang lebih tinggi), yang biasanya tidak ingin kita pikirkan, tapi sekarang terpaksa kita harus berhadapan dengan ini, dan di sisi lain galaksi, makhluk berakalnya juga pasti akan mengalami hal yang sama. Mereka juga akan memecah atom, mereka juga akan mengerti bahwa ada sebuah unifeid field theory yang mendasari semua kedudukan fundamental dan mereka mengalami hal yang sama dengan kita. Dan mungkin jika mereka berada seratus ribu tahunan di depan kita, mereka menggunakan ini sebagai arena bermain aktivitas mereka. Dan satu hal lagi, kita tahu dari satelit WMAP bahwa alam semesta itu sedang berakselerasi dan ia mungkin akan mati dalam big freeze triliunan tahun dari sekarang. Pada titik tersebut, saya pikir kita semestinya meninggalkan alam semesta. Setiap makhluk berakal yang maju harus mempetimbangkan opsi meninggalkan alam semesta secara serius dan pergi menuju alam semesta yang lebih hangat.
ST: Tapi saya berasumsi jika Planck Energy bisa dimanfaatkan, maka hal ini bisa diulur untuk waktu yang sangat lama?
MK: Well, perluasan alam semesta sepertinya terus meningkat. Dan miliaran tahun dari sekarang, ia bisa sangat dingin sehingga kita mungkin harus meninggalkan alam semesta ini, kita mungkin harus membuat sekoci penolong (lifeboat) untuk pergi ke alam semesta lain. Itu adalah tema dalam buku saya berikutnya.
ST: Barangkali kita bisa menciptakannya sendiri.
MK: O iya. Itulah yang disebutkan Allan Guth, bapak Inflationary Theory; suatu saat di masa depan dia mungkin akan memenangkan Hadiah Nobel. Dia secara aktif menulis tentang bayi alam semesta. Dia menyebutnya puteri alam semesta. Apa yang dibutuhkan untuk menciptakan alam semesta lain? Tentu saja temperaturnya setriliun triliun derajat celsius, tapi sekali lagi, kita bisa membayangkan bahwa sebuah teknologi maju pasti dapat menghasilkan setriliun triliun derajat celsius. Sinar laser contohnya. Ia kemungkinan mampu menciptakan sinar laser super yang mengkonsentrasikan cukup energi sehingga alam semesta virtual menjadi riil. Seperti di laboratorium, kita bisa memperoleh elektron virtual dan membuatnya menjadi riil. Sinar laser super mungkin mampu membuat alam semesta virtual dan menjadikannya riil.
ST: Terkait Big Freeze – mungkin Anda pernah membaca atau setidaknya mendengar buku Freeman Dyson, Time Without End?
MK: Tidak, apa itu buku baru?
ST: Sudah lama – tahun tujuh puluhan –, dalam buku itu ia menyatakan, kebanyakan secara termodinamis, bahwa [proses termodinamika] akan sangat dingin tapi tidak akan pernah menyentuh level nol mutlak, dengan demikian setiap proses akan sangat lambat tapi tidak akan pernah benar-benar berhenti.
MK: Ia mungkin saja keliru. Ada sebuah artikel yang diterbitkan dalam Scientific American sekitar dua tahun lalu, karangan Lawrence Kraus, yang menyatakan bahwa Freeman Dyson mungkin keliru. Bagaimanapun, ia keliru karena adanya celah. Kita sekarang percaya bahwa ada sebuah konstanta kosmologis di alam semesta. Dark energy.
ST: Jadi itu diajukan kembali!
MK: Benar, diajukan kembali, diperkenalkan pada tahun 1960, namun sebenarnya pertama kali muncul pada tahun 1917; jika ada suatu dark energy maka seharusnya ada floor (level terendah). Ada suatu floor minimum dan Anda tak bisa hidup di bawah floor tersebut, dan oleh sebab itu, ketika alam semesta terus mendingin dan mencapai floor-nya, maka semua mesin akan berhenti. Pemrosesan informasi akan mustahil. Pemrosesan informasi hanya mungkin terjadi jika Anda mempunyai perbedaan temperatur. Jika delta T (perbedaan temperatur) nol maka proses informasi menjadi nol. Kehidupan bisa didefinisikan sebagai pemrosesan informasi, oleh karena itu, ketika kita mencapai floor (yaitu dark energy), semua pemrosesan informasi akan berhenti.
ST: Anda benar – lagipula Freeman tidak punya suatu konstanta kosmologis.
MK: Ia tidak punya? Benar juga. Itu baru diperkenalkan tiga sampai lima tahun terakhir.
ST: Ya bukunya terbit tahun tujuh puluhan. Meski demikian, menurut saya tampak meyakinkan.
MK: Yeah, tampak meyakinkan. Benar.
PG: Tadi Anda bicara tentang buku Anda di masa mendatang. Ada beberapa mahasiswa peneliti di AAS dan barangkali Anda bisa memberi mereka suatu nasehat bagaimana mengerjakan tema ini, mungkin sangat menarik, haruskah mereka mempelajari fisika atau haruskah mereka menghubungi Anda atau apa yang harus mereka lakukan? Bisakah Anda memberi nasehat?
MK: Well, saya pikir sains itu semacam membangun sebuah rumah. Pertama-tama Anda harus punya fondasi yang kokoh dan riil. Semakin kokoh fondasinya, semakin baik rumah yang Anda bangun. Kemudian Anda harus menjadi seorang arsitek agar mampu membuat ruangan, jendela, dan hal-hal semacamnya. Kemudian Anda harus menjadi seorang seniman. Anda harus menjadi seniman untuk memastikan bahwa rumah itu terlihat indah dan bagus. Jadi jika kita ingin menjadi seorang ilmuwan, pertama kita harus memahami landasan riil-nya. Kita harus memahami Quantum Theory. Anda harus memahami Relativitas. Anda harus memahami teknologi DNA, memiliki fondasi riil. Kemudian Anda harus membangun ruangan, Anda harus mampu berspekulasi, Anda harus mampu bermimpi tentang sebuah rumah, dan pada akhirnya Anda harus menjadi seorang seniman. Anda harus kreatif. Anda harus menjadi cahaya wawasan dan imajinasi, yang tidak bisa diajarkan dalam buku, tidak bisa dipelajari, dan itulah ciri-ciri ilmuwan besar. Banyak ilmuwan bisa membangun fondasi dan ruangan, tapi untuk menjadi ilmuwan besar Anda harus menjadi seniman. Dan begitulah dulu Einstein. Pada dasarnya ia adalah seorang seniman yang bisa menciptakan sesuatu dari bukan sesuatu. Sama dengan Isaac Newton. Kita harus bermimpi. Kita harus bermimpi, semakin kokoh fondasinya semakin banyak kita bisa bermimpi. Jadi saya pikir kita harus memiliki dasar, Anda tahu, dalam fisika, biologi, kimia – semakin banyak dasar yang kita miliki semakin banyak kita bisa bermimpi.
PG: Oke. Terima kasih.
ST: Satu spekulasi lagi mengenai alien pengunjung.
MK: Baiklah.
ST: Ini yang terakhir. Kita berada pada titik sejarah yang mengasyikkan dalam kemanusiaan. Tanda-tandanya, semoga saja sebuah peradaban global yang damai akan terbentuk – atau mari kita katakan bahwa kita berada pada ambang batas sesuatu dan kita tidak cukup tahu akan seperti apa itu. Tidak mungkinkah, sebagaimana spekulasi sains fiksi sekarang, bahwa hanya akan ada sangat sedikit planet di galaksi ketika sebuah peradaban mencapai titik evolusi yang sangat spesifik ini, dan bahwa ini sangat menarik peradaban tipe tiga sehingga bisa menjadi alasan mengapa mereka mempelajarinya atau mungkin – lagi-lagi hanya spekulasi – mendukungnya, mengadakan kontak dengannya, dan membantunya menghindari kesalahan besar berupa penghancuran diri sendiri.
MK: Itu mungkin saja. Film “2001”, sedikit banyak, didasarkan pada ide bahwa sebuah peradaban yang lebih maju, seperti tipe satu, akan sangat menarik. Dan itulah mengapa dalam film tersebut ada sebuah adegan di mana para astronot menyentuh obelisk, dan kemudian muncul bunyi. Ingat ada bunyi? Bunyi itu adalah pesan, suatu jam alarm yang mengatakan kami telah tiba. Hal ini selalu mungkin karena bahkan dalam film tersebut, mereka memiliki monolith yang muncul di depan kera-kera. Jadi ada sebuah situasi di mana peradaban alien sebetulnya membantu evolusi planet Bumi dan mereka menunggu. Mereka menunggu kita menjadi tipe satu.
ST: Saya berasumsi, waktu tidak berpengaruh pada mereka.
MK: Yeah, ini memang mungkin saja. Lagi-lagi, kita berspekulasi.
ST: Tentu saja.
MK: Anda tahu, kita sedang berspekulasi dan mencoba memperhitungkan kemungkinan dari pemahaman evolusi tipe nol kita sendiri, pemahaman hukum fisika; mereka mungkin saja ingin membantu kita sedikit, tapi menurut saya bahaya juga jika terlalu banyak teknologi mereka yang hadir di luar sana, itu akan melebihi daya serap kita. Maksud saya, lihat saja bom atom. Bom atom adalah konsekuensi dari perang tahun 1930-an. Tapi peradaban kita, bahkan hingga hari ini, tidak siap mengurus bom atom dan itulah mengapa kita punya masalah proliferasi nuklir. Pikirkan tentang bom atom yang kita ciptakan sendiri sebagai suatu teknologi dan memakan waktu lama dan sulit untuk mengontrolnya. Jika mereka ingin memberikan beberapa teknologi mereka kepada kita dalam skala besar, itu dapat benar-benar membawa pada penghancuran diri sendiri. Tapi tak berarti bahwa mereka tidak akan membantu kita atau mendirikan suatu pangkalan, membangun kontak dengan kita. Anda tahu, [mereka akan] sedikit bekerja dengan kita, dan saya pikir mereka tidak akan memberi kita keunggulan teknologi mereka, itu terlalu berbahaya. Kita masih memiliki pikiran buas. Otak kita identik dengan pikiran orang-orang yang meninggalkan Afrika seratus ribuan tahun yang lalu. Bukti DNA, bukti fosil, mengindikasikan bahwa kita meninggalkan Afrika seratus ribuan tahun lalu sebagai manusia modern, manusia yang terlihat persis seperti kita. Tapi otak kita belum berubah. Masih buas, masih serakah, masih kejam. Tidak ada yang berubah, sungguh.
ST: Memang tidak. Secara biologis, kita masih berada di Zaman Batu dan kita adalah manusia gua.
MK: Jika Anda ambil contoh sekumpulan pekemah dan tiba-tiba mereka semua kehilangan kontak, karena ada badai salju, lalu mereka tersesat di hutan belantara, maka mereka akan segera kembali pada kebuasan yang sama seperti pada seratus ribuan tahun lalu, kembali pada struktur hirarkis yang sama. Segala hal yang kita tinggalkan seratus ribuan tahun lalu sebenarnya hanya tertinggal kemarin jika Anda tersesat di pegunungan dan memiliki cadangan makanan terbatas. Jadi, sekali lagi, bisa sangat berbahaya bagi tipe tiga untuk memberi kita manfaat teknologi mereka secara penuh, tapi tak ada alasan untuk tidak mengadakan kontak dengan kita, berinteraksi dengan kita; mungkin mereka memberi kita sesuatu, namun kemudian membiarkan kita sendirian, disebabkan fakta bahwa itu sangat berbahaya. Dan jika kita membangun kontak dengan menggunakan teknologi mereka, itu akan terasa seperti hadiah dari dewa. Seperti dikatakan Arthur C. Clarke, teknologi yang cukup maju tidak bisa dibedakan dari magic.
ST: Ini juga bagian dari teori Daniken – itulah mengapa ia mengatakan bahwa seandainya dahulu ada kontak, maka pengontak itu atau alien itu atau siapapun itu pasti dipersepsikan sebagai dewa oleh penduduk Bumi.
MK: Yeah. Tak diragukan lagi bahwa hal-hal sederhana sekalipun – misalnya radio, geretan, cermin, dan benda lain yang menjadi bagian hidup sehari-hari, pasti dianggap sebagai hadiah dari dewa menurut perspektif mereka.
ST: Sangat menarik. Sungguh.
MK: Terima kasih.
PF: (Terkait burung tadi yang terbang di luar jendela) Apa yang akan dipikirkan seekor burung jika ia melihat enam orang sedang duduk di udara, mungkin [ia menganggap mereka] peradaban tipe lima atau…..
MK: …..Jika ada manusia sedang melayang di udara?
PF: Tentang burung tadi itu. Jika ia melihat kita.
MK: Apa yang ia lihat, begitu?
PF: Maka apa yang ia pikirkan?
MK: Burung yang besar. Benar tidak?
ST: (Tertawa) Tanpa sayap.
MK: Kalau mereka tipe min satu; “Oh, ini adalah peradaban tipe min satu!” Burungnya besar segalanya besar. Begitukah? Tidak. Bill Gates pernah menulis sebuah buku berjudul “The Road Ahead”. Dia mencoba memprediksi masa depan di tahun 1995, dan ternyata buku itu sepenuhnya salah. Dia mengatakan bahwa kita akan memiliki PC yang besar. PC di mana-mana. Di sini, di sana, benar (tertawa). Buku itu sepenuhnya salah! (Sekarang ada) internet, micro-miniaturization, dan di masa depan PC akan lenyap……
ST: Itu tahun 1995?
MK: Tahun 1995. The Road Ahead. Ditulis sebelum revolusi Internet benar-benar terjadi, dan dia berbicara tentang PC stand alone yang ada di mana-mana, PC super powerful. Itu bukan masa depan. Masa depan adalah ketika komputer lenyap di mana-mana, bukan begitu? Itulah mengapa meramalkan kemungkinan selalu berbahaya. Itulah mengapa menggunakan hukum fisika itu sedikit memudahkan kita, karena fisika tidak berubah dengan sangat cepat, sementara hukum sains komputer berubah sepanjang waktu.
ST: Saya juga ingin bertanya, apa yang Anda pikirkan mengenai problem of complexity (masalah kompleksitas)? Kita memahami prinsip fundamental alam semesta – atau, paling tidak, mulai memahaminya – tapi seringkali kita tidak memahami complex system (sistem kompleks) dengan sangat baik. Kita tidak sanggup memprediksikannya. Kita berakhir dalam Chaos Theory.
MK: Chaos Theory hampir tidak memberikan kita apa-apa.
ST: Ya, benar. Contohnya…?
MK: Contohnya cuaca – Chaos Theory ditemukan untuk membantu kita memahami cuaca dengan butterfly effect. Teori ini sangat bagus, tapi butterfly yang mana yang mempengaruhi cuaca, kapan butterfly mempengaruhi cuaca, benar kan? Teori ini tidak memiliki kemampuan meramal [cuaca].
ST: Tentu saja.
MK: Dalam beberapa hal, otak boleh jadi merupakan hasil dari kompleksitas. Jika Anda memperhatikan jumlah gen, hanya ada tiga puluh ribu gen yang menyusun manusia. Sementara ada ratusan miliar neuron (sel syaraf) dalam otak manusia. Ratusan miliar. Masing-masing neuron terhubung dengan puluhan ribu neuron lainnya. Jadi bagaimana tiga puluh ribu gen tersebut bisa meng-encode informasi dari ratusan ribu neuron, sementara masing-masing neuron terhubung dengan puluhan ribu neuron lainnya? Ini mustahil! Secara matematis, ini mustahil. Satu-satunya cara untuk melakukan itu adalah self-organization, yaitu masing-masing neuron memiliki semacam blueprint, kode-kode tertentu yang tumbuh dalam arah tertentu di mana kekuatan kimiawi tertentu lebih besar. Begitulah masing-masing neuron tumbuh, tapi pada dasarnya random. Jadi, sebagian besar, otak merupakan self-organized system (sistem yang mengatur sendiri) dengan program yang sangat sangat sederhana, seperti sebuah automaton (mesin yang bergerak otomatis-penj) sel; hal ini menjelaskan bagaimana setiap neuron tumbuh. Selebihnya, hanya itu. Sekali Anda menghubungkannya, maka Anda mendapatkan bayi [berperilaku seperti bayi]. Bayi harus belajar bagaimana bertemu dengan banyak hal. Jadi ini adalah sebuah contoh di mana Complexity Theory menunjukkan pada kita bahwa kita mungkin memahami otak dari arah yang salah. Otak bukan komputer. Otak bukan Turing Machine. Ia tidak melakukan input, ataupun output; tidak ada CPU, tidak ada bagian-bagian yang terpisah, tidak ada chip Pentium. Otak kita bukan komputer. Ia adalah jaringan syaraf; jadi ini adalah situasi di mana Anda tidak bisa meramalkan kemungkinan atas dasar masa lalu, Anda harus mengandalkan pengertian yang kita peroleh dari Chaos Theory bahwa kesadaran dalam otak manusia pun adalah hasil sambilan Chaos Theory. [Chaos Theory] itu tidak membantu kita menjelaskan hal ini, tapi membantu kita memahami bahwa kita kemungkinan berjalan dalam arah yang salah. Dan sekarang Neural Network Theory sedang turun, karena kita sekarang punya pendekatan berbeda terhadap kecerdasan (intelligence). Kita memandangnya secara bottom up, tidak lagi top down. 99 persen kecerdasan artifisial termasuk dalam top down. Top down. Saya menginginkan CD Rom dengan semua kaidah kecerdasan; saya memasukkannya (kecerdasan artifisial) ke dalam CD Rom tersebut, lalu komputer mengatakan ‘I think’ (saya pikir). I am conscious (saya sadar). I understand (saya paham). Kemudian Anda keluarkan CD Rom, maka ia kembali menjadi komputer yang bodoh. Impian itu telah lenyap. Kita tak lagi percaya pada pendekatan top down. Pendekatan kita sekarang adalah bottom up. Dimulai dengan sekumpulan neuron, menghubungkan mereka secara random lalu membiarkan mereka belajar seperti bayi. Program Mars didasarkan pada hal itu sekarang. Semua penjelajah Mars merupakan jaringan syaraf. Jadi telah ada revolusi dalam teori kecerdasan artifisial; bukan top down tapi bottom up. Maka ketika kita mengirim satelit ke luar angkasa, kita harus tahu bahwa satelit kita mungkin berlandaskan pada teknologi bottom up bukan top down.
ST: Pertanyaan pusaka terkait kompleksitas: bagaimana kalau kita mengubah sistem kompleks yang tidak kita pahami – seperti alam, ekosistem, sistem iklim…..
MK: Itu sangat berbahaya. Kita hidup dalam sebuah web (jaringan), bisa dikatakan demikian, dan jika Anda mengguncangkan jaringan, Anda kira hanya mata rantai berikutnya yang akan berubah, tapi tentu saja tidak. Itu mengubah seluruh mata rantai dalam rentetan itu, jadi cukup berbahaya jika kita bergantung kepada ekosistem kita dan banyak mengubah ekosistem kita. Contoh, lima jenis panen yang menghasilkan sebagian besar pangan manusia. Lima jenis panen, oke? Beras, gandum, dan semacamnya. Jagung. Lima jenis panen. Sangat berbahaya, karena jika kita duduk di puncak rantai makanan dan semua hama jagung atau hama gandum mempengaruhi produksi beras dan gandum dan jagung, miliaran manusia akan menderita kelaparan. Anda bisa mempengaruhi nasib bangsa-bangsa, jadi kita memang cukup bergantung kepada lingkungan kita, dan ia adalah lingkungan yang sangat terbatas. Lingkungan yang sangat terbatas – kita bergantung kepada sekumpulan binatang-binatang…..
ST: Kita yang telah menciptakan kondisi ini.
MK: Kita telah menciptakan suatu bubble (gelembung)! Gelembung di puncak rantai makanan. Dan tak perlu banyak hal untuk membuat kita keluar, karena kita hidup dalam bubble. Lima macam panen, serta binatang-binatang tempat kita bergantung. Lembu, domba, babi, ayam dan lima macam biji panen dasar. Ini sangat berbahaya. Dan, Anda tahu, 65 juta tahun yang lalu sebuah komet atau meteor menghantam Yucatan, Meksiko, dan kemungkinan itulah yang memusnahkan Dinosaurus. Dalam beberapa hal, kita adalah komet lain. Kita sekarang telah menghantam Bumi. Kita sekarang sedang menghancurkan kehidupan binatang pada skala yang tidak terlihat sejak 65 juta tahun lalu.
ST: Tapi jika kita tetap di planet ini untuk ribuan tahun atau sedikitnya ratusan tahun berikutnya, bukankah kita pasti berhenti berkembang?
MK: Tidak. Saya pikir yang akan terjadi adalah bahwa kelak akan ada beberapa kegoncangan besar sungguhan. Menurut saya, akan ada beberapa kegoncangan besar sungguhan.
ST: Dan kemudian perkembangan juga berhenti.
MK: Untuk sementara. Saya pikir akan ada kegoncangan. Kita akan segera kehabisan minyak, atmosfer sedang memanas dengan cepat. Kebanyakan manusia tidak melakukan apa-apa terkait hal ini karena mereka menyukai SUV (Sport Utility Vehicle/mobil sport-penj) mereka, mereka menyukai gaya hidup mereka, sementara Bumi sedang berubah dengan sangat cepat sekarang, dan setahu saya belum ada yang dilakukan terkait hal ini. Jadi saya kira manusia tidak akan melakukan apapun, sangat disayangkan, hingga ada kegoncangan besar. Begitulah manusia bergerak. Manusia tidak bergerak sampai mereka diharuskan bergerak. Kenyataannya, saya yakin evolusi lebih menyukai organisme seperti itu. Otak kita dibangun untuk tidak melakukan apapun sebelum ada ancaman mematikan terhadap kita. Jadi, menurut saya akan ada suatu ancaman mematikan. Saya kira itu akan terjadi tepat ketika muncul designer germ (kuman sintetis/buatan), barangkali ketika ada pelarian dari bom atom, ketika kutub es, kantong es di kutub, mulai mencari dan retak. Saya pikir itu akan membawa keadaan serius bagi banyak orang sehingga mereka terbangun. Yang sangat menyedihkan adalah bahwa mungkin di luar angkasa sana ada banyak tipe nol yang tidak pernah berhasil menjadi tipe satu. Mungkin ada banyak planet mati di mana bom atom telah padam. Atmosfer mereka adalah radioaktif. Atmosfer mereka sangat panas dan tak ada lagi kehidupan di sana. Tipe nol mungkin agak lazim. Tipe satu mungkin ganjil. Tipe nol agak lazim. Itu adalah pelajaran. Jika kita ingin menjadi tipe tiga, maka kita harus memastikan bahwa kita tidak akan menyerah.
ST: Jadi kita sama sekali tidak boleh arogan.
MK: Saya pikir kita mesti rendah hati terkait masalah ini.
ST: Baiklah.
MK: Oke.
ST: Terima kasih banyak.
Diposting oleh
B.A.G.U.S
di
16.07
0
komentar
Kirimkan Ini lewat Email
BlogThis!
Bagikan ke X
Berbagi ke Facebook
Label:
Education,
Experience,
Family,
Lifestyle,
Privacy,
Public,
Science,
Technology,
World



